#TutupTPL retweeted
Pembacaan Surat Kebangsaan untuk Andrie Yunus
Sejumlah tokoh menyuarakan solidaritas bagi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (7/4/2026).
Karlina Supelli, Halida Hatta, Suciwati, Lukman Hakim, serta tokoh lainnya mendesak pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) guna mengusut tuntas pelaku dan mengakhiri impunitas dalam kasus ini.
Mereka juga menuntut agar proses hukum dilakukan melalui peradilan sipil, tanpa memandang latar belakang pelaku, baik militer maupun sipil.
Paviliun RI di COP setiap tahun perlu dibubarin. Mahal. Sangat boros (katanya mau efisiensi), dan percuma. Niat promosi 'sukses', malah yg terjadi deforestasi naik🤷♀️
Auriga: Deforestasi Hutan 2025 Naik 66 Persen, Terjadi di Semua Pulau | IDN Times share.google/ZOSvDkT2Y5eGXzU…
#TutupTPL retweeted
Selamat malam teman-teman
Update kondisi Gedung LBH-YLBHI
Saat ini api sudah padam dan masuk pada proses pendinginan gedung. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran ini. Ruang yang terbakar ada di sebagian lantai 2 dan lantai 3.
Terimakasih untuk rekan-rekan yang sudah banyak membantu dan mendoakan 🙏🏼
Siaran pers LBH-YLBHI
Gedung LBH-YLBHI di Jalan Diponegoro, Menteng, terbakar
Pada hari minggu, 7 April 2024, sekitar pukul 22.00 WIB kantor LBH YLBHI terbakar, belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Menurut saksi mata, W (Pemilik warung pecel lele di depan kantor LBH), ia mendengar 3 kali suara ledakan keras dan percikan api yang diduga berasal dari AC lantai 2 Gedung YLBHI. Dari ledakan ini kemudian muncul kobaran api yang langsung menjalar ke lantai 2 dan 3 gedung. Sekitar pukul 22.15, 6 unit mobil pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api. Saat ini kobaran api sudah dapat dipadamkan namun masih dalam proses pemantauan petugas damkar agar api tidak menjalar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Belum diketahui kerugian yang dialami akibat kebakaran.
Jakarta, 7 April 2024
Pengurus YLBHI
Muhamad Isnur
#TutupTPL retweeted
Katanya puasa gini setan dikurung, ini malah berkeliaran di lahan warga Pakel. Membawa senjata tajam menebangi tanaman warga dan mengancam mau memenjarakan warga!
#RebutkembaliPakel
#TutupTPL retweeted
Hari ini terkadi bentrok antara petani Pakel-Licin-Banyuwangi dengan keamanan dan preman yang disewa perusahaan perkebunan PT. Bumi Sari, pihak keamanan dan peman merusak tanaman petani
#KonflikAgraria
#ReformaAgraria
#TanahUntukRakyat
#TutupTPL retweeted
Celebrating Indigenous and Local Power! On International Women's Day, join us in reimagining power rooted in balance, kindness, and nature. #IndigenousWomen #IWD #8M
#TutupTPL retweeted
“The Indonesian Ulema Council (MUI), the highest Muslim clerical body in Indonesia, has issued a fatwa (law) prohibiting deforestation and forest burning. This fatwa is a provision to prevent climate crisis in Indonesia.”
This includes “legal deforestation” I presume?
katadata.co.id/ekonomi-hijau…
#TutupTPL retweeted
Aku kok terganggu dgn narasi "mnciptakan lapangan kerja" jd alasn investasi proyek-proyek ekstraktif yg melanggar hak asasi manusia dan merusak lingkungan. Mksdnya, msyrkt lokal yg slama ini sejahtera dgn sumber penghidupan dr hutan dan ktrampilan bertani tdk dianggap bekerjakah?
#TutupTPL retweeted
Alerta alerta!!
Aparat polisi menembaki warga Bangkal yang sedang melakukan aksi menuntut haknya di PT. HMBP 1 anak perusahaan Best Grup
Aksi Warga Desa Bangkal Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dilakukan Sejak tanggal 16 September 2023.
#TutupTPL retweeted
#BebaskanDirman #TutupTPL #PalaoTPL @SaveToba kompas.tv/article/377011/ter… – at Bogor Selatan, Indonesia
Kalau cara pikir pem. Indonesia menganggapnya org terbelakang, tertinggal, primitif, dsb, perlu direlokasi, di, dan di di di yg lain. Pdhl Masyarakat Adat kan punya segudang pengetahuan cara hidup, dan gk mengganggu org lain pula, apalagi alam. #SahkanRUUMasyarakatAdat
The Punan Batu people are hunters & gatherers. But with forest disappearing, they often consume only carbohydrates. The existence of their population group has not been recognised in Indonesia so that access and basic services for them are still limited. kompas.id/baca/humaniora/202…



























