Pinned Tweet
Jer basuki mawa bea tumraping liyan
Who gets basuki who gets bea, that's always the question
:) retweeted
Menlu Singapura menemui Presiden di Hambalang karena di Jakarta dia sedang didemo
Di hari yg sama, Menteri Singapura yg lain membariskan konglo-konglo Indonesia utk diminta tanggung jawab
Optik segamblang ini mau dipelintir seperti apa? Gak punya malukah kita sebagai bangsa?
Apakah kepemilikan ini sudah berlangsung sejak beliau masih menjabat Komisaris BEI ?
Apakah dgn aturan ini bank-bank bisa jual jaminan macet di bawah nilai outstanding nya?
👀
Peraturan BP BUMN No. 1 Tahun 2026 tentang Penghapusbukuan dan Penghapustagihan Aset BUMN akhirnya terbit. Aturan ini juga mengatur cut loss. Aturan ini merupakan pelaksanaan Pasal 12 ayat (1) PP 38/2026, yang memerintahkan Kepala BP BUMN menetapkan kriteria hapus buku dan hapus tagih aset BUMN setelah mendapat persetujuan Presiden.
Aturan ini sudah lama ditunggu oleh BUMN dan anak usahanya yang sedang menjalani streamlining.
Cakupannya kini tidak lagi terbatas pada aktiva tetap, tetapi juga piutang dan aset lain, dengan kriteria yang lebih jelas dan alur persetujuan per organ. Satu hal yang perlu diingat: piutang yang dihapusbukukan tidak berarti hak tagihnya hilang.
Bagian yang menurut saya paling penting adalah cut loss. Pasal 50 memberi dasar bagi BUMN untuk menghapusbukukan aset di bawah nilai tercatat, baik dengan maupun tanpa pelepasan aset, dan/atau tidak lagi menagih piutang yang sudah dihapusbukukan, untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Syaratnya: ada analisis memadai yang menunjukkan kerugian akan lebih besar jika cut loss tidak dilakukan, penurunan nilai bukan karena kesalahan atau kelalaian, dan tidak ada benturan kepentingan. Ketiganya dinilai oleh konsultan independen atau lembaga pemerintah.
Kerugian akibat cut loss dinyatakan sebagai kerugian BUMN, dan tindakan cut loss tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban sepanjang tidak ada kesalahan atau kelalaian, dilakukan dengan iktikad baik dan kehati-hatian, tanpa benturan kepentingan, dan tanpa keuntungan pribadi.
Artinya, direksi kini punya pijakan hukum yang lebih jelas untuk mengambil keputusan bisnis yang rasional. Namun perlindungan ini bersyarat dan diatur di tingkat peraturan badan, jadi dokumentasi analisis dan penilaian independen menjadi kunci jika keputusan itu kelak dipersoalkan.
Apakah pada periode ini beliau sedang jd Komisaris di BEI ????
Bloomberg > Pandu owns 99.99% of PT Asha Artha Sehati, which in turn holds a 27.5% stake in Supra Sekuritas, according to Bloomberg calculations of shareholding shown in company registration records. The brokerage, formerly known as Supra Securinvest, has been a trader of shares in Indonesian coal miner PT Dian Swastatika Sentosa, one of the companies at the heart of the recent regulatory sanctions.
Pandu bought into Supra Sekuritas in late 2023, company records show. A company controlled by veteran financier Yonggi Tanuwidjaja holds the remaining 72.5% interest. Yonggi didn’t respond to a request for comment.
After years of relatively limited trading, Dian Swastatika’s shares more than quadrupled in 2024 and nearly tripled in 2025. By August 2025, Dian Swastatika’s market capitalization had ballooned to more than $30 billion, large enough for MSCI to select it for inclusion in its benchmark indexes.
Menlu Singapura menemui Presiden di Hambalang karena di Jakarta dia sedang didemo
Di hari yg sama, Menteri Singapura yg lain membariskan konglo-konglo Indonesia utk diminta tanggung jawab
Optik segamblang ini mau dipelintir seperti apa? Gak punya malukah kita sebagai bangsa?
:) retweeted
Giliran Singapore yang panggil itu level CEO yang dateng, giliran pemerintah yang panggil yang dateng paling level PR Manager atau corporate lawyer.
Damn, perempuan udah banyak rintangan dlm berkarier masih ditambah stereotip seperti ini segala
Mungkin memang jd tantangan sih buat laki-laki: se-fragile apa kejantanan u sampai merasa kesulitan kalau punya bos perempuan
:) retweeted
For the international audience: most of these are state sponsored armed thugs, mobilized, organized, launched and protected by the Indonesian security apparatus specifically to attack students and civilians on the street.
This is a government ruled by fear, governing with fear.
Nothing legitimate about them except their arms. One day, we’ll take the weapons back and they’ll find out.
Sad shit. #2026
:) retweeted
ANJIRR SINGAPURA BETUL BETUL MANGGIL BOS BOS PERUSAHAAN YANG DI DUGA TERLIBAT DI BALIK KARHUTLA INDONESIA
indonesia udah sejauh mana tuh aparat manggilin bos bos perusahan?
:) retweeted
Jurnalis Dilarang Meliput.... Kenapa?
Aparat kepolisian melarang jurnalis meliput aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), Jakarta, Rabu (28/10/2026).
:) retweeted
all singapore need is to cut off the connection to mobile legend indo server and watch these jamets will overthrow the government within a week
:) retweeted
What a mind-blowing statistic 🤯
According to BPS data from March 2026, Indonesia’s average monthly per capita expenditure on cigarettes and tobacco reached Rp94,180, exceeding spending on several essential food categories:
Cigarettes and tobacco: Rp94,180
Vegetables: Rp65,257
Eggs and milk: Rp44,915
Meat: Rp40,352
Even more astonishing, Indonesians spend more on cigarettes and tobacco than on meat, eggs and milk combined, which total just Rp85,267 per capita per month.
Think about that. In a country where household purchasing power and nutritional adequacy remain major concerns, tobacco consumption absorbs more spending than several important sources of nutrition.
This raises serious questions about household spending priorities, public health and the long-term economic burden of smoking.
We talk endlessly about improving nutrition, but perhaps we should also be talking about how much household income is literally going up in smoke.
Setelah MSCI dan IHSG, badai berikutnya adalah robohnya bond market jika rating Indonesia didowngrade.
Rezim, perusahaan, dll butuh aliran uang cash, apalagi kita bakal defisit >3%. Caranya dengan ngutang.
Tapi gimana kalau gaada yang ngutangin, karena pada takut ga balik?
Apa yang terjadi ketika kita bahkan literally udah ga bisa gali lubang tutup lubang, saking ga percayanya ekonomi domestik dan internasional terhadap negara kita?
Ibaratnya ada pengangguran kejebak judol yang mau minjem uang Rp 1 miliar ke kantor bank BCA buat beli rumah. Ya ga bakal dikasih lah, karena ga bakalan dibakikin. Terus dia nyoba pinjem uang ke teman, om, tante, tetangga. Sama aja, gaada lagi yang mau minjemin uang.
Negara kitalah pengangguran itu. Udah miskin belagu pula.
Pada skenario itu, satu-satunya cara biar pada mau minjemin uang cash ke rezim dan bisnis-bisnis Indonesia adalah dengan menaikkan bunga utangnya gila-gilaan kayak pinjol, supaya pada mau ngurangin karena tergiur potensi keuntungan bunga tinggi.
Jadi utang yang biasanya "cuma" bertambah ratusan triliun rupiah per tahun tiba-tiba membalon, karena bunganya terpaksa jadi sangat tinggi mencekik.
Alternatifnya adalah pemerintah menolak ngutang dan tidak menerbitkan surat utang baru, lalu tidak ada uang cash, lalu APBN tidak turun, lalu bansos tidak turun, lalu PNS dan polisi dan tentara tidak digaji, lalu kerusuhan sosial meluas, lalu para tentara yang tidak digaji berubah jadi warlord kayak tahun 1950an (merampok bank, membegal truk, perang kodim vs kodim berebut tanah sawit, jadi bandar narkoba / bajak laut / dll). Demikian untuk perusahaan-perusahaan Indonesia yang butuh utang uang cash.
"Seberapa besar kemungkinan ini terjadi" Tergantung seberapa parah krisis BBM dan mata uang.


























