Pinned Tweet
Replying to @dmwsdq
Kepada: Yth. segenap teman di timeline,
Saya mohon maaf atas segala kesalahan lahir dan batin.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Replying to @yoeskenawas
Gila mmg... Perjuangan total lbh dr puluhan tahun era orba + reformasi... Mau dihancurin dalam 5 tahun
Keren mantap brother @prabowo
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Susah2 dulu narik abri biar ga berbisnis. Itu pun belum selesai. Sekarang dibalikin lagi. Hadeh...
Kementerian ESDM Serahkan 137 Hektare Lahan Eks Tambang di Kaltim ke Kopassus
jadi gini guys, kementerian esdm menyerahkan lahan seluas 137,1 hektare di kutai kartanegara, kalimantan timur, ke kementerian pertahanan lewat komando pasukan khusus atau kopassus
lahan itu sebelumnya berasal dari aset pertambangan batu bara, dan akan dipakai untuk mendukung pertahanan negara
bentuknya adalah alih status penggunaan barang milik negara atau bmn, berupa 102 bidang tanah, dan serah terimanya ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima atau bast pada jumat 6 november 2026
lokasinya di desa jembayan, kecamatan loa kulu, kabupaten kutai kartanegara, dengan luas 1.371.227 meter persegi
aset itu berasal dari perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara atau pkp2b milik pt multi harapan utama, dengan total nilai perolehan rp70,68 miliar
kepala pusat pengelolaan barang milik negara kementerian esdm, rakhmawati, bilang penyerahan ini bentuk kerja sama antarkementerian dan lembaga untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara
dia menyebut indonesia negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, wilayahnya luas dan kaya sumber daya alam, jadi butuh perhatian khusus soal kedaulatan
katanya juga, ketahanan energi jadi salah satu faktor utama untuk keamanan nasional, terutama di wilayah perbatasan
setelah bast ditandatangani, status penggunaan lahan resmi pindah ke kemhan atau kopassus, dan lahannya jadi tanggung jawab penerima untuk dipakai sesuai tugas dan fungsinya
jadi bahasa gampangnya, lahan bekas aset tambang batu bara seluas 137 hektare di kaltim resmi diserahkan ke kopassus supaya dipakai untuk kebutuhan pertahanan
nah menurut kalian guys, lahan bekas tambang seperti ini sebaiknya dipakai untuk apa supaya paling bermanfaat?
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Replying to @RadityoDharmaP
Saya kalau lagi kuliah, di gedung tuh keleleran para protokoler.
Dosennya bilang: saya tau nanti kalian disertasi pasti dibuatkan, setidaknya sebelum sidang dibaca dulu hiar jawabannya linier dengan apa yang dicetak. 😂
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Ini betul banget!
Karena model begini, jadi bahkan skripsi S1 banyak yang jauh lebih advance dari tesis dan disertasi.
Bahkan, asisten peneliti lebih banyak yang mahasiswa S1 daripada S2 (dan tidak ada yang S3). Ya gimana, wong yg S3 banyak pejabat 🫢🥲
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
akhirnya ketemu jg alasan kenapa ekonomi berbasis konsumsi kayak kopi kenangan dll tumbuh sangat cepat 5 tahun terakhir. thank you @joshuawalkersoc
Replying to @exalucidator
Ngantukan tuh pasti oranya
Replying to @exalucidator
jd inget di kantor lama ada SPV baru, pamer di tempat sebelumnya udah jadi manager bikin dashboard ini itu pencapaian wasweswos
pas ada diskusi aku bilang "lah ini mah harusnya SELECT DISTINCT dong" dia jawab "itu apa ya?"
bener aja ke depannya semua kerjaan aku dia take credit
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
jaman dulu di kantor ada org yg fafifu wasweswos AI, automation, dll trus pas discuss gw suggest “pake median aja”, trus dia lempar balik “median tu apa ya?”
Disitulah saya sadar perjalanan kita masih sangat panjang 🤣
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Boleh banget. Saya udah sering bilang, yang agak aneh itu model kurikulum S2 kita (hukum seengaknya) itu di-treat kaya MPhil/MRes (2 tahun, ada seminar, kelas metode, output publikasi dll). Padahal dibikin by coursework ya sah-sah aja.
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Berhubung twet ini, yang terjadi sekarang dengan ekosistem riset pendidikan tinggi dan mahasiswanya:
- S3 program tampungan pejabat dan pajang gelar — harusnya frontier research dan publikasi di sini tapi gak kejadian. Jadinya ekosistemnya cascade ke bawah.
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
2022 gue ada high level summit di Jakarta, pake si tante ini MC nya. Nada nya sempet ninggi ke gue.
Lo di hire karena gue bilang OK wahai tante. Next nya gak dipake lagi kan? karena apa, karena bahasa Inggris lu JELEK, wawasan lu gak cukup LUAS dan suka meremehkan orang.
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Replying to @Piztachioz
Temen gue orang PR pernah bikin press con client luar, media udah datang 40 lebih, lalu doi jadi MC… telat.
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
National news:
- wiretapping scandal
- geopolitical impact of Iran war and midterm elections
- KAI CEO corruption case
Pramonopura subplot:
- cat drama
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
kementerian kegelapan episode sidak ke gygy’s cafe punya nagita slavina ini menarik karena berjalan tanpa adanya APBN
seru banget ngeroasting di tempatnya langsung🤣
( ͡º ͜ʖ ͡º) retweeted
Replying to @dmwsdq @mhuseinali
Ke Arab harusnya biar biaya umroh/haji lebih murah dikit

































