Pinned Tweet
Akhirnya aku selesai menulis ini, walau proses yang dilalui cukup panjang. Dipenuhi jeda, berjarak sementara, lalu menarik napas dan terkadang nangis dikit.
Semoga bisa membantu mengurai hal-hal yang barangkali juga sama.
Selamat membaca!
raihankhairunnisa.substack.c…
Runni. retweeted
Orang kaya raya ketemu tukang cukur dan tukang pijat, bisa kepikiran memalak mereka yang belum tentu sehari dapat 100 ribu.
Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un.
I honestly don't know what to say bcs I'm still in disbelief... I never, ever thought you'd be gone this suddenly. This hurts so much. Rest well, Andryan.
I hope you're at peace wherever you are. You'll be missed more than you know.
Inalilahi wa inalilahi ra ji'un, ada berita duka teman kita @frownyhomie / Buto / Andriyan telah berpulang hari ini pukul 10:44. 😭
We first met as moots on Twitter. You became friend I got to share countless convos with, from the most random things to the most mundane bits of everyday life.
I never really considered how much those little interactions meant until I realised there won't be any more of them.
Runni. retweeted
Ini contoh orang ini ga paham apa-apa, warung Tegal kalau pun mau dipajakin, itu masuknya ke ranah daerah. Namanya objek pajak PB1.
Dan itu hak daerah, bukan hak pemerintah pusat. Segitu nafsunya mau makan duit rakyat dan duit daerah kah?
SEMUA TRANSAKSI HARIAN KENA PPN 11%? WARTEG SAMPAI SALON JADI SOROTAN
Hashim Djojohadikusumo dalam Rapimnas KADIN menyebut PPN 11% seharusnya dipungut di setiap transaksi ekonomi.
Ia mencontohkan transaksi tunai di warung Tegal, tukang cukur, jasa pijat, hingga beauty salon yang sering tanpa kuitansi.
Untuk mengejar potensi pajak, pemerintah disebut akan optimalkan AI, perbankan, fintech, hingga marketplace seperti Shopee, Lazada, dan GoTo.
Jika transaksi harian UMKM ikut jadi sasaran, bagaimana nasib daya beli masyarakat?
Sumber: Liputan 6 - Rapimnas KADIN, 29 Oktober 2026
Runni. retweeted
Replying to @foolinsights
Pajakin semuanya. Sehingga tak ada lagi yang bisa kami makan kecuali daging kalian.
Runni. retweeted
Indonesia ini secara inersia tax rationya bakal turun terus krn makin mengejar pajak yg taat bayar itu menghukum mereka yg patuh, apalagi informal employment kita 80%, setara Bangladesh.. (Malaysia? 20%)
Bangladesh itu tax ratio cuma 7%, mayoritas berasal dari VAT yg 15%
SEMUA TRANSAKSI HARIAN KENA PPN 11%? WARTEG SAMPAI SALON JADI SOROTAN
Hashim Djojohadikusumo dalam Rapimnas KADIN menyebut PPN 11% seharusnya dipungut di setiap transaksi ekonomi.
Ia mencontohkan transaksi tunai di warung Tegal, tukang cukur, jasa pijat, hingga beauty salon yang sering tanpa kuitansi.
Untuk mengejar potensi pajak, pemerintah disebut akan optimalkan AI, perbankan, fintech, hingga marketplace seperti Shopee, Lazada, dan GoTo.
Jika transaksi harian UMKM ikut jadi sasaran, bagaimana nasib daya beli masyarakat?
Sumber: Liputan 6 - Rapimnas KADIN, 29 Oktober 2026
Runni. retweeted
Thats what my dad said, comifuro bisnis empuk karna wibu dijahatin gimana pun besoknya daftar dan dateng lagi. We're a buncha bullyable losers wkwkwkw
Runni. retweeted
3 prinsip keuangan:
1. Jangan menabung di bank
2. Jangan kredit konsumtif dari bank
3. Setelah gajian , ambil 90% tabungan maksimal seminggu setelah terima gaji.
Bayar semua pakai cash, No QRIS.
😀
Runni. retweeted
Teman-teman, jgn berkecil hati soal limit, saya tidak menyangka bakal seramai ini terhadad Pram. Ini tautan baru: bukan cuma Perempuan, tapi juga Arus Balik dan Arok Dedes yang sudah dimutakhirkan + anotasi tambahan. Selamat menikmati, PDF dan EPUB-nya: mediafire.com/folder/b2thw7l…
Is AI making life better? NO. Is it making things cheaper? Quite the opposite. Is it improving the internet? It’s drowning it in slop. Is it giving us more time to be creative? It’s stealing that too. Surely it’s making us smarter, though? Ohhhh, you won’t believe this…
Runni. retweeted
The final goal of AI companies is to end personal computing which in simple terms means to remove all access to digital devices from genral public. You can already see how prices of laptops, phones and PCs are being artificially inflated so no one can afford them anymore.
This is the largest endeavour to move digital assets from people to the technocrats. They recognise the monetary value which internet affords to common people and want to take it away. After they've taken away all your phones & PCs they will sell you a rectangle box which would run on a cloud and would require a constant subscription, this is their long game.
Runni. retweeted
"kalo rupiah melemah ke level Rp 30,000/USD akan ada economy boom (in positive way)."
kalo rupiah terus melemah ke level Rp 30,000/USD akan ada economy boom (in positive way). dengan catatan B50 dan E50 sudah jalan
why? indo emang banyak impor. tapi ekspor kita juga sangat raksasa dan banyak kebutuhan2 strategis yg udah dipenuhi dari dalam negeri
yg ngamuk pelaku2 usaha yg bahan bakunya indo gak ada, misal tahu tempe mie bakso. sisanya saya prediksi indo akan tetap baik2 saja
industri singkong akan melejit, industri beras akan melejit, perubahan pola konsumsi juga akan terjadi
fyi, PT INKA sekarang jadi salah satu raksasa industri kereta dunia lho
dan lagipula petro dollar udah gak laku, gerakan dedolarisasi gencar dilakuin oleh negara2 BRICS.
1 GBP sudah 24rb rupiah fyi. apakah ngefek? enggak. karena ga ada kebutuhan strategis kita yg dari inggris. paling jersey MU sama jersey arsenal 😂
tantangan terbesarnya menurut gua di daging. karena susah banget buat swasembada daging sapi
I've come to realise that a packed to-do list doesn't overwhelm me at all. It's the lack of structure that gets me. I genuinely don't know what to do with myself without a schedule.
Runni. retweeted
He beat cancer and then immediately went back to tweeting about how AI sucks. That's my pope 🙏
Replying to @Pontifex
Machines are tools, not persons. Today, some propose granting these systems rights, or even legal personhood. Such an approach risks obscuring human responsibility and leaving those who suffer harm to confront a faceless entity.
Runni. retweeted
Sam Altman thinks RAM sitting in personal computers is a waste when it could be put to better use in data centers.
Weird. I was just thinking that all those billions sitting in billionaires’ bank accounts could be put to much better use in our communities.
I agree utk konteks formal. But for casual conversations, I don't think it has to be that rigid.
Personally, I'm fine kalau lawan bicara tiba-tiba pk bahasa Inggris sementara aku tetap pakai bahasa Indonesia.
Sometimes people just express themselves better in a certain language
Of course, this is strictly outside the context of mocking or belittling people who don't understand English. That's a whole different issue, and absolutely not okay.
namun pada akhirnya prinsip sy adalah

ALT An AO3 author's note explaining that English is not their first language, nor do they want it to be. The author humorously claims that any grammatical mistakes are intentional acts of hatred and disrespect toward English, adding that the English have taken enough from the world and they refuse to let them take their tongue too.





































