Pinned Tweet
eh kalian pernah tau gak bedanya tingkatan hotel? maksudnya kayak ohh ini hotel melati. ohh ini bintang 1 dan seterusnya sampai bintang 5.
jadi begini caranya..
- Hotel Melati: Jika masih ada opsi kamar mandi di luar (harus gantian sama tamu lain), itu tandanya masih kelas akomodasi non-bintang
- Hotel Bintang 1: Kalau semua kamarnya sudah punya kamar mandi di dalam dan jumlah kamarnya lumayan banyak (minimal 15 kamar)
- Hotel Bintang 2: Ciri khasnya mulai menyediakan tipe kamar yang lebih premium dan mahal, seperti tipe Suite.
- Hotel Bintang 3: Kuncinya ada di fasilitas tempat makan. Hotel bintang 3 wajib punya restoran sendiri yang menyediakan sarapan sampai makan malam. Jadi kalau ada hotel bintang 3 tapi gak punya restoran, itu fiktif statusnya.
- Hotel Bintang 4: Jumlah kamarnya sudah banyak (di atas 50 kamar) dan fasilitasnya jauh lebih lengkap dari bintang 3, seperti ada kolam renang, bar, dan area parkir yang luas. Gak level buat hotel bintang 4 kalau tamunya masih disuruh parkir di pinggir jalan; minimal mereka harus punya layanan valet parking. dan juga hotel wajib menyediakan fasilitas kebugaran terpisah yang mumpuni, seperti pusat kebugaran (gym) dengan alat lengkap serta fasilitas spa atau pijat relaksasi untuk tamu
- Hotel Bintang 5: Gampangnya, kalau di dalam hotel ada lebih dari satu restoran dan salah satunya stand by melayani tamu 24 jam penuh
Teman2 cen blue.. Saya sepertinya tidak aktifkan cen blue dulu.. Fokus ke pengobatan. Monggo klo mau unfollow :))
Mau nulis perbedaan pas pake umum dan BPJS. Ini pengalaman pribadi pas di RSUD Dr Soetomo.
Mungkin ada perbedaan PoV gpp ini cuman mau share aja.
Mari kita pahami dulu jika BPJS ini selalu menggunakan biaya 'dasar' dari pengobatan.
- pelayanan
Menurutku pelayanan yang ku..
YANG PENTING AKU MAU SEMBUH COK! BODO AMAT SAMA FASILITAS DLL..
HAHAHAHA
intinya mau BPJS dan UMUM pelayanan sama. Saya sarankan banget pake BPJS dulu. Usahakan BPJs dulu. Waktu pake UMUM 7 hari ranap biayanya bisa beli NMAX.
Jadi itulah makanya..
Pertama kali datang ke Surabaya.
Aku ngomong sama temanku.
Waktu itu lagi acara kantor gitu aku mau tuker tempat duduk. Terus ku bilang sama temanku.
"Bro ayok tukeranyok"
Terus temanku bilang.
"Maksudmu opo cuk?"
"Iya tukeran sekarang sebelum acara mulai"
Terus temen sebelah ku bilang.
"Ini loh maksudnya ganti tempat duduk. Bang, tukeran itu disini artinya berantem"
"Oalaaahh.. Maap2"
Habis itu udah gak pernah pake kata 'tukeran' lagi lebih ke 'ganti'
Ada yang pernah salah paham gara-gara beda pulau? 😭
Aku pernah cerita ke temanku di pulau Jawa :
“Aku pergi sekolah naik kereta. Kemarin baru dibelikan mamaku.”
Dia langsung kaget,
“Lah, dibeliin kereta api?! Kaya banget!”
Baru sadar ternyata di daerahnya kereta itu kereta api, sedangkan di daerahku kereta itu sepeda motor. 😂
Klo beneran ini ada maka..
Anggap aja 500 akun itu saling interaksi dan bisa capai 5M Impression di 1 bulan pertama.
Pay out, di bulan kedua dapatnya masing2 30$(batas minimum kan?). Maka dapat total dapat 1500$
Ketutup gak bang sama modalnya?
Tapi gila aja 500 akun langsung 5M impression :))
Serta SPBU tersebut juga didukung oleh photovoltaic (pv) array sebagai sumber listrik terbarukan bagi SPBU tersebut
Yang kedua
SPBU Biru
SPBU Biru itu SPBU Pasti Prima. Pasti Prima ini biasanya standar peralatan yang dipakai lebih bagus, fasilitas lebih lengkap (misalnya dari jenis BBM yg dijual lengkap), ada jalur khusus untuk Turbo,serta tingkat pelayanan yang lebih tinggi...
SPBU Pasti Prima itu tingkat auditnya lebih mendetil dari pada Pasti Pas. Makanya, banyak juga SPBU yang memilih untuk tetap di Pasti Pas, karena mereka tidak mau diribetkan urusan audit.
Yang pertama..
SPBU Merah
SPBU berplank merah biasanya merupakan SPBU Pasti Pas. SPBU di tingkat Pasti Pas pada umumnya memiliki peralatan yg berstandar mencukupi sja, fasilitasnya jg terbatas, jenis BBM yg disediakan jg terbatas (biasanya tidak ada Turbo atau Dex)
Kalian wahai sobat pertamina. Tau gak klo pertamina itu ada 3 jenis SPBU. Merah, hijau, dan biru?
Jadi begini..
Di ruang tamu tetangga ngeliat logam mulia ini ditaruh gitu aja di rak bawah mejanya.
Dalam hati eh buset.. Gak takut apa di comot orang.
Awalnya pikirku gitu.
Awalnya.. Tapi pas aku check terus liat bagian belakangnya...










