Pinned Tweet
なぜその帽子は燃やされなければならないのか
Salah satu bentuk kedewasaan dalam menjalani kehidupan adalah memahami bahwa tidak semua hal harus mendapatkan respons dari kita. Tidak semua perkataan harus dibalas, tidak semua perilaku harus ditanggapi, dan tidak semua persoalan harus kita ikut campuri.
Terkadang, memilih diam jauh lebih bijaksana daripada menghabiskan energi untuk menjelaskan sesuatu kepada orang yang memang tidak ingin memahami. Kita tidak harus selalu membela diri ketika seseorang salah menilai kita. Kita juga tidak perlu membuktikan siapa diri kita kepada setiap orang yang meragukan kemampuan kita.
Hidup akan terasa melelahkan jika kita terus-menerus memberikan perhatian kepada hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Terlalu sibuk menanggapi perkataan orang lain, terlalu memikirkan penilaian orang, hingga lupa menikmati kehidupan sendiri.
Padahal, energi dan waktu kita sangat berharga. Ada banyak hal yang lebih layak mendapatkan perhatian: kesehatan, keluarga, impian, pekerjaan, masa depan, dan ketenangan batin.
Belajarlah membedakan mana yang perlu ditanggapi dan mana yang cukup dilewati. Sebab, tidak semua perdebatan harus dimenangkan, tidak semua tuduhan harus dijawab, dan tidak semua orang harus diberikan penjelasan.
Diam bukan berarti kalah. Mengabaikan bukan berarti takut. Terkadang, itu adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.
Kita hanya memiliki satu kehidupan. Jangan habiskan terlalu banyak waktu untuk mengurusi hal-hal yang mencuri kebahagiaan kita.
Pilihlah pertempuranmu. Tidak semua hal pantas mendapatkan perhatianmu, apalagi sampai mengorbankan kedamaian yang selama ini kamu perjuangkan.
Pada akhirnya, hidup yang tenang bukan tentang membuat semua orang memahami kita, melainkan tentang berhenti merasa harus merespons segala sesuatu.
Tidak semua hal membutuhkan jawaban. Sebagian cukup disikapi dengan senyuman, dilewati dengan kesabaran, dan ditinggalkan tanpa penyesalan.
grayscale retweeted
Dulu aku sering ditanya, “Apa yg kamu dapatkan dari mencintai orang dengan cara seperti itu?” Pertanyaan yg membuatku diam sejenak. Karena sebenarnya, aku tidak melakukannya demi sesuatu yang kembali.
Bagiku, peduli, memperhatikan, dan mencurahkan perhatian kepada orang-orang yg kuhargai memang sudah semestinya. Seperti sesuatu yang tidak perlu dipaksa.
Aku memberi karena memang begitu cara aku mencintai. Bukan karena ingin dibalas setimpal, bukan karena menghitung untung-rugi. Kalau kemudian tidak dibalas, aku tidak serta-merta menyesal. Aku hanya belajar menempatkan energiku di tempat yang lebih tepat.
Ada orang yang memang tidak siap menerima dengan cara yg sama, dan itu bukan salahku karena sudah berusaha tulus.
Pada akhirnya, yg tetap aku jaga adalah keaslian diriku. Aku lebih memilih tetap menjadi orang yg peduli dengan cara yg tenang, daripada memaksa diri berubah hanya agar terlihat lebih aman.
grayscale retweeted
Sekarang nyari drama yang real susah banget, bahkan drama china yang sebelumnya banyak sekarang jadi Ai semuaa 😭😭
grayscale retweeted
Dulu aku sering ditanya, “Apa yg kamu dapatkan dari mencintai orang dengan cara seperti itu?” Pertanyaan yg membuatku diam sejenak. Karena sebenarnya, aku tidak melakukannya demi sesuatu yang kembali.
Bagiku, peduli, memperhatikan, dan mencurahkan perhatian kepada orang-orang yg kuhargai memang sudah semestinya. Seperti sesuatu yang tidak perlu dipaksa.
Aku memberi karena memang begitu cara aku mencintai. Bukan karena ingin dibalas setimpal, bukan karena menghitung untung-rugi. Kalau kemudian tidak dibalas, aku tidak serta-merta menyesal. Aku hanya belajar menempatkan energiku di tempat yang lebih tepat.
Ada orang yang memang tidak siap menerima dengan cara yg sama, dan itu bukan salahku karena sudah berusaha tulus.
Pada akhirnya, yg tetap aku jaga adalah keaslian diriku. Aku lebih memilih tetap menjadi orang yg peduli dengan cara yg tenang, daripada memaksa diri berubah hanya agar terlihat lebih aman.
grayscale retweeted
Dulu aku sering ditanya, “Apa yg kamu dapatkan dari mencintai orang dengan cara seperti itu?” Pertanyaan yg membuatku diam sejenak. Karena sebenarnya, aku tidak melakukannya demi sesuatu yang kembali.
Bagiku, peduli, memperhatikan, dan mencurahkan perhatian kepada orang-orang yg kuhargai memang sudah semestinya. Seperti sesuatu yang tidak perlu dipaksa.
Aku memberi karena memang begitu cara aku mencintai. Bukan karena ingin dibalas setimpal, bukan karena menghitung untung-rugi. Kalau kemudian tidak dibalas, aku tidak serta-merta menyesal. Aku hanya belajar menempatkan energiku di tempat yang lebih tepat.
Ada orang yang memang tidak siap menerima dengan cara yg sama, dan itu bukan salahku karena sudah berusaha tulus.
Pada akhirnya, yg tetap aku jaga adalah keaslian diriku. Aku lebih memilih tetap menjadi orang yg peduli dengan cara yg tenang, daripada memaksa diri berubah hanya agar terlihat lebih aman.
grayscale retweeted
"I only found out today that the small, openable hatch on the side of the hockey field is actually for this."
grayscale retweeted
kadang healing tuh sesimpel naik ke atas, diem sebentar, terus nikmatin city view. kendaraan masih lalu-lalang, kota masih sibuk sama urusannya, tapi somehow suasananya malah bikin tenang.
hari ini lumayan nguras energi, tapi ngeliat view kayak gini rasanya kayak diingetin, “it’s okay, gak semua hal harus buru-buru. take your time, one step at a time.” wkwk
grayscale retweeted
Bu Tumbar tuh tipe makanan yang baru kemarin makan, hari ini udah kepikiran order lagi 😭 Sekarang malah ketemu flash sale 17k 😍 dompet aman dan perut pun senang 🥰
grayscale retweeted
Kalian setuju gak kalo mobil mewah pejabat dipasang kek gini? Jujur kalo gw setuju sih biar mereka gak bisa seenaknya dijalan.
grayscale retweeted
Percuma Gagah, Kumisan, kalau seleranya 💩💩 🤮 taukan sebutannya B0wTi3......
grayscale retweeted
Mountain Highway Transformation with Riverbank Protection and New Asphalt
🤖 Made with AI
grayscale retweeted
lagu jawa : romantisasi beda kasta/finansial
lagu minang : ldr karena ditinggal merantau
lagu timur : muji muji cewe
Benrr gak?????


































