bianda retweeted
di surabaya km akan menemukan:
- mobil nyangkut kebalik di bahu jalan
- kursi pedestarian hilang
- besi jembatan dicolong
- warung makan tenda tepat di depan indo/alfa
- lampu merah digondol maling
- motor hilang bergiliran
- gaji underpaid kerja romusha
Alat Pengatur Traffic Light Hilang Dicuri Sebabkan Kemacetan Panjang di Mayjen Sungkono Surabaya
suarasurabaya.net/kelanakota…
congrats to all 02 voters, you really chose this kind of leadership for our country. the list below is REAL, and y’all still voted for someone with a record like this. DUMB DUMB AS FUCK. now the whole country has to live with the consequences. WE ARE SO FUCKED.
bianda retweeted
Idk who she is. Cuma mau konsisten dengan yang gua preach.
Sebaik-baiknya pamer, salah satunya adalah pamer buku. Pamerlah buku-bukumu. Karena dengan pamer, harusnya ada tekanan agar buku itu dibaca.
Shafa Harris borong banyak buku eh malah dinyinyirin netizen, kok bisa sih?!
Semuanya bermula pas Shafa pamer hasil belanja buku di Periplus mulai dari novel klasik sampai romance.
Nggak lama, ada netizen yang nyinyir kalau book haul Shafa cuma konsumerisme yang dibungkus seolah-olah intelektual.
Shafa langsung bales menurut dia tuh nggak semua orang beli buku biar keliatan pinter, sama kayak nggak semua yang ngritik otomatis lebih pinter.
Dia baca klasik karena tertarik, baca romance dan romantasi karena pengin kabur dari realita. Buat dia, baca itu hobi bukan ajang buktiin IQ.
Putri dari Faisal Harris ini juga nyentil balik ternyata si netizen yang nyinyir dia tuh suka pamer book haul juga.
Kalau prinsipnya cuma berlaku buat orang lain, itu bukan kritik tapi standar ganda dong.
Shafa bahkan nyindir netizen itu kayak kritikus sastra tanpa bayaran yang kelebihan waktu luang dan nyaranin beli buku soal self awareness.
Belakangan, kolom balasan di postingan netizen nyinyir itu malah dibatasin.
Shafa nyebut itu kelakuan pengecut soalnya setelah kehabisan argumen malah kabur gitu aja.
Hobi baca nggak butuh izin siapa-siapa deh ckck. Aneh banget netizen demen banget nyinyir 😫
bianda retweeted
tolol tolol makanya walikota e eri cok
KOTA TERBESAR NOMER 2 SE-INDONESIA, transum jelek headway jelek. sudah seharusnya skala prioritas tuh transum, walikota kok ngurusi parkiran terus. makanya kalau main jangan cuma jogja
PEMIMPIN TOLOL LAHIR DARI PEMILIH TOLOL KEK GINI
Replying to @koganenohikari
Tergantung skala prioritas di daerahnya sob. Di Surabaya, transum seadanya aja udh bisa memobilisasi masyarakat surabaya. Di sisi lain, surabaya gk segede itu jg buat prioritasin transum. Kecuali, transum lintas kota atau provinsi.
bianda retweeted
i wish we had a place like this, for meetups, dates and hangouts, instead of overpriced cafes



































