
IMAJINASI.แ Terjaga, ๐ซ๐ฐ๐ป๐จ๐พ๐จ๐ต oleh suaramu. @foreverseekings, sajak ini ๐น๐ฌ๐ซ๐ผ๐ท dan dอiอlอuอpอaอkอaอnอโโsampai tอaอtอaอpอaอnอ mu bangkitkan ia kembali.
royalty - omegaverse.
Joined June 2025
- Tweets1.6K
- Following33
- Followers33
- Likes16
Pinned Tweet
โ โ
โโโโ rentry.co/delusisedu
โ โ
...Mereka bilang angin malam tidak baik untuk tubuh, tetapi ada kalanya kita membutuhkan kesegaran setelah berada terlalu lama di dalam ruangan.
Tak ada yang tahu kapan mereka akan kembali berjumpa. Sekaranglah waktu yang tepat.
"Hihi, dasar orang sibuk."
Dirapatkannya pakaian tidur menolak jamah angin malam. Lihatlah. Ia tetap saja Garreth yang tak lihai berdusta.
โคฟ
"Mari kita minum teh. Aku juga akan meluangkan waktu. Petang esok, apakah bisa?" @xarcazt
Esem manisnya terkulum hangat, sebelum ia meraih karya itu satu demi satu. Mengumpulkan seluruh jilid yang ada.
"Sepertinya saya harus kembali lagi kemari untuk membelinya usai membaca seluruh cerita ini." Saat itulah sihirnya baru bekerja, benar?
โคฟ
"...Nah! Kini dimanakah gerangan buku yang dikerjakan oleh Tuan Dokja?" @readerofstar
๐ด๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐๐๐, ๐ฎ๐จ๐น๐น๐ฌ๐ป๐ฏ. retweeted
โโ
ใ
คใ
คใ ๐ A present for @delusisedu ใ
Note: Selamat ulang tahun untuk yang mulia ratu, semoga kebahagiaan selalu menyertai anda.
โ Allan.
ใ
ค
๐ด๐๐๐ ๐๐๐
๐๐๐๐๐, ๐ฎ๐จ๐น๐น๐ฌ๐ป๐ฏ. retweeted
Mengesampingkan beberapa plester luka yang melilit jemarinya; buah dari pekerjaannya di dapur, dengan bantuan sang koki istana.
Alaric segera menyajikan kue ulang tahun tersebut bersama beberapa kotak perhiasan baru sebagai hadiah, "Selamat bertambah usia, @delusisedu sayang."
โ โ
"Yang Mulia,"
Menyembul jemala mungil dari balik karangan bunga.
"Selamat ulang tahun teruntuk raja hamba! Semoga Anda dipenuhi dengan kebahagiaan serta kebijaksanaan, juga kasih sayang tak terbatas.
Saya mencintai Anda, Yang Mulia Alaric @foreverseekings."
โ โ โ
Bersinarlah rautnya mendapati bantuan; mengundang senyum manis atas perhatian yang tercurah dari rajanya kali ini.
"Terima kasih, Yang Mulia." Tak lupa ia tawarkan dahulu kue untuk Alaric, dan duduk di pinggir kasur mereka. "Saya tidak akan memakan terlalu banyak, janji...!"
Hari-hari yang dahulu berlalu tanpa sedikitpun mengangkat kepala terasa bagai mimpi. Mimpi buruk yang sirna dalam perlindungan sang alpha.
Kesulitan ia membuka toples, namun belum hendak meminta tolong. "Saya harap ini tidak berlangsung lama... Perbuatan saya yang kurang sopan."
Setiap perlakuan sederhana dapat membuat kupu-kupu singgah dalam perut, selama ia bersama Alaric. Demikianlah cara sang alpha menghapus kecanggungan, menyisakan debaran seperti hari pertama.
"Saya berjanji, ini tidak akan terjadi lagi. Kali ini saja, mohon diampuni. Mm...?"
Kepalang basah. Ia yang telah dipergoki seperti ini, hanya dapat mendekap toples yang dibawa dan balas tertawa canggung. Kendati lantunnya tetap lembut, sungguh ia merasa malu sekarang.
"Apakah Anda pernah mendengar istilah semacam, 'selalu ada perut kedua untuk camilan'?"
...Oh. Cuaca malam ini cukup dingin, namun entah bagaimana dirinya merasa berkeringat. Lengkung teduh sang kasih mengundang ia untuk ikut tersenyum, kikuk; sebelum diperlihatkannya toples tersebut dengan isi yang belum terjamah.
"Anda sangat jeli, Yang Mulia."













