MadFlag45 retweeted
“Polisi kok malah ngelindungi ormas?”
FIRST BLOOD
“Koe sakmono akehe gaiso berantas klitih yo ngopo? Malah meneng wae, giliran demo ngene lagi metu kabeh”
DOUBLE KILL
WAH SAMPEYAN JUARA MAS!
Sudah mewakili banyak uneg uneg warga jogja.
MadFlag45 retweeted
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
MadFlag45 retweeted
🏆 Homenaje a Emil Audero, campeón de la FIFA ASEAN CUP con Indonesia.
#RayoAthletic #VamosRayo
𝐈𝐍𝐃𝐎𝐍𝐄𝐒𝐈𝐀 𝐀𝐑𝐄 𝐈𝐍𝐓𝐎 𝐓𝐇𝐄 𝐀𝐒𝐄𝐀𝐍 𝐂𝐔𝐏 𝐅𝐈𝐍𝐀𝐋 𝐀𝐅𝐓𝐄𝐑 𝐀 𝐑𝐈𝐃𝐈𝐂𝐔𝐋𝐎𝐔𝐒 𝐄𝐍𝐃 🤯🇮🇩
Indonesia needed two more goals after conceding in the 90+1'... And they scored them in the 90+6' and 90+7'! 🫨🫨🫨
𝗪𝗛𝗔𝗧 𝗔 𝗖𝗥𝗔𝗭𝗬 𝗘𝗡𝗗! 🤯
Mitchell Lee Baker with 𝗙𝗜𝗩𝗘 𝗚𝗢𝗔𝗟𝗦!😳⚽⚽⚽⚽⚽
Indonesia will now play in the final on October 5 against what will most likely be Thailand. 👀🏆
MadFlag45 retweeted
Match Indonesia lawan Singapura jadi match terlama sepanjang sejarah sepakbola. Mulai 7 Agustus, selesai 25 September. Ytta😂
Half timenya: Full timenya:
MadFlag45 retweeted
🇮🇩 Pajak buku di Indonesia : 12%
🇲🇾 Pajak buku di Malaysia : 0%
🇬🇧 Pajak buku di Inggris : 0%
🇮🇳 Pajak buku di India : 0%
Di mana bumi dipijak, di situ rakyat dipalak
MadFlag45 retweeted
Kasar ya mainannya kayak gini..
Yang kaos hitam terpantau kayaknya intel ya? 🙂
#RebutKemerdekaan
MadFlag45 retweeted
Harga diri seorang ayah tidak bisa diukur atau tdk bisa dibayar dengan Hukum sekalipun... Anak tetaplah anak, walaupun nyawa sebagai gantinya, itulah seorang Ayah
MadFlag45 retweeted
Cristiano Ronaldo ini adalah korban dari standar yang dia ciptakan sendiri.
Dia mengidentifikasikan dirinya sbg hero. Sosok yang mendefinisikan dirinya lewat penaklukan, kerja keras ekstrem, dan mentalitas nggak mau kalah.
Selama bertahun2, Ronaldo nggak pernah malu2 menyatakan secara verbal bahwa dirinya adalah yg terbaik, No. 1, dan sosok yg tak lelah mengejar kesempurnaan. Artinya Ronaldo telah menandatangani kontrak sosial dgn publik bahwa dia akan menaklukkan semuanya.
Konsekuensinya, publik sepakat dan mengamini standar tinggi itu. Maka, ketika Ronaldo gagal meraih Piala Dunia dan mencoba melunakkan kegagalannya itu dgn berkata Euro sudah cukup dan Euro dimensinya sama dengan Piala Dunia, maka publik merasa bahwa dia melakukan inkonsistensi.
Publik menuntut Ronaldo dengan standar tertinggi karena dia sendiri yang menolak diperlakukan sebagai manusia biasa saat berada di masa jayanya.
Lalu ketika dia mulai bersikap legawa yg dipaksakan saat kalah, publik melihatnya bukan sebagai kebijaksanaan. Tetapi sbg kerapuhan ego seorang pemenang yg sama sekali nggak paham cara utk memproses kekalahan.
Publik akhirnya menghakimi Ronaldo dengan narasi yang dia ciptakan sendiri.
Sepak bola dunia punya hierarki emosional dan sejarah yang sakral. Menyamakan Euro dengan Piala Dunia adalah bentuk penyerangan konyol terhadap mitos sepak bola itu sendiri.
Saat Ronaldo menyebut Euro setara dengan Piala Dunia, maka dia mengecilkan keringat, darah, dan sejarah komunal seluruh benua di luar Eropa demi mencocokkan realitas dunia dengan pencapaian dan ego pribadinya.
Ronaldo akhirnya tak lebih dari seekor rubah dalam fabel Aesop. Rubah itu gagal mencapai dan mengambil anggur di pucuk paling tinggi, lalu pergi sambil berkata, “Ah anggur itu pasti masam."
Fans sepak bola melihat tindakan ini sebagai bentuk kurangnya rasa hormat. Menolak mengakui Piala Dunia sebagai supremasi tertinggi adl tindakan yg tak sportif. Seorang pecundang yang tak mau menerima kekalahan dengan lapang dada.
Selamat tinggal Ronaldo.
Maaf, tdk ada farewell manis untukmu dan egomu.
MadFlag45 retweeted
yukk ramein bersuara dengan postingan kek gini guys kalo belum bisa hadir di lapangan, kita penuhi medsos dengan ini
bisa ramein juga di plafrom sebelah
MadFlag45 retweeted
Pak @prabowo siap pimpin demo 🔥



































