MANUSIA BIASA retweeted
Boro2 program, buku pink aj udh gadikasi lagi.
#2TahunGerakNyata
Sesusah ini ya cari kerjaan 🥺
Mana lagi hamil besar, suami selesai kontrak kerja dan sudah 5 bulan ga ada kerja. Sudah apply sana sini tapi belum ada yang goal🥹
MANUSIA BIASA retweeted
Bener. Seorang anak muda usia 21 tahun meninggal dunia.
Plus enam orang luka-luka, usia 38 sampai 62.
MANUSIA BIASA retweeted
Massa aksi demo kemarin di Aceh, 3 November 2026‼️‼️‼️
Tapi media dan TV sepi gak ad pemberitaan sama sekali.
Menyedihkan banget negeri ini.
Indonesia kalau bisa bicara kayaknya lagu "ibu Pertiwi" Itu mewakili banget gak sih🥹
Sehat sehat WNI dibawa kekuasaannya rezim😭
MANUSIA BIASA retweeted
🚨🚨
Demo di Aceh sepi pemberitaan ya, lebih rame berita sadap menyadap, yaiyalah ngapain ga penting kan suara pejabat lebih penting daripada suara rakyat mah 🙂↔️🙂↔️🙂↔️
AYO UP LAGI BERITA KARHUTLA, BENCANA ALAM DAN DEMO. INDONESIA BUKAN MILIK PENGUASA. INDONESIA ADALAH MILIK RAKYAT!
Bangkit dengan kesadaran. Bersatu dalam solidaritas. Bersuaralah dengan keberanian.
#INDONESIASADAR
MANUSIA BIASA retweeted
Pemimpin 2026 tapi isu yang dibawa jiwany masih di tahun 1998‼️‼️‼️‼️
BEM UI Fatimah az-Zahra berkumpul melakukan evakuasi tanggal 28 Oktober lalu, intiny jangan mau disetir pemerintah kawal apa yang KOMDIGI take down terkait BENCANA, KARHUTLA, BANJIR, PAJAK BARU, BOIKOT RAFFI.
Tanpa kalian sadari setelah kasus penyadapan terbongkar kalian lupa point penting diatas, suara rakyat kalian lupakan dan mengikuti bahkan membela REZIM yang berebut kekuasaan, rakyat stop bela orang kayaaaaaaaaaa‼️‼️‼️‼️
Biarkan TNI dan #humaspolri sibuk dengan circlenya
MANUSIA BIASA retweeted
Yaap, sesuai dugaan. Gerakan perlawanan akan dimulai dari institusi keagamaan level gereja dan masjid. Mengapa bukan ormas? Karena badannya sudah terlalu tambun dan tertimbun keramahtamahan dg penguasa selama ini.
📢Masjid Jogokariyan Gelar “Mimbar Rakyat” pada 10 November 2026!
Dua tahun pemerintahan baru, Masjid Jogokariyan menyoroti berbagai persoalan masyarakat, mulai dari ekonomi, sosial, hingga krisis ekologi.
Melalui agenda “Mimbar Rakyat”, masyarakat diajak merefleksikan arah bangsa dan menyuarakan tuntutan perubahan dari Yogyakarta.
📅 10 November 2026
📍 Yogyakarta
MANUSIA BIASA retweeted
Pejabat kunker bikin acara buat diaspora di hongkong. . .
sampai sana, di bully sama diaspor 😭
Belom yaa!
Masih dibakar! 😡
Ini updatenyaa! 🔥🔥🔥🔥🔥
(1) KALTENG, senin sore asap dari KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN tiba" menjadi ANGIN PUTING BELIUNG mengerikan sampe beberapa pohon terlempar dari dalam.
Desa Jabiren, Jabiren Raya, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
(2) KALTIM,sore ini di Desa Sempatn telah terjadi lagi KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN. Terlihat api di beberapa titik sudah meluas dan membesar hingga ke pinggir jalan, semoga segera dalam penanganan pemadaman oleh pemadam serta relawan setempat agar api tidak kian meluas.
Desa Sempatn, Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur.
(3) KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN di Desa Liang. Terlihat api di beberapa titik sudah membesar di area atas warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, semoga sudah dalam penanganan pemadaman api oleh pemadam.
Wataukuiy, Negeri Liang (Desa Liang), Salahutu, Maluku Tengah, Maluku.
(4) PAPUA BARAT, hari ini masih terjadi KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN. Beberapa titik api yg kian meluas, semoga pemadaman bisa tertangani oleh petugas serta masyarakat adat.
3 November 2026
Desa Bofuwer & Desa Warwarsih, Distrik Teluk Arguni Atas, Kaimana, Papua Barat.
#alleyesonindonesia
MANUSIA BIASA retweeted
catatan sejarahnya bahkan udh semerah dan penuh amis darah, tapi masih banyak yg memilih menutup mata dan pura pura lupa. padahal di luar sana, masih banyak keluarga para korban yg bahkan mungkin namanya tidak sempat tercatat, masih mencari keadilan.
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
MANUSIA BIASA retweeted
Presiden, yang selama ini dimitoskan sebagai bagian dari tradisi intelektual karena faktor genealogi keluarga yang terdidik, ternyata tidak tampak kualitas intelektualnya dalam seni mengelola negara modern yang berbasis pada prinsip meritokrasi, bukan nepotisme.
#Kolom
Baca selengkapnya 👇

























