Orang-orang buas saling memangsa, orang-orang yang mengaku beradab saling menipu, seperti inilah perputaran dunia!
~ Arthur Schopenhauer ~
Di dalam bangunan-bangunan yang megah, ada anjing-anjing yang menggigit, sementara di dalam reruntuhan tersimpan harta karun kemuliaan dan cahaya.
Aku memohon taufik pada Ilahi dalam menjaga adab. Tak beradab adalah penghalang dalam meraih kasih sayang Ilahi.
Manusia yang tak beradab, tak hanya mencelakai dirinya, bahkan mengisi seluruh alam semesta dengan api fitnah.
Siapa saja yang hidup untuk Tuhan, Tuhan akan menjadi tujuan dan penopang hidupnya. Sebaliknya, siapa yang hidup untuk dunia, dunia itulah yang menjadi jalan, cita-cita, dan orientasi yang diikutinya.
“Siapa pun yang mengarahkan hatinya kepada dunia, Tuhan akan memudahkan jalan baginya menuju dunia. Dan siapa pun yang mengarahkan rahasia batinnya kepada akhirat serta alam malakut, Tuhan akan memudahkan jalan baginya menuju keduanya.”
Yth @IndiHome mohon dengan sangat bantuannya, jaringan internet kami masih terputus dari semalam hingga detik ini.
Terima kasih
Kak @IndiHome tolong cek di area kami, sawangan. Internet di rumah kami jaringannya terputus.
Terima kasih
Jalaluddin Rumi retweeted
buat yang gak tau demo kemaren buat apa? BUAT INI! DENGERIN IBU INI NGOMONG. semua keluhan WNI yang WARAS sdh dijelaskan oleh beliau.
Jalaluddin Rumi retweeted
TARIK MUNDUR TENTARA DALAM MENGHADANG AKSI MASSA!
Demonstran bukan kombatan. Kritik bukan ancaman militer. Jalan raya bukan medan perang.
Konstitusi menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
Seseorang tidak akan mengenal dirinya secara mendalam jika terus-menerus berusaha mengangkat diri di atas batas kemanusiaannya. Ia mulai mengenali dirinya ketika menyadari bahwa dirinya adalah hamba: memiliki keterbatasan, membutuhkan pertolongan, dan tidak berdiri sendiri.
Ketika tangisan membuatmu teringat akan neraka, neraka lebih baik bagimu daripada surga yang membuatmu lalai.
Setiap panggilan yang membuatmu tamak, ketahuilah itu lolongan serigala yang mencabik-cabik manusia.
Kita sedang bunuh diri massal. Sayangnya, walau kita tidak menginginkannya, tapi keserakahan orang lain memaksa kita bunuh diri Massal.
Wahai engkau yang telah melakukan banyak kezaliman, bagaimana engkau masih dapat bersenang hati? Tidakkah engkau menyadari tuntutan dari Dia yang memberikan balasan?
Bedah Buku Musyawarah Burung, Manthiq Thayr, Attar Nizaburi
youtu.be/dZGrxf5aOOU?si=dTwN…
Karena ketiadaan adalah tingkat yang paling tinggi, kaum Darwis telah mendahului yang lain dalam perlombaan menuju hakikat.




