Mithrandir retweeted
“Negara Menindas, Kita Lawan!”, Seruan Women’s March Jakarta 2026
Women’s March Jakarta menggelar aksi demonstrasi pada Sabtu (7/11) di kawasan Jakarta Pusat. Mengusung tema “Negara Menindas, Kita Lawan!”, aksi ini membawa sembilan tuntutan yang menyoroti berbagai persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, hingga pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Massa aksi yang bergabung terdiri dari berbagai elemen, mulai dari perempuan, buruh, masyarakat adat, aktivis lingkungan, kelompok ragam gender dan seksualitas, hingga kelompok masyarakat sipil lainnya.
Mithrandir retweeted
Situasi di perempatan Jl. MH Thamrin dan Jl. Kebon Sirih, Women’s March Jakarta 7 November 2026 08:00
Mithrandir retweeted
REALL!! Ternyata bukan overclaim Gigiku beneran tambah putih. Dan karang gigi juga hilang😭
Mithrandir retweeted
PEREMPUAN BERSATU, TAK BISA DIKALAHKAN!
PEREMPUAN BERSATU, TAK BISA DIKALAHKAN!
PEREMPUAN BERSATU, TAK BISA DIKALAHKAN!
HIDUP PEREMPUAN YANG MELAWAN!
Mithrandir retweeted
MULAI CHAOS!
PEREMPUAN BERSATU, TAK BISA DIKALAHKAN!!! ✊💜
Aksi Demo Women's March Jakarta (WMJ) 2026.
UP UP UP! JANGAN SAMPAI KOMDIGI HILANGKAN SUARA KAMI!
Ironis, menterinya juga perempuan. Tapi asu dahlah. Kebebasan berekspresi seharusnya menjadi hak semua orang, bukan malah dibatasi.
Ini bukan sekadar demo perempuan. Ini perlawanan masyarakat sipil untuk hak, keadilan, dan kebebasan.
jangan cuma up jokowi kidzania
Mithrandir retweeted
Awalnya mahasiswa trisakti menagih janji dan wamen kemensesneg akan menemui tapi ujung ujungnya stafsus nya bilang wamen ngga bisa menemui alasannya rapat, terbukti mereka ngga bisa menjawab tuntutan.
Rumus matematika terbaru dari pemerintah: Data Statistik + Rapat Menteri = Masalah Selesai di atas kertas. Masalah aslinya di lapangan? Ya dipikir nanti
Mithrandir retweeted
Mahasiswa Trisakti Tagih Janji Tritura‼️
Mahasiswa Universitas Trisakti hari ini mendatangi Kantor Sekretariat Negara (Setneg) untuk menagih realisasi janji pemerintah terkait Tritura dan mendesak penanganan serius terhadap kebakaran hutan
Aksi ini merupakan tindak lanjut dari demonstrasi pekan lalu. Mahasiswa menuntut bukti nyata, bukan sekadar janji dan pernyataan pemerintah tanpa realisasi ✊🏻🇮🇩
#INDONESIASADAR
Mithrandir retweeted
🚨🚨🚨
MAHASISWA TRISAKTI HARI INI MENAGIH JANJI DI KEMENSESNEG SETELAH AKSI MENYAMPAIKAN ASPIRASI PADA 29 OKTOBER 2026
KAWAL TERUS ALGORITMANYA, BANTU UP KALAU LEWAT DI KALIAN !! #INDONESIASADAR
Mithrandir retweeted
Deretan Musisi Sampaikan Protes dan Gestur Tiga Jari pada AMI Awards 2026 di Depan Fadli Zon
Sejumlah musisi memanfaatkan panggung Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 untuk menyampaikan pesan protes dan solidaritas. Akbar Chalay dan Mingse, Hindia, hingga Perunggu terlihat mengacungkan gestur tiga jari ketika menerima penghargaan dalam ajang yang berlangsung di Jakarta, Rabu (4/11).
Sementara itu Basboi mengatakan bahwa biaya hidup itu urusan Pemerintah Indonesia.
Gestur tersebut menjadi sorotan karena muncul di tengah berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang sedang menjadi perhatian publik. Panggung penghargaan musik itu pun tidak hanya menjadi ruang perayaan pencapaian karya, tetapi juga dimanfaatkan sejumlah musisi untuk menyuarakan keresahan mereka.
Akbar Chalay dan Mingse meraih penghargaan kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik melalui lagu "Astaga Bercanda". Sementara itu, Basboi membawa pulang penghargaan Album Rap/Hip-Hop Terbaik lewat album "Kasablanka". Adapun Perunggu memenangkan kategori Duo/Grup Pop Terbaik melalui lagu "Pikiran yang Matang".
Momen lain terlihat ketika Hindia bersama Dipha Barus menerima penghargaan kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik lewat lagu "Nafas". Dalam pidato kemenangannya, Hindia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Hindia juga menyinggung masyarakat yang kesulitan bernapas akibat kebijakan yang tidak berpihak serta mereka yang masih diadu domba. Bersama Dipha Barus, ia kemudian mengacungkan salam tiga jari sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan untuk keadilan.































