Xawal (@Xawalez) header
Xawal (@Xawalez) profile picture

EWAKO Vibes | PSM Makassar | Dunia Sementara, PSM Selamanya

Joined May 2023
Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)Photo by Xawal (@Xawalez)
Berbenah bersama bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen untuk memastikan PSM tetap berdiri tegak, apa pun yang terjadi. Karena apa yang kita perjuangkan hari ini adalah kebanggaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. PSM sudah berkali-kali diterpa cobaan, tetapi kita tetap bertahan. PSM sering menjadi sasaran kebencian, namun kita tidak pernah meninggalkan barisan. PSM bahkan pernah dicoba untuk dijatuhkan, tetapi kita selalu ada untuk menjaga marwahnya. Berbenah bersama, sebab kesetiaan bukan hanya tentang hadir saat semuanya baik-baik saja. Kesetiaan adalah tetap berdiri ketika badai datang, dan terus percaya pada lambang yang kita cintai. SEBAB CINTA TAK PERNAH MENGENAL KATA MENYERAH. EWAKO PSM ❤️ 📸 ig psmfans1915
1
1
822
Ewako Rizky Eka Pratama
Rizky Eka menjadi bagian dari skuad final Tim Nasional Indonesia pada ajang ASEAN Championship 2026. Good luck, semoga menjadi juara dan paccinikkangi karenannu, @Mrizkyekap24 !🦅 🇮🇩 #EwakoPSM #PSMMakassar @TimnasIndonesia @aseanutdfc
1
2
468
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Sepak bola Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Legenda PSM Makassar dan mantan pemain Timnas Indonesia, Muhammad Basri, telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 04.50 WIB. Muhammad Basri merupakan bagian dari skuad PSM Makassar yang menjuarai Perserikatan musim 1964-1965 dan 1965-1966. Beliau juga membela Timnas Indonesia sepanjang periode 1962-1973. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian untuk PSM Makassar serta sepak bola Indonesia. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. Selamat jalan, Om Basri. 📸 ig psm_som
1
2
1
5
729
Akhir Sebuah Era
3
5
10
449
MEREKA TIDAK SEKADAR MENANG. MEREKA MEMBUAT PRANCIS TERLIHAT BIASA. Banyak yang menjagokan Prancis melangkah ke final setelah penampilan luar biasa mereka sepanjang turnamen. Namun di semifinal, justru Spanyol yang menguasai panggung. Pada menit ke-21, Lamine Yamal memaksa Lucas Digne melakukan pelanggaran di kotak penalti. Mikel Oyarzabal maju sebagai algojo dan menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Spanyol unggul. Gol itu menjadi gol kelima Oyarzabal di Piala Dunia 2026, menyamai rekor gol terbanyak pemain Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Emilio Butragueño (1986) dan David Villa (2010). Petaka kemudian menghampiri Prancis. Pada menit ke-30, William Saliba harus meninggalkan lapangan karena cedera dan tampak tidak mampu menyembunyikan emosinya saat digantikan. Spanyol sama sekali tidak mengendur setelah jeda. Menit ke-57, Pedro Porro menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan kombinasi apik bersama Dani Olmo, membuat Spanyol semakin nyaman memimpin. Prancis yang sebelumnya tampil begitu dominan sepanjang turnamen dibuat tak berkutik. Tim yang mampu mengungguli hampir semua lawannya justru benar-benar didominasi oleh La Roja. Peluit panjang memastikan kemenangan 2-0 untuk Spanyol. La Roja menjadi negara pertama yang mengamankan tempat di Final Piala Dunia 2026, sekaligus mencapai final Piala Dunia pertama sejak 2010, saat mereka terakhir kali mengangkat trofi. Mereka kini tinggal menunggu pemenang antara Inggris atau Argentina. Kemenangan ini juga memperpanjang era emas Spanyol. 🏆 Final EURO 2024 🏆 Final UEFA Nations League 2025 🏆 Final Piala Dunia 2026 Tiga final turnamen besar secara beruntun. Mereka juga kembali menyingkirkan Prancis di semifinal, sama seperti yang mereka lakukan di EURO. Di usia 19 tahun, Lamine Yamal akan memainkan Final Piala Dunia pertamanya. Hadiah ulang tahun yang sulit dibayangkan oleh pemain mana pun. Final sudah menjadi milik mereka. Sekarang... giliran dunia yang harus mereka rebut kembali. #FIFAWorldCup2026 #WorldCup2026
4
4
1
7
6,562
Tidak ada senior yang akan menghukum. Tidak ada tugas membawa atribut aneh. Di PSM Makassar, MPLS hanya punya satu tujuan: Mengenal rumah baru. Mencintai lambang di dada. Dan berjuang untuk setiap suporter yang memenuhi tribun. Selamat datang di welcome. EWAKO!
1
3
1
4
354
Kejayaan itu pernah kita rayakan bersama. Kini, perjalanan itu dimulai lagi dari tempat yang sama. Selamat datang kembali, Coach. Semoga kisah indah itu kembali terulang bersama PSM Makassar. EWAKO!
1
3
1
4
384
JUDE BELLINGHAM, SEKALI LAGI MENJADI PENYELAMAT INGGRIS. Perempat final di Miami diawali dengan mengheningkan cipta untuk mengenang Jayden Adams, gelandang Afrika Selatan yang meninggal dunia di usia 25 tahun. Setelah itu, Harry Kane menjalani penampilan ke-120 bersama Inggris, menyamai rekor Wayne Rooney sebagai pemain non-kiper dengan caps terbanyak untuk Three Lions. Kini, hanya Peter Shilton yang masih berada di atasnya. Sebelum peluit dibunyikan, Jude Bellingham dan Erling Haaland saling menyapa. Beberapa menit kemudian, keduanya berdiri di sisi yang berbeda, memimpin negaranya masing-masing dalam perebutan satu tiket menuju semifinal. 36' Andreas Schjelderup lebih dulu membungkam publik Inggris. Umpan Martin Ødegaard diselesaikannya dengan sempurna untuk membawa Norwegia unggul 1-0. Mimpi kejutan itu semakin terasa nyata. Namun Inggris kembali menunjukkan alasan mengapa mereka begitu berbahaya di turnamen besar. Saat babak pertama memasuki injury time, 45+2', Jude Bellingham menyambut umpan Anthony Gordon dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol yang datang di waktu terbaik untuk mengembalikan momentum Three Lions. Babak kedua berjalan semakin menegangkan. Norwegia sempat kembali bersorak ketika Torbjørn Heggem mencetak gol dari situasi sepak pojok. Sayangnya, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena pelanggaran Erling Haaland dalam proses terjadinya gol. Skor tetap bertahan hingga 90 menit dan laga harus berlanjut ke extra time. Dan ketika pertandingan membutuhkan satu pembeda... 93', Jude Bellingham kembali muncul. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Morgan Rogers yang gagal diamankan Ørjan Nyland, sang gelandang mencetak gol keduanya malam itu sekaligus mengantar Inggris menang 2-1 dan melaju ke semifinal. Itu adalah gol keenam Jude di Piala Dunia 2026. Dari 11 golnya bersama Timnas Inggris, enam lahir di panggung Piala Dunia. Enam gol non-penalti di turnamen besar itu juga menyamai rekor Gary Lineker. Bagi Norwegia, kisah indah mereka harus berakhir di Miami. Mereka memberi perlawanan luar biasa, tetapi langkah menuju semifinal akhirnya terhenti. Sementara Inggris kembali membuktikan diri sebagai tim turnamen. Sebelum 2018, Three Lions bahkan gagal mencapai semifinal EURO maupun Piala Dunia sepanjang abad ke-21. Sejak saat itu, mereka telah menembus empat semifinal dari lima turnamen besar terakhir. Di Piala Dunia sendiri, ini menjadi semifinal ketiga mereka sejak 1990.
4
3
1
8
5,114
Adhyaksa FC (Kejaksaan FC) lupa satu hal yang sangat fatal... lawannya adalah Bhayangkara FC (Polri FC). Padahal siapa pun yang mengikuti Liga 1 pasti tahu, Bhayangkara FC bukan tim yang harus menguasai pertandingan untuk menang. Mereka pernah jadi juara berkat effective counter attack yang mematikan. Semakin lawan terlalu percaya diri menyerang, semakin besar peluang mereka menghukum lewat serangan balik. Makanya ketika kabar penggerebekan Jampidus ramai jadi perbincangan, timeline langsung dipenuhi candaan ala komentator bola. Banyak yang merasa seperti sedang menyaksikan sebuah laga ketika tim yang sedang gencar menekan justru mendadak kecolongan lewat satu counter attack yang mengubah arah pertandingan. Skor sementara: Bhayangkara FC 1–0 Adhyaksa FC.
9
12
1
24
3,816
Prancis di piala dunia 2026, dibawah pimpinan Jenderal Napoleon Mbappeparte
1
5
1
13
7,179
Katanya laki-laki pekerja keras itu membosankan. Jarang romantis, jarang punya waktu, pulang cuma bawa lelah. Kalau itu yang kamu anggap kekurangan, jangan pilih dia. Pilih saja yang pandai menghibur, jago merangkai kata, dan selalu punya waktu karena tidak terlalu sibuk mengejar masa depan. Siapa tahu, perut memang tidak kenyang oleh kepastian. Tapi setidaknya... kamu bisa tertawa setiap hari.
13
19
34
808
🇫🇷 DNA TIM TURNAMEN ITU BERNAMA PRANCIS. JENDERAL NAPOLÉON MBAPPARTE? BELUM BERHENTI MENAKLUKKAN. Maroko kembali memberikan perlawanan luar biasa. Selama babak pertama, Yassine Bounou tampil bak tembok. Bahkan penalti Kylian Mbappé berhasil ditepis—penyelamatan penalti ketiganya di Piala Dunia 2026 setelah dua kali menggagalkan Belanda. Namun tim besar selalu menemukan jalannya. Menit ke-60, Mbappé akhirnya memecah kebuntuan. Enam menit berselang, Dembélé menggandakan keunggulan. Hanya dalam enam menit, Prancis mengubah laga yang buntu menjadi kemenangan meyakinkan. Gol tersebut menjadi gol ke-20 Mbappé di Piala Dunia, hanya dari 20 pertandingan. Di usia 27 tahun, ia menyamai Lionel Messi sebagai pemain kedua dalam sejarah yang mencapai 20 gol di Piala Dunia, sekaligus menjadi pemain termuda yang mencatatkan 20 penampilan di ajang ini. Mbappé juga telah mengoleksi 8 gol di Piala Dunia 2026, membuat persaingan Golden Boot semakin panas. Satu-satunya kabar yang sedikit mengkhawatirkan adalah Mbappé ditarik keluar karena mengalami cedera ringan. Prancis tentu berharap sang "Jenderal" berada dalam kondisi terbaik saat semifinal nanti. Kemenangan 2-0 ini memastikan Prancis lolos ke semifinal Piala Dunia untuk tiga edisi berturut-turut, sekaligus menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di empat besar Piala Dunia 2026. Lawan berikutnya tinggal menunggu pemenang Spanyol vs Belgia. Sementara bagi Maroko, perjalanan kembali terhenti oleh Prancis dengan skor identik seperti edisi 2022. Meski gagal melangkah lebih jauh, Singa Atlas sekali lagi meninggalkan turnamen dengan kepala tegak dan membuat rakyat Maroko bangga. Dan satu pertanyaan mulai mengemuka... Jika Prancis kembali menjadi juara dunia, apakah Ousmane Dembélé sudah pantas masuk dalam perbincangan untuk meraih Ballon d'Or dua kali berturut-turut?
2
5
1
8
1,868
Dari kecil kita diajarin... ❌ Main bola pakai tangan = pelanggaran. Tapi ada satu negara yang berhasil bikin dunia bingung. Kalau yang pakai tangan itu Argentina, tiba-tiba naik kasta jadi "Tangan Tuhan." Lho... Tuhan yang mana? Setahu saya, Tuhan mengajarkan kejujuran dan keadilan, bukan mengubah pelanggaran jadi legenda. Yang lebih lucu lagi, puluhan tahun berlalu tapi dramanya seperti nggak pernah benar-benar selesai. Dulu ada "Tangan Tuhan." Sekarang setiap muncul keputusan yang menguntungkan Argentina dan memicu kontroversi, netizen langsung bercanda, "Yah... anak kesayangan FIFA lagi beraksi." Makanya jangan heran kalau setiap Argentina bertanding, banyak orang yang justru lebih penasaran siapa wasitnya daripada siapa lawannya. Bukan karena iri. Bukan karena benci. Tapi karena sejarahnya sendiri membuat setiap kontroversi terasa seperti pengulangan cerita lama. Kalau dari dulu pelanggaran bisa diromantisasi menjadi legenda, wajar kalau setiap kontroversi berikutnya selalu dikaitkan dengan masa lalu. Jadi ketika netizen bercanda, "Yang ditunggu bukan kick-off, tapi momen VAR," itu bukan muncul begitu saja. Semua berawal dari sejarah yang sampai hari ini masih diperdebatkan.
2
5
1
8
1,449
🤡 FAIR PLAY SEDANG CUTI HARI INI. POV: Ketika lawan datang bukan cuma bawa skuad. nitter.gq/memesvsfootball/status…
6
1
9
5,378
FIFA - Fixed It For Argentina
6
1
10
5,995
Siap menjalankan amanah fifa buat anak kesayangan
1
5
1
7
13,363
Negara upin ipin ini selalu dapat aza pemain kungfu sejak dini
1
5
7
330
Xawal retweeted
Banyak yang menyerangnya. Bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan, sorotan dan kritik sudah lebih dulu menghampirinya. Kata-kata dari luar lapangan perlahan menggerus ketenangan seorang legenda. Dan kini, perjalanan itu berakhir. Sejujurnya, ada rasa sesak melihat seseorang yang telah memberi begitu banyak kenangan justru dikenang lewat kegagalannya di World Cup 2026. Seolah puluhan tahun pengorbanan, air mata, rekor, dan mimpi yang ia wujudkan kalah oleh satu hasil pertandingan. Padahal, tidak semua kisah hebat harus ditutup dengan piala. Terima kasih, Cristiano Ronaldo. Terima kasih telah mengajarkan bahwa mimpi harus dikejar sampai langkah terakhir, meski dunia tidak selalu memberikan akhir yang kita inginkan. Tak perlu lagi memperdebatkan siapa yang paling hebat. Karena beberapa legenda memang tidak diciptakan untuk dibandingkan, melainkan untuk dikenang. Selamat beristirahat, Ronaldo. Nikmati hari-harimu tanpa tekanan, tanpa sorotan, tanpa tuntutan. Dunia sepak bola akan terus berjalan, tetapi akan selalu ada ruang yang terasa kosong ketika namamu tak lagi berada di atas lapangan. Terima kasih untuk semua kenangan. Saudade.
1
15
3
87
39,134
Waktu Modrić tersingkir, seluruh pemain Kroasia langsung menghampirinya. Neymar juga begitu, semua pemain Brasil datang buat menguatkan. Tapi saat Cristiano Ronaldo tersingkir, yang pertama menghampiri malah para pemain Spanyol. Cukup menggambarkan bagaimana hubungan dan rasa hormat di dalam tim masing-masing.
47
1,364
45
18,756
1,022,482