Pinned Tweet
Replying to @Mdy_Asmara1701
PAKET KOMPLIT 30 Thn Ke depan belum tentu ada Kandidat memiliki kwalitas kapasitas seperti ini.
Retorika Sokarno ada pada Anies Baswedan, Senyum Soeharto dan ketegasannya Ada pada Anies, Kecerdasan teknokrasi dan kesolehan Habibie ada pada Anies, Toleransi Gusdur ada pada Anies
@nice retweeted
Ini lucu sih… entah kebetulan atau pertanda alam.
Dulu Gibran yg tdk punya ijazah SMA mengejek seorang Profesor dengan memgenyek “mencari-cari jawaban pertanyaannya”, tetapi tidak ditemukan.
Hari ini, 4 Profesor dan 5 Doktor di Mahkamah Konstitusi, plus rakyat satu negara cari-cari ijazah SMA Gibran, tapi tak pernah ditemukan..🤣
@nice retweeted
Ini cara saya memahami Putusan MK, dan Usulan tindak Lanjut. Silakan bantu sebarkan.
Salam Integritas,
Denny Indrayana
@nice retweeted
Terima kasih saya kepada FPP TNI atas kesediaannya mengawal rencana sengketa Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran ke Mahkamah Konstitusi. Insya allah kita ajukan di hari Kamis, 10 September 2026.
Tegakkan etika moral dan konstitusi bernegara.
Salam Integritas!
@nice retweeted
Elle s’appelait Wafaa Akila.
Elle s’apprêtait à reprendre l’école.
Elle a été assassinée avec son père aujourd’hui par l’armée israélienne à Gaza.
Plus personne n’en parle ici en France : le génocide des Palestiniens, et en particulier des enfants, se poursuit.
@nice retweeted
PAJAK KENDARAAN DI INDONESIA ADALAH YANG PALING KEJAM DIBANDINGKAN NEGARA TETANGGA
🇮🇩🆘🇮🇩🆘🇮🇩🆘
NEGERI KAYA SDA
SALAH KELOLA
MENGGENCET RAKYATNYA PAKAI PAJAK
PADAHAL SEHARUSNYA
BISA SEJAHTERA
✅️✅️✅️
@nice retweeted
Akhirnya HRS speak up:
“Nangkep ustad cepet, nangkep ulama cepet, nangkep habib cepet, nangkep preman takut..”
@nice retweeted
DOKTER TIFA BERJUANG DENGAN BUKU
Babak baru perjuangan telah saya tapaki. Menjadi terdakwa.
Kini saya berjuang.
Seorang perempuan. Seorang Ibu.
Perjuangan ini akan panjang dan membutuhkan energi sangat besar.
Tetapi
Saya tidak berjuang sendirian.
Saya berjuang bersama Anda, para pembeli buku saya yang dengan setiap pembelian ikut menopang perjalanan perjuangan ini.
Ketika Anda membeli buku saya, Anda bukan sekadar membeli sebuah buku. Anda ikut menjadi bagian dari perjuangan.
Perjuangan ini sungguh berat. Namun saya tidak ingin menadahkan tangan kepada siapa pun selain kepada Allah SWT.
Allah telah menganugerahkan kepada saya akal untuk berpikir, ilmu untuk dibagikan, serta tangan dan jemari untuk menuliskan pengetahuan menjadi buku-buku yang semoga bermanfaat bagi umat.
Karena itu, jika Anda ingin mendukung perjuangan saya, belilah buku-buku saya.
Jadikan setiap buku yang Anda miliki sebagai bagian dari ikhtiar menyebarkan ilmu, membangun kesadaran, dan menghadirkan manfaat.
Mari berjuang bersama melalui ilmu.
Mari menjadi pejuang di jalan Allah dengan menyebarluaskan pengetahuan.
Satu buku dari Anda, adalah satu dukungan bagi perjuangan saya.
Para Pejuang,
hubungi
087725980909 (Inda)
@nice retweeted
fatimah ini anak kki btw. udah fk, kki pulak. fk dari sananya biaya kuliahnya lebih mahal dibanding jurusan lain, dan kki itu program kelas internasional yang bayarnya jauh lebih mahal dari kelas reguler. jadi bisa dipastikan dia anak orang kaya.
dia bisa aja milih hidup nyaman di menara gadingnya, bahkan mungkin nggak pernah ngerasain kesulitan-kesulitan yang dia suarakan. but yet, there she is. massive respect buat dia. terima kasih udah nyuarain keresahan kami, fatimah dan adik-adik mahasiswa lainnya.
@nice retweeted
Saya sudah bukan Terdakwa lagi.
Jadi waktu sidang tanggal 6 Agustus 2026
Saya duduk di mana?
Ya udah. Di kursi penonton saja.
@nice retweeted
KASUS BATAL DEMI HUKUM, APABILA ADA TUNTUTAN BARU HARUS DIMULAI DARI AWAL.
Berkas lama telah dikembalikan sehingga proses hukum semestinya dimulai kembali dari tahap penyidikan di kepolisian, bukan melanjutkan registrasi perkara sebelumnya.
@nice retweeted
Saat serangan Geng SOP makin kencang ke Rezim @Prabowo, muncul pertanyaan :
1) apakah rezim Prabowo masih bisa bertahan dengan membiarkan Geng SOP terus menyerang (termasuk yg ada dalam pemerintahan).
2) jika Presiden @prabowo ingin membersihkan pemerintahan dan mengembalikan hasil rampokan Geng SOP ke Nagara, apakah bisa menggunakan sapu kotor Jokowi yang masih ada dalam pemerintahan ?
*Keselamatan Indonesia sangat tergantung pada putusan tepat dan cepat Presiden @prabowo untuk mengendalikan kekuasaan*
@nice retweeted
Jika Jokowi hadir di persidangan
Pertanyaan yang tidak sabar saya tanyakan adalah:
TENTANG KKN!
Sebab jika jawabannya mencla-mencle lagi, saya akan laporkan video pernyataan ybs bahwa dia KKN awal tahun 1985 sebagai pembohongan publik!
Sementara Bareskrim tanggal 22 Mei 2025 menyatakan dia KKN tahun 1983!
Jadi siapa yang bohong kita bakal tahu di persidangan.
@nice retweeted
"Roy - Tifa dicomot begitu saja. Padahal selama ini mereka rajin ke Polda untuk wajib lapor atau inisiatif sendiri.
Oegroseno mantan Wakapolri bintang 3 tidak didengar nasihatnya.
Kepolisian macam apa ini?" (Gatot Nurmantyo)
#RevolusiMusnahkanParcok
#RevolusiMusnahkanParcok
@nice retweeted
Rifai, Pengacara Jokowi blunder...
Saat ditanya lebih spesifik pernah tidak melihat ijazah Jokowi???
Pernah, Saya sempat raba dan terawang. Kapan??? 2 TAHUN LALU.
btw 2 thn lalu artinya 2024 dan itu blm ada pelaporan kpd Roy Suryo cs. Dan bang Jack msh jd Presiden donk 🥱
@nice retweeted
30 April 2025.
Tanggal dimana seseorang yang ada di foto ini datang ke POLDA Metro Jaya dan melaporkan saya dengan pasal yang tak tanggung-ganggung hukumannya: 8 tahun dan 12 tahun!
Namun anehnya, orang itu ternyata datang ke kantor polisi.
Lalu membuat laporan… di meja pelayanan kehilangan.
Dan di situlah semua orang waras se Indonesia tercengang.
"Kehilangan apa yang dia laporkan? "
Atau...
Apa yang sebenarnya sedang “dihilangkan”?
Waktu berjalan.
Hari berganti minggu.
Minggu berganti bulan.
Bulan berganti tahun.
Narasi liar mulai tumbuh, tapi tanpa arah. Tanpa pegangan.
Semua orang menebak.
Lalu terjadilah 26 Juni 2026.
Hari dimana saya dinyatakan bebas dari penahanan selama proses sidang atas pasal-pasal bengis setahun lalu.
Pada tanggal itu saya diberi kesempatan melihat beberapa barang bukti.
Dan seketika segala teka-teki 450 hari runtuh.
Saya hanya bisa berucap:
"MasyaAllah ta barakallahu".
Di detik itu semuanya, tiba-tiba masuk akal.
Ternyata, ini bukan hanya tentang sesuatu yang hilang.
Ini tentang sesuatu yang dibuat seolah-olah hilang.
Sebuah konstruksi.
Sebuah skenario.
Sebuah langkah kecil, yang jika dilihat sekilas tampak remeh,
tapi jika disusun dalam satu garis waktu, menjadi sangat presisi.
Sekarang coba kita ulang adegannya.
Seseorang datang ke kantor polisi.
Memilih meja pelayanan kehilangan.
Mencatat sesuatu sebagai “hilang”.
Pertanyaannya bukan lagi:
“apa yang hilang?”
Tapi:
“kenapa itu harus dinyatakan hilang… pada saat itu?”
Karena setelah saya melihat potongan bukti itu…
Saya tidak lagi melihat foto ini sebagai kejadian biasa.
Saya melihatnya sebagai:
titik awal dari sebuah narasi yang dirancang.
Dan jika satu titik awal saja sudah tidak jujur,
maka seluruh cerita setelahnya…
patut dipertanyakan.
Ini bukan tentang satu orang.
Bukan tentang satu laporan.
Ini tentang bagaimana kebenaran bisa dibentuk,
pelan, rapi, administratif,
tanpa suara.
Sampai suatu hari, ketika semuanya sudah terlalu jauh,
orang baru sadar, semua adegan yang dipertontonkan, adalah fiksi.
Seperti berkali-kali saya katakan, peristiwa ini sesungguhnya tidak harus dipaksakan menjadi sidang pengadilan.
Akan malu kita semua senegara.
Betul-betul malu.























