Semar Sesion retweeted
Baru kali ini kita merasakan ada bencana menimpa dimana2 di negeri ini. Tanpa diberitakan media TV secara massif.
Hanya terjadi di era saat kementrian yg bertanggungjawab atas informasi publik dipegang oleh mantan wartawan.
Sebuah Anomali
๐ค
Semar Sesion retweeted
#ReformasiTotalKPU
#ReformasiTotalKPU
@namatanpaspasi
@dd9966
@VirgoMan333
@MEffendi03
@rayhan_yuda_pra
@Smart01mars
@JKusmono
@tutiktolani
@YunusMahfud
6. MK menyatakan Suket Gibran batal sejak diterbitkan, bukan membatalkan
Semar Sesion retweeted
Wakil PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas dan jajaran diterima pihak Ponpes Hamalatul Qur'an
PP Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Ponpes Hamalatul Qurโan, Tegaskan Pentingnya Perlindungan Hak Pesantren โ Muhammadiyah Sukoharjo share.google/qyqxUJTXWywbozMโฆ
Sementara dukungan dan empaty lainnya terus mengalir dr berbagai daerah
Semar Sesion retweeted
Mas wamen @Dahnilanzar
Toleransi itu adalah kita membangun pagar agar kita tidak masuk ke pekarangan orang lain.
Bukan merobohkan pagar kita agar orang lain bisa bebas masuk dan menginjak pekarangan kita.
Petugas pelayanan haji sebatas pegawai darat urusan supporting di tanah air, masih OK lah pakai non muslim.
Tapi utk pelayanan di Tanah Suci, WAJIB lah seorang muslim, agar mereka bisa memanfaatkan dan merasakan kesempatan berziarah ke tanah suci.
Semar Sesion retweeted
#BongkarKejahatanGengSolo
#BongkarKejahatanGengSolo
@namatanpaspasi
@dd9966
@VirgoMan333
@MEffendi03
@rayhan_yuda_pra
@Smart01mars
@JKusmono
@tutiktolani
@YunusMahfud
6. Pontang panting ngakali ijazah SMA, tetap gak bisa
Semar Sesion retweeted
INI ALARM BAHAYA โผ๏ธ๐ข
Semakin KEBABLASAN dan terlihat KEBODOHAN penguasa. Mengurus ibadah dalam rukun Islam kok libatkan orang non muslim??
INI MURNI URUSAN AKHIRAT bukan soal duniawi (pekerjaaan).
Semar Sesion retweeted
MENGECAM KERAS SEGALA BENTUK TINDAKAN KEKERASAN, INTIMIDASI DAN TINDAKAN REPRESIF APARAT KEPOLISIAN TERHADAP SANTRIWATI
TERLEBIH DILAKUKAN TERHADAP ANAK-ANAK YANG TIDAK MELAKUKAN PERLAWANAN DAN TIDAK MENGHADIRKAN ANCAMAN NYATA
@DivHumas_Polri
SANTRIWATI BUKAN OBJEK INTIMIDASI
Tubuh umat muslim itu satu, jika santriwati di pelosok terluka kehormatannya & ketakutan, maka rasa sakit itu harusnya di rasakan oleh kita semua
@DivHumas_Polri
Kronologis lengkap yayasan dakwah & sosial Al Mukmin Pondok pesantren Hamalatul Qur'an nitter.gq/Opposisi6890/status/21โฆ
Semar Sesion retweeted
Kata emak-emak :
"IDF versi kearifan lokal ๐ฎ๐ฉ "
Beraninya sama santri putri, cobalah serbu server2 Judol, tangkap bandar narkoba berani nggak?
Semar Sesion retweeted
Pernyataan Sikap atas Jumpa Pers Kepala Kepolisian Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah
Yg saya dan masyarakat tanyakan adalah cara aparat memperlakukan anak-anak perempuan. Yg dijawab justru terorisme dan izin pesantren.
Saya telah menyimak jumpa pers Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Mapolda Jateng, Jumat, 30 Oktober 2026. Saya menghargai komitmen Pemerintah Provinsi untuk memberikan pendampingan psikologis dan menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak yg terdampak. Itu langkah yg benar.
Namun dengan berat hati saya harus mengatakan: jumpa pers itu tidak menjawab pertanyaan publik. Masyarakat umum, MUI, PBNU, ormas Islam, dan para wakil rakyat tidak sedang mempersoalkan apakah polisi boleh memburu buronan. Yg dipersoalkan adalah mengapa pintu asrama putri didobrak pukul 03.20 dini hari? Mengapa anak-anak ditodong laras panjang sebelum sempat menutup aurat? Dan mengapa mereka diperiksa tanpa didampingi wali? Pertanyaan itu malah dijawab dengan dua topik lain: terorisme dan administrasi pesantren.
Bagaimana pun, masa lalu tersangka bukan dosa para santriwati!
Dalam jumpa pers disebutkan bahwa tersangka dan buronan kasus pembakaran warung adalah mantan narapidana terorisme. Saya tidak membantah informasi itu, dan saya mendukung penuh perburuan terhadap pelaku. Tetapi rekam jejak dua orang dewasa tidak boleh ditempelkan pada belasan anak perempuan yg sedang tidur di asramanya.
Polda Jateng sendiri menyatakan belum menyimpulkan adanya kaitan kedua lokasi dengan jaringan terorisme. Buronan yg dicari tidak ditemukan di sana. Para santriwati yg dibawa berstatus saksi, bukan tersangka. Maka, mengaitkan peristiwa ini dengan terorisme di hadapan kamera, sebelum ada kesimpulan apa pun, hanya akan melahirkan stigma yg menempel pada anak-anak itu seumur hidup.
Saya juga menyesalkan penyebutan bahwa para perempuan dan anak di lokasi mengenakan cadar. Pakaian adalah pilihan keyakinan yg dilindungi konstitusi, bukan petunjuk kejahatan. Menyebutnya dalam konteks penggeledahan buronan sama dengan mengajak publik mencurigai jutaan muslimah yg berpakaian serupa.
Jumpa pers juga menekankan bahwa lokasi di Mojolaban tidak terdaftar di Kementerian Agama, diduga merupakan rumah tahfidz mandiri tanpa izin operasional, dan tidak terkait dengan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Jombang. Pemerintah Provinsi bahkan menyatakan akan melakukan penertiban.
Soal izin adalah urusan administrasi, dan itu bisa dibenahi bersama Kementerian Agama dengan cara yg baik. Tetapi status izin sebuah lembaga tidak mengurangi satu pun hak anak yg tinggal di dalamnya. Seorang santriwati di rumah tahfidz kecil di desa memiliki martabat dan perlindungan hukum yg sama dengan santri di pesantren besar mana pun.
Mengangkat isu perizinan setelah publik mempersoalkan prosedur penggeledahan memberi kesan bahwa korban sedang dicari-cari kesalahannya. Saya berharap kesan itu keliru. Saya juga berharap penertiban tidak dilakukan dengan menutup tempat belajar anak-anak ini sebelum seluruh fakta tentang malam itu diungkap. Jangan sampai mereka kehilangan dua kali: rasa aman, lalu kemudian tempat belajarnya.
Kapolda menyatakan penggeledahan dilakukan dengan izin pengadilan. Saya menghormati itu. Namun izin pengadilan memberi wewenang untuk menggeledah, bukan cek kosong untuk menggeledah dengan cara apa saja. Pertanyaan-pertanyaan berikut belum dan wajib untuk dijawab:
1. Mengapa penggeledahan asrama putri harus dilakukan pukul 03.20 dini hari dengan mendobrak pintu?
2. Apakah ada polisi wanita yg menangani para santriwati sejak awal, saat mereka belum mengenakan jilbab?
3. Mengapa anak-anak di bawah umur yg berstatus saksi diperiksa di Polsek tanpa didampingi wali, kuasa hukum, atau pendamping anak?
4. Bagaimana seorang balita berusia 5 tahun bisa terpisah dan baru ditemukan oleh warga?
5. Di mana berita acara penyitaan atas uang, emas, sepeda motor, dan barang pribadi lain yg menurut pengurus belum diterima hingga kini?
Sikap dan tuntutan saya:
1. Mendesak Kapolri memerintahkan Propam Polri memeriksa prosedur penggeledahan secara terbuka, terpisah dari penyidikan kasus pembakaran warung.
2. Meminta Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan KPAI turun langsung mengumpulkan keterangan para santriwati, ustadzah, dan orang tua/wali santriwati.
3. Meminta Polda Jateng memperlihatkan penetapan pengadilan dan berita acara penyitaan kepada pengurus, serta mengembalikan barang yg tidak terkait perkara.
4. Meminta Pemerintah Provinsi dan Kementerian Agama tidak menutup tempat belajar anak-anak ini sebelum hasil pemeriksaan keluar, dan memfasilitasi pengurusan izin bila diperlukan.
5. Mengajak media dan publik tidak melabeli para santriwati dengan stigma terorisme selama tidak ada kesimpulan hukum apa pun.
Mengusut pembakaran warung dan melindungi anak-anak perempuan bukanlah dua hal yg harus dipilih salah satunya. Negara yg kuat sanggup melakukan keduanya sekaligus. Polri hari ini mengusung semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Semangat itu akan diuji bukan oleh jumpa pers, melainkan oleh keberanian memeriksa diri sendiri.
Saya akan terus mengawal kasus ini sampai para santriwati mendapat kejelasan, keadilan, dan pemulihan.
Hormat saya,
Azzam Mujahid Izzulhaq, Warga Negara Indonesia.
Tembusan:
1. Presiden Republik Indonesia @prabowo
2. Kapolri @SuyudiArioSeto
3. Ketua Komisi III DPR RI @habiburokhman
4. Ketua Kompolnas @kompolnas_ri
5. Ketua Komnas HAM @KomnasHAM
6. Ketua Komnas Perempuan @KomnasPerempuan
7. Ketua KPAI @KPAI_official
8. Kapolda Jawa Tengah @poldajateng_
9. Pengurus Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Mojolaban
Semar Sesion retweeted
Brutal dan dzolim. Padahal baru dugaan, tp perlakuan sdh spt teroris. Sama judol kicep, apalagi sama OPM lembek. Giliran sama wanita dan balita bertindak brutal.
Ingat seragammu itu dr pajak rakyat, fungsinya utk melindungi, bukan menindas @DivHumasPoIri
Semar Sesion retweeted
Ancang2๐ฅ
Sebelum usir Andrea Bocelli di Soetta dan JIExpo Kemayoran tanggal 3 November.
Kita ke Monas.
SILAHKAN HADIR ๐
Semar Sesion retweeted
2022 gw posting Bahwa #KM50 adalah Pembantaian untuk menutupi Kasus BANSOS yg melibatkan FUFUFAFA
2026 Urusan MIE BABI dan Penyerangan Pondok Putri Sukoharjo, Bukan Tidak Mungkin juga PENGALIHAN KASUS SUKET untuk Orang yg Sama.
Wallahu A'lam
Suatu KASUS ditimpa dengan KASUS lain agar lenyap dari Media.
Inilah mungkin OPERASI MEDIA yang disebutkan @BuronanMabes & bbrp akun lainnya.
Gunakan Media Mainstream dan Influencer alias BuzzerRp yg di feed oleh grup2 tertentu, Konon teknik ini disebut LUKAS (Lupakan Kasus)
Semar Sesion retweeted
Replying to @eLAmaravati
Mungkin itu SOP ketika ada kasus menyentuh Boneka Oligarch ?
nitter.gq/ada_pohan/status/21164โฆ
2022 gw posting Bahwa #KM50 adalah Pembantaian untuk menutupi Kasus BANSOS yg melibatkan FUFUFAFA
2026 Urusan MIE BABI dan Penyerangan Pondok Putri Sukoharjo, Bukan Tidak Mungkin juga PENGALIHAN KASUS SUKET untuk Orang yg Sama.
Wallahu A'lam
Semar Sesion retweeted
mana tuh orang-orang yang constantly barking โislamophobia gak ada di indonesiaโ? muslim women dilaporkan mengalami harassment, intimidation, bahkan ditodong senjata dalam insiden pembelaan terhadap restoran babi milik non muslim yang dibakar. where is your solidarity? where is that intersectional analysis you keep preaching about?
Semar Sesion retweeted
Ini berita besar dari MAHKAMAH AGUNG.
DPR Wajib Segera Proses Pemakzulan Gibran sesuai dengan ketentuan yang berlaku..!!!.
Semar Sesion retweeted
#SuketGibranTidakSah
#SuketGibranTidakSah
@namatanpaspasi
@dd9966
@VirgoMan333
@MEffendi03
@rayhan_yuda_pra
@Smart01mars
@JKusmono
@tutiktolani
@YunusMahfud
6. Jkw mencret hadapi gugatan ijazah Jkw Gibran. Sorry, Wi
Semar Sesion retweeted
#GibranBajinganPenipu
#GibranBajinganPenipu
@namatanpaspasi
@dd9966
@VirgoMan333
@MEffendi03
@rayhan_yuda_pra
@Smart01mars
@JKusmono
@tutiktolani
@YunusMahfud
6. Cukup tangkap dan adili Jokowi, maka kasus2 lain menyusul

































