Pinned Tweet
Kebakaran di wilayah Bromo sampai saat ini minggu (10/9) juga belum usai sampai pada akhirnya 2 hari lalu @tnbts_official mengeluarkan surat edaran kawasan bromo di tutup total pasca kejadian. Kebakaran sampai mengarah ke Bromo Hillside (Cafè 360°)
Dave retweeted
🚨BIG BREAKING: Nasib seluruh dunia akan ditentukan pada tanggal 7 November 2026.
Karena perang dunia ke-3 bisa saja terjadi dalam waktu dekat ini.
Penyebabnya adalah AS & ISRAEL yg sedang bersiap untuk perang NUKLIR melawan IRAN.
Kalau kejadian, ini adalah perang NUKLIR pertama sejak pristiwa bom atom di Hiroshima & Nagasaki pada tahun 1945.
WALLAHI WE'RE FINISHED.....😭
Under pressure from Israeli prime minister Benjamin Netanyahu, the Trump administration may be within days of launching a nuclear strike on Iran. The target would be Pickax Mountain in central Iran, where Israeli intelligence claims the Iranian government has restarted its nuclear enrichment program. No conventional weapon in the American arsenal can penetrate 300 feet of solid granite to destroy the tunnels where enrichment is supposedly taking place. The only military option is a nuclear strike. Netanyahu has been pushing hard for one. “Bibi calls Trump about it every day,” says an informed observer.
Netanyahu is cornered and desperate. After last week’s election results, he can’t form a government unless Trump intervenes directly in Israeli politics and brokers a deal with other parties that gives Netanyahu 61 seats in the Knesset. Otherwise, he is out as prime minister and on his way to ignominy, investigations and possibly jail. Netanyahu must stay close to Trump. He needs this war.
To that end, he’s applied maximum pressure to his closest allies in the administration, including Secretary of Defense Pete Hegseth and CENTCOM commander Brad Cooper. Both oppose a negotiated settlement to the war they’ve so grievously mismanaged; both are pushing to restart major combat operations. Secretary of State Marco Rubio and CIA director John Ratcliffe are also following Netanyahu’s lead, as are leaders of the Democratic Party. In a recent meeting on the subject, former president Barack Obama said he opposes the current Iran peace deal being drafted in Doha.
The rest of America’s longtime allies in the Middle East are terrified by the prospect of more war. On September 27th, Netanyahu flew secretly to Abu Dhabi to enlist the UAE in his lobbying effort for a final attack on Iran. The Emiratis refused. After eight months of conflict, Gulf economies are teetering. So are global energy and fertilizer markets. They won’t recover soon. Globally, there are a total of about 850 supertankers used to transport oil from producers to the rest of the world. In October alone, 11 of them were badly damaged in Hormuz. At this pace, a global depression is imminent. A nuclear strike would radically accelerate the destruction. Fallout from a ground explosion at Pickax Mountain would contaminate the Persian Gulf, poisoning the water supply for 100 million people.
And those are just some of the immediate consequences for the region. The rest of the world is every bit as exposed. No country other than the United States has ever used a nuclear weapon in war. Some would like to. An American nuclear attack on Iran would set a new precedent. The Russians have already told at least two other governments that an American nuclear strike on Iran would free them to use nuclear weapons against Ukraine. Pakistan and India would be tempted to do the same against each other, as would North Korea against Seoul. After the first nuclear strike, World War Three is inevitable. That war would be short and final.
We’ve been sleepwalking toward this moment for months. Since February, the administration has quietly rewritten America’s nuclear doctrine to make first use of so-called “battlefield nukes” easier and therefore more likely. No one in Washington in either party seems bothered by this. Now we’re on the brink of it.
Close observers say Trump is likely to decide by next weekend whether or not to use nuclear weapons. That would be November 7, six days from now. To his credit, he’s hesitating. At the moment, Trump is listening to his vice president, JD Vance, and to his envoy and friend Steve Witkoff, both of whom argue a deal with Iran can be made.
They’re right, though it won’t be simple. The Iranians are famously frustrating to negotiate with under any circumstances, and elements of that government have become more radical since Ayatollah Ali Khamenei and his family were killed in February. After decades of isolation, even relatively moderate Iranian leaders seem confused by how decisions are made in the West. (There is a widespread belief in Tehran, for example, that the United States government controls Israel.) But overall, people who have spoken to decision-makers in Iran say there is consensus there that more war is bad for everyone and a deal is worth making.
One group that hasn’t been consulted so far is the global population — the hundreds of millions of people who will be killed along with their children if Trump is pushed by Netanyahu into launching a nuclear strike next week. Now would be the time for them to speak up.
Dave retweeted
Terulang lagi, orang ini kembali akan bikin kalian salah mengira.😊
"Kalian semua tau gue lagi ngomongin siapa"
Dan semua salah mengira, tonton sampai habis.🤭
@prabowo @bang_dasco
Dave retweeted
syok bgt liatnya gak normal, masa bapak mertuanya (yang baju hitam) nyium menantu sampe kayak gitu😳
Dave retweeted
🚨🚨 MATHEUS CUNHA GIVES MANCHESTER UNITED THE LEAD! WHAT A COMEBACK! 🤯🤯
Manchester United 3-2 AS Roma.
This media is unavailable
Dave retweeted
Stop wak....✋️✋️✋️
Kalian harus tahu ini💥
AWALNYA PRABOWO DISKENARIOKAN
HANYA DUA TAHUN😄
Tapi di perjalanan
dia punya telinga di mana-mana.
Akrobat politik dimulai wak.
Isu MBG.
Isu Kopdes.
Kemarahan rakyat sipil
ditumpangi Genk Solo
bukan untuk memperbaiki,
tapi untuk mendongkel wowo.
Prabowo menjawab
bukan dengan teriakan.
Tapi dengan penggeseran papan wak.
Naga-naga yang dulu nyaman mulai disingkirkan. Ibaratnya Dari sepuluh,
lima digeser. Lima lagi dibuat pernyataan menyatakan SIAP MEMBANGUN BANGSA dan tidak membawa kabur duit yang dihasilkan di Indonesia keluar negeri.
Di tengah jalan dua di antaranya berkhianat wak. Sisanya hanya sekitar 30 persen yang benar-benar sejalan
dengan komitmen awal. Salah satunya masih bertahan di lingkaran Wantimpres.
Yang tersingkir tidak tinggal diam.
Mereka membiayai LSM.
Menghidupi buzzer.
Menyebar black campaign.
Setiap api ditiup.
Setiap retakan dilebarkan.
Perhatikan wak pola-polanya
Bukan hanya naga.
Singapura disebut ikut bermain
dalam usaha melemahkan kursi
Kepemimpinan prabowo.
Awak emamg selalu kritik prabowo
Tapi awak tidak suka cara-cara kotor
Dilakukan untuk merebut kekuasaan, apalagi jika kekuasaan itu jatuh kembali ketangan pria solo itu. Ampun dah. Trauma awak.....umat beragama di adu domba, orang-orang islamofhobia dipelihara dll.
Oligarki yang pontang panting pada saat di bentuk pkh langsung di lumpuhkan oleh orang genk solo melalui operasi jampidsus.
Lalu bagaimana Prabowo melawan?
1. Membiarkan isu ijazah Jokowi dan Gibran
berjalan sesuai jalur hukum. Info yang beliau terima hampir 90 persen bermasalah ijazah gibran dan jokowi bermasalah. Prabowo
Tidak perlu meng-orkestrasi hukum dan mempermainkan hukum cukup hukum tersebut berjalan sesuai rel-nya dan pelakunya Cukup tidak dilindungi. Itu saja.
2. Mengawal ruang MK dan MA
supaya hakim bekerja
tanpa intervensi Genk Solo.
Hukum dibiarkan berdiri sendiri.
Bukan disetir malam-malam wak dari balik layar.
3. Oknum militer yang korupsi atau pidana umum, tidak lagi disembunyikan di peradilan khusus. Dibawa ke peradilan sipil. Sinyal jelas wak supaya aparat yang saat ini bekerja di sipil jika berkhianat bisa langsung di adili di peradilan umum. Jadi tidak ada lagi pangkat pangkat jadi perisai.
4. Mencopot sekitar 50 persen
lingkaran A1 Genk Solo
dari pusat kekuasaan.
Kursi dikosongkan.
Digeser ke posisi yang tidak strategis
Pengaruh dipotong.
5. Membongkar skenario makar.
Ini pukulan telak wak.
Bukan hanya defensif.
Tapi membuka peta lawan
di depan publik.
6. Partai koalisi
tidak diberi restu membela Gibran.
Prabowo ingin hukum berjalan.
Tanpa subsidi politik.
Tanpa payung partai.
Biarkan semuanya telanjang.
Ini baru garis besar.
Bukan putusan final.
Bukan kepastian
Hanya analisis peta perang wak.
Yang terlihat
perang ini tidak lagi soal jabatan wakil.
Ini soal siapa yang memegang
keran ekonomi,
keran keamanan,
dan keran narasi.
Genk Solo main dari luar dengan isu dan massa.
Prabowo main dari dalam dengan kursi dan hukum.
Siapa yang tahan napas lebih lama,
dia yang menentukan
apakah dua tahun itu ramalan
atau hanya ancaman yang gagal.
Tambahan yang perlu diingat wak
- Massa marah bisa asli,
tapi arahnya bisa diganti di tengah jalan.
- Oligarki yang terluka
lebih berbahaya daripada oposisi formal.
- Negara luar tidak perlu mengirim tentara.
Cukup bermain di likuiditas, opini, dan panic.
- Pemimpin yang menang perang kursi
belum tentu menang perang perut rakyat.
Kalau rakyat tetap lapar,
semua akrobat bisa balik menelan tuannya.
Jadi pantau tiga jalur sekaligus wak.
hukum,
ekonomi,
dan jalanan.
Karena di republik ini
makar jarang memakai seragam.
Ia lebih sering memakai
tagar, rekening, dan senyum di podium.
Analisis politik -> indepensumatera
Up lg video beliau, semoga dengan tertangkapnya Jendra Polisi pangkat bintang 4 tsb bisa terkuak semua kasus² besar yg masih jadi misteri..
Dave retweeted
Sejumlah kendaraan taktis (rantis) dan personel Brimob bersenjata lengkap tampak bersiaga di sekitar area lobi Gedung Bareskrim Polri.
Penjagaan tersebut berlangsung menjelang konferensi pers terkait isu penangkapan seorang jenderal Polri. Sejumlah personel Brimob terlihat berjaga dengan perlengkapan lengkap, sementara kendaraan taktis disiagakan di sekitar gedung Bareskrim.
KONON KATANYA PERANG GENG SOLO DAN HAMBALANG SUDAH DIMULAI
Sejumlah kendaraan taktis (rantis) dan personel Brimob bersenjata lengkap tampak bersiaga di sekitar area lobi Gedung Bareskrim Polri.
Penjagaan tersebut berlangsung menjelang konferensi pers terkait isu penangkapan seorang jenderal Polri. Sejumlah personel Brimob terlihat berjaga dengan perlengkapan lengkap, sementara kendaraan taktis disiagakan di sekitar gedung Bareskrim.
Wah.. jangan² yg dibilang pak @realAmienRais bener nih..
Ngeri kali bah.!
Dave retweeted
Replying to @axxxsmm
Otak manusia itu hasil dari sesuatu yang dilatih. Misal km sering tf ke keluarga.
Ga di tf, mrk ngerasa ada yg janggal atau aneh. Jd merubah itu jg butuh latihan.
Dave retweeted
Replying to @myshawti
Respect ke jendral yang rela mencari doksli asli sampe ke tangkep loh ya 😹😹




























