Keknya malah nungguin spill-an hasil sadapan nya. Soalnya dia the real disaster.
2013: AUSTRALIA SADAP PRESIDEN SBY, INDONESIA MELAWAN!
Dubes dipanggil pulang. Kerja sama dihentikan sementara. Diplomasi bergerak.
Hacker Indonesia ikut turun tangan!
LEBIH DARI 200 SITUS AUSTRALIA DIRETAS! Pesan "STOP SPYING ON INDONESIA!" dipasang di berbagai website.
Bahkan situs intelijen Australia ikut diserang DDoS (Distributed Denial of Service), yaitu serangan dengan membanjiri server menggunakan trafik internet hingga website lumpuh dan tak bisa diakses. Perang cyber memanas!
2026 Presiden Prabowo disadap, WNI bodo amat.
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
my hijab isnโt a reflection of how religious I am or how strong my imaan is. Itโs a reminder that even on the days when my faith feels weak, I still belong to Islam
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
jgn hina didiet jir, dia bagian dari kelompok rentan ๐ก meskipun dia cucu soeharto, anak prabowo, & dirut pt. nusantara energy yg menambang batu bara & turut menanam sawit di kalimantan+terbukti pernah melanggar amdal tapi dia tetep kelompok rentan, wajib didukung & dibela ๐ก
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
lu dongo tolol yg lu peduliin cm komunitas lu. bahkan lu gada ngetweet apapun tentang keadaan skrg. u fuck off
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
aneh banget anjg harus suci dan bersih dulu baru boleh ngelawan rezim, keburu mati rakyatnya.
Mbak, mending sekarang juga temuin psikiater lu.
Tanya ke beliau, kenapa orang X marah perkara lu bilang windah yang sangat vokal menentang rezim lu serang pake narasi homophobic?
Padahal lu sendiri ga pernah menyuarakan apapun ttg perlawanan terhadap rezim.
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Gak sia-sia juga kita berisikin.
Sebagian barang yang dirampas dari ponpes sudah dikembalikan
TIDAK TERBUKTI TERLIBAT KASUS WARUNG BABI, SANTRIWATI PONPES HAMALATUL QUR'AN JUSTRU DIINTROGASI SOAL KURIKULUM DAN AJARAN
Pemeriksaan terhadap belasan santriwati dan ustazah Pondok Pesantren Putri Hamalatul Qurโan, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, memicu kontroversi. Pihak pesantren mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan oleh kepolisian, para santriwati sama sekali tidak dicecar pertanyaan mengenai kasus perusakan atau pembakaran Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Parangjoro.
Sebaliknya, penyidik justru memberikan interogasi mendalam seputar pemahaman ajaran, aktivitas harian, serta kurikulum internal yang diterapkan di dalam pondok pesantren.
Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Tindakan Represif
Berdasarkan surat kronologi resmi yang dirilis oleh Sekretaris Ponpes, Diyana Indah Sari, penggerebekan oleh aparat bersenjata lengkap dari gabungan Brimob Polda Jateng dan Polres Sukoharjo terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 03.20 WIB dini hari saat para santriwati masih tidur.
Pihak ponpes menyayangkan tindakan aparat yang dinilai semena-mena dan di luar prosedur hukum:
Intimidasi Anak di Bawah Umur: Pintu kamar didobrak paksa, dan para santriwati ditarik keluar serta ditodong laras panjang saat mereka belum sempat mengenakan jilbab. Bahkan, dua balita dilaporkan ikut terbawa dalam pengamanan tersebut.
Kekerasan Fisik dan Psikis: Ditemukan laporan bahwa salah satu santriwati di area belakang diperintahkan tiarap, dicekik, dan diintimidasi secara verbal sambil ditodong senjata.
Penyitaan Aset Tanpa Surat Resmi: Polisi menyita barang pribadi dan inventaris ponpes senilai total Rp50 juta tanpa disertai surat penyitaan resmi. Barang yang dibawa meliputi HP santri/ustazah, uang tabungan tunai Rp16 juta, emas Antam, sepeda motor, serta alat ekstrakurikuler seperti drone, busur, dan anak panah.
Hasil Pemeriksaan: Tuduhan Sama Sekali Tidak Terbukti
Setelah dibawa dari Polsek Mojolaban hingga ditahan sampai malam hari di Polres Sukoharjo, kepolisian menyatakan tidak menemukan bukti keterlibatan para santriwati maupun pengurus pondok dalam kasus perusakan warung mi babi. Seluruh saksi (12 santriwati dan 4 ustazah) akhirnya dipulangkan dan garis polisi di lokasi telah dilepas.
Meski tuduhan pembakaran tersebut tidak terbukti, peristiwa penangkapan dini hari ini menyisakan trauma psikologis mendalam bagi para santriwati yang mayoritas masih di bawah umur, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar di ponpes terhenti total.
Hingga saat ini, pihak pesantren mendesak kepolisian untuk segera mengembalikan seluruh uang tabungan dan aset milik santri yang disita. Respons keras juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mendesak Propam Polri untuk mengusut tuntas peristiwa pelanggaran tersebut..
#Sukoharjo #PonpesHamalatulQuran #KeadilanUntukSantri #pondokpesantren
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Kompolnas, KPAI, MUI, DPR, Kampus, masyarakat. Semuanya kecewa atas tindakan kesewenangan polisi. Wajar jika kami meminta Polri mengusut tuntas kejafian di Sukoharjo, sebaiknya bukan hanya meminta maaf tapi juga memberi sangsi tegas jika ditemukan kesalahan prosedur
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Lulusan kampus Islam di Timteng, anak Kiyai, diberi mandat langsung oleh rakyat Jateng sebagai pemimpin, tapi sama sekali gak marah ketika rakyatnya diperlakukan dengan biadab dan kayak orang linglung di depan Kapolda Islamophobe.
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Selalu berdiri sama korban, sampai korban itu muslim konservatif. Auto terdiam bahkan repost aja kagak๐
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Terlepas cipta kondisi atau pun bukan, perlakuan sedemikian terhadap saksi, terlebih mereka adalah perempuan dan anak-anak, tindakan aparat penegak hukum seperti itu adalah sebuah pelanggaran hukum.
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Replying to @NanasMerah27
Ini dulu juga mereka bilang punya alm. Gama, padahal bukan... Yang fitnah Semoga sengsara dunia akhirat
loving ๐ฑ๐
ฐ๏ธโ๏ธ retweeted
Umat Islam negeri ini bener2 udah ga berdaya.
Mau dilecehkan, difitnah bahkan dihilangkan nyawanyapun, tidak banyak yg bela.
Padahal negeri ini mayoritas muslim. Punya ornas Islam terbesar sedunia akhirat. Punya ormas Islam terkaya.
Punya anak2 muda yg melabeli dirinya sebagai "Penolong Agama Allah"
Tapi utk melindungi para akhwat dari kekejian alat negara saja tidak mampu.
Wallahi.... klo ga ada perubahan, we are end
This Post is from a suspended account. Learn more
Tanpa melupakan kebatilan Abu Jahal.
Tapi Abu Jahal adalah seorang profesor klo di jaman sekarang, orang cerdas dan terdidik.
Setan juga makhluk yg cerdas dan punya harga diri.
Polisi Jateng bahkan lebih rendah dari mereka berdua.
Pada malam itu, perwakilan dari suku2 di Makkah berjaga di pintu masuk rumah baginda Muhammad untuk membunuh beliau. Mereka memilih menunggu di luar dibanding menyerang ke dalam bukan karena takut tapi karena menjaga moral mereka walau dikenal Jahiliyah. Ketika ada yang mengusulkan untuk langsung saja menyerang masuk, Abu Jahal lantang menjawab: apa kamu ingin bangsa Arab mengejek saya telah menghancurkan tembok rumah Muhammad dan membuka aurat putrinya?
Apakah akhlak Abu Jahal dkk lebih mulia dibanding anak buah @SuyudiArioSeto ini?


























