anjihad retweeted
Replying to @sosmedkeras
Belum nikah digoda buat pacaran, setelah nikah digoda buat cerai, setelah cerai digoda buat zina. Na'udzubillaahi mindzalik 🥲
anjihad retweeted
Takut Nikah muda alasannya karena banyak yang cerai
Lah... Pacaran lebih gila
Dah dientot, ngga dinafkahi, ngga disiapkan tempat tinggal, resiko hamil anak haram, pas mau ditinggal suka suka si pacar
Yang gitu malah di normalisasi
Kalo bukan GOBLOK, apa coba sebutannya??!!
Siapa yg akan kasih tau mereka soal Andalusia dan Bagdad..
This Post is from a suspended account. Learn more
anjihad retweeted
#TempoThread
💸 Sewa Alphard 25 juta sehari
💸 Tarif hotel 20 juta per malam
Mari kita sama-sama menaksir berapa banyak “uang rakyat” yang keluar untuk perayaan upacara HUT RI ke-79 di IKN..
A Thread
Di tengah keheningan kerja tiba2 tim gua yg gen z ngomong,
"Mas, aku izin war ticket 15 menit ya.."
😂
Lagi di kafe buat kerja, di sebelah 2 cewek yang lagi curhat. Satu jam berlalu kerjaan gua blm seberapa, tapi malah paham duduk perkara konflik rumah tangga orang lain.
anjihad retweeted
World historical picture of the day. Palestine will be free...!
Make it world trending tropic, guys! RT as much as you can!
anjihad retweeted
Agak mengkhawatirkan umat Muslim yang berpotensi terseret isu pilpres sedemikian jauh sehingga lupa bahwa perjuangan di parlemen tidak kalah pentingnya. Kasihan @PKSejahtera berjuang sendirian dengan jumlah kursi segitu-gitunya. Semoga 2024 tidak terulang kesalahan yang sama.
Replying to @FPKSDPRRI
@FPKSDPRRI @PKSejahtera menyampaikan 8 catatan penolakan terhadap Revisi UU IKN. Dibacakan oleh @MardaniAliSera dalam rapat paripurna hari ini ;
PKS tolak revisi UU IKN
“Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal (orang pintar) lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka shalatnya tidak akan diterima selama 40 malam.”
This Post is from a suspended account. Learn more
anjihad retweeted
🧵 @YouTube Kids is grooming children with LGBTQ+ propaganda🏳️⚧️🏳️🌈
I made an account and what I found was disgusting
Entah ini tanda2 apa, semakin ke sini cara orang makan makin aneh2.
Makan di aliran sungai dangkal, makan dgn view hewan buas, dan yg lg rame--makan di resto dgn pelayanan kasar.
Sesederhana makan aja butuh sensasi. Rasanya gak heran kalo masih byk yg susah definisikan bahagia.
Kita percaya Rasulullah adalah manusia terbaik, dan memang itu faktanya. Terbaik sebagai pemimpin, sebagai suami, sebagai ayah, sebagai kakek.
Tapi kenapa yg kita jadikan panutan hidup malah orang lain?


















