
Crazy Poor Asian, Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger, Position Trader, Retail Investor | EWE (Enterpriser, Writer, Engineer) | @Footballisme @FilmaniaIndo
Jember Utara
Joined April 2009
- Tweets156K
- Following781
- Followers2.1K
- Likes4.1K
Pinned Tweet
Ternyata, LINE (2000) lebih tua daripada Friendster (2002). Tapi yang paling sepuh teteup mIRC (1995)..
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
8:00 AM: 🇺🇸Vance: "We started war to save America. No one can defeat us."
2:00 PM: 🇺🇸Vance: "War has no consequences on election. Trump is very popular. We are winning this."
4:00 PM: 🇺🇸Vance: "We lost the election due to war."
Believe me, he said all of this in one day.
Tapi bapak ketawa juga pas ditanyain kasus Kanjuruhan.
Listyo Sigit, Kapolri terlama, pernah mendapat bintang mahaputra, dipuji oleh Presiden karena bisa mengerahkan POLRI menanam jagung, bahkan oleh pimpinan Komisi III disebut polisi terbaik sepanjang sejarah ternyata jadi TSK sebagai pelaku kejahatan terjahat di sepanjang sejarah POLRI yakni menyadap kepala negaranya sendiri. Gilaaaa.
Dalam hal tertentu kita mencatat Presiden Prabowo bisa tegas. Selain Listyo Sigit, ada juga Dadan Hidayana yg dulu selalu dibela dan dipuji-puji oleh Presiden akhirnya digelandang ke pengadilan karena kasus korupsi gila-gilaan di program MBG.
Febrie Adriansyah yang katanya algojo koruptor dan merupakan orang kepercayaan Prabowo akhirnya dikirim ke pengadilan karena dakwaan korupsi di atas korupsi. Banyak lagi contohnya.
Jadi jangan keterlaluan berkorupsiria dan melakukan pengkhianatan, misalnya karena merasa sok dekat dengan Presiden Prabowo. Kalau Anda keterlaluan, ditindak tegas juga kan? Ayo, Pak Presiden, gembirakan rakyat dengan ketegasan yang lebih banyak lagi.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
BREAKING: Centrist Gadi Eizenkot surges to new high in the odds to become Israel's next prime minister.
59% chance.
🔗 polymarket.com/r/IsraeliPM
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Faisal Basri sudah meninggal dua tahun lalu, tapi sekarang rasanya pemikirannya lebih hidup daripada kita semua. Pada 2024, dia pernah bilang, “Kalau rupiah sampai Rp18.000–Rp19.000, situasinya sudah kacau. Subsidi nggak bisa lagi dibayar APBN karena uangnya habis buat proyek mercusuar.”
Dia juga memprediksi Prabowo bakal meninggalkan Jokowi, lalu Jokowi kecewa dan ketegangan mulai muncul. Kalau masalah ekonomi dan politik terjadi bersamaan, itulah krisis, paling lambat 2026.
Sekarang dolar sudah Rp18.160, dan kita memang sedang berada di 2026.
Dalam ceramah di Masjid al Musyawaroh, Kelapa Gading pada September 2000, Presiden Gus Dur mengungkap:
1. FPI adalah preman peliharaan keluarga Cendana seperti Tommy Soeharto.
2. Preman-preman FPI melaksanakan terorisme bom untuk menghalangi pengusutan korupsi keluarga Cendana.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
JUST IN: Ted Cruz officially predicts AOC will be the Democratic nominee for U.S. president in 2028.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Tak perlu menunggu empat tahun bagi warga Amerika untuk menghukum incumbent Presiden Trump dan Partai Republik yg mengecewakan. Andai kita punya mekanisme pemilu sela, setiap pemenang pemilu harus bekerja sesuai kehendak warga, tanpa hrs menunggu lima tahun baru bekerja.
ANALISIS FUNDAMENTAL INVESTASI DEPOSITO DI BANK DIGITAL VS. BANK TRADISIONAL: LEBIH CUAN YANG MANA?
edwindianto.wordpress.com/20…
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Crypto is showing incredible signs of maturity here. Assets that are directly impacted by election results are getting hammered ($TRUMP, $WLFI, AI-linked miners), while assets that are not ($BTC, $ETH, $SOL, etc.) are doing fine.
A few years ago, people treated crypto as one big hot ball of money. Those days appear to be over. Remarkable.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Misteri Mayor Teddy dan Skandal Pegasus: Menguak Perang Brutal Faksi Intelijen di Balik Penangkapan Eks Kapolri
Menghilangnya Mayor Teddy dari ruang publik bukanlah sebuah kebetulan administratif. Sosok kuncen yang menjembatani transisi kekuasaan dari ring satu Joko Widodo ke Prabowo Subianto ini lenyap tepat di tengah pusaran operasi penangkapan mantan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Di balik layar, sebuah eskalasi pertempuran faksi intelijen yang sangat brutal sedang terjadi. Manuver "hilang jejak" ini merupakan indikasi kuat adanya karantina tingkat tinggi dalam upaya pembongkaran spionase politik terbesar pada masa transisi ini.
Berikut adalah bedah forensik dari anatomi operasi pengintaian dan pembersihan faksi intelijen bayangan:
Karantina Sang "Brankas Hidup" Mayor Teddy adalah repositori rahasia sebuah brankas hidup yang menyimpan lalu lintas komunikasi dan keputusan strategis dari dua presiden. Ditariknya Teddy dari ruang publik kemungkinan besar merupakan operasi pengamanan internal (safeguarding) oleh Istana. Mengingat rekam jejak kedekatannya dengan Ahrie Sonta di masa lalu, Istana harus mengarantina Teddy untuk mencegahnya disandera oleh opini publik, dijadikan target psy-war faksi lawan, atau dijerat manuver pembocoran informasi (doxing).
Senjata Gelap Deep State: LIMS vs Pegasus Skandal ini kian mengerikan saat anatomi alat sadap dibedah. Terdapat bifurkasi tajam antara LIMS dan Pegasus. LIMS adalah fasilitas penyadapan jaringan seluler resmi yang prosedurnya tunduk pada undang-undang. Sebaliknya, munculnya narasi Pegasus menandakan kejahatan tingkat tinggi. Pegasus adalah cyber-weapon kelas militer yang mampu membajak perangkat keras secara zero-click, sepenuhnya di luar kendali operator telekomunikasi. Jika faksi Listyo Sigit terbukti mengoperasikan Pegasus yang lisensinya bernilai ratusan miliar dan terikat geopolitik Israel ini mengonfirmasi eksistensi deep state (negara di dalam negara) yang mempersenjatai diri menggunakan dana hitam non-APBN.
Pabrik Kompromat Transisi Kekuasaan Daftar target yang mencakup politisi, media, LSM, hingga pengusaha membuktikan bahwa mesin sadap ini bukan sekadar alat pantau, melainkan pabrik pemanen kompromat (materi pemerasan) yang sistemik. Operasi ini dirancang murni sebagai alat kontrol kekuasaan ilegal untuk membungkam aktivis, menyandera loyalitas politisi, dan menekan pengusaha secara brutal selama masa transisi politik 2025–2026.
Taktik Bumi Hangus (Scorched Earth) Penghapusan file log sadapan pada Oktober 2026 adalah cerminan kepanikan operasional (panic wipe). Saat para eksekutor lapangan (seperti Eko Hadi yang berlatar belakang TIK) menyadari rezim pemerintahan yang baru mulai melacak anomali server intelijen, mereka langsung bermanuver memutus rantai bukti digital. Tujuannya satu: mencegah transkrip sadapan itu ditarik kembali ke meja sang mantan Kapolri.
Penangkapan Listyo Sigit dan gerbong jenderalnya memberikan sinyal absolut bahwa Presiden Prabowo sedang membongkar dan melumpuhkan total infrastruktur intelijen bayangan warisan masa lalu. Kini, episentrum pertarungan bergeser dari arena politik ke meja laboratorium digital forensik. Tantangan terbesarnya: mampukah penyidik memulihkan jejak audit (audit trail) yang sengaja telah dihanguskan untuk selanjutnya membuktikan siapa bohir utama di balik operasi penyadapan ilegal berskala masif ini.
🕳🕳🕳🕳🕳🕳🕳
@MuchtarLuthfi77
#AbieLuthfi |
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
BREAKING: Indonesia deploys over 20,000 troops to its capital as 3 senior police generals are detained over an alleged wiretapping operation targeting the president.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
DEMS could CRASH crypto, Trump can't VETO.
Crypto prices could fall without Dems passing a single law.
All they’d have to do is keep the bill OFF Trump’s desk.
If there's NO bill, then there's nothing to VETO.
Here’s what Dems can do:
1. Kill the CLARITY Act
They already stopped it once in the Senate (49–50). Now that they run Congress, it may never get another vote.
2. Put Elizabeth Warren in charge
The “Anti-Crypto Army” leader is expected to chair Senate Banking, which means every crypto bill goes through her.
Warren already warned that passing CLARITY could put the U.S. economy at risk.
3. Bring back Sherrod Brown
Crypto spent $64M+ to keep crypto’s toughest critic out of the Senate.
Brown won anyway, and he could get a key spot on crypto’s committees.
4. Run crypto’s committees
At least 6 pro-crypto lawmakers lost and Maxine Waters is set to take over House Financial Services.
Dems now chair both committees that write crypto rules.
5. Investigate Trump’s crypto business
Trump made ~$1.4B from crypto in 2025. Dems now have subpoena power to dig into it.
6. Stall Trump’s regulators
Pro-crypto regulators could get blocked. Dems can slow or block SEC, CFTC and FDIC nominees.
7. Freeze the Strategic Bitcoin Reserve
It only exists by executive order. Unless Congress puts it into law, a future president can reverse it.
8. Run out the clock
If they keep major crypto bills off the floor, Trump could leave office in 2029 without signing them.
In short, dems don’t need to pass anti-crypto laws.
They just need to block pro-crypto ones.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Kariernya melejit krn bantuan sang ratu.
Jabatan puncaknya bertahan lama karena keinginan sang ratu.
Dia dijanjikan jadi wakil jika anak sang ratu menjadi 01.
Ini bukan rahasia lagi dikalangan jamaat agamanya dan disupport penuh.
Siapa yg tidak nekat jika demikian?
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Godzilla Minus Zero ini adalah bukti nyata bahwa bikin sekuel yang sama bagusnya itu memang susah tapi bukan mustahil. Takashi Yamazaki gak cuman sekedar naikin skala dan ancamannya jadi lebih gede, termasuk juga lebih ramai layaknya sebuah sekuel, tapi juga tetap ngejaga jiwa Godzilla Minus One yang tiga tahun lalu udah berhasil bikin takjub banyak penontonnya.
Drama manusia di tengah kehancuran pasca-perang Jepang masih jadi jantung cerita Minus Zero. Kali ini ngambil set waktu dua tahun pasca Minus One. Keluarga Shikishima (Koichi, Noriko, dan putri angkat mereka) juga masih pusat emosional, dengan trauma, rasa bersalah, dan perjuangan mereka demi hidup normal.
Openingnya langsung ngasih tahu kalau Ghidorah jadi musuh baru. Minus Zero dibuka dengan serangan Ghidorah yang brutal di kota Matsumoto. Gak pakai basa-basi, penonton langsung tahu kalau kali ini bukan lagi cerita soal Godzilla sendirian, tapi ancaman naga kaiju paling ikonik di semesta Godzilla. Ghidorah ngedominasi bagian awal Minus Zero, sementara Godzilla baru muncul belakangan dengan momen comeback yang luar biasa. Fokus awal lebih banyak ke Ghidorah dan usaha manusia berhadapan lagi dengan sesuatu yang besar dan asing dengan segala keterbatasan mereka.
Transformasi Ghidorah jadi King Ghidorah jadi salah satu adegan paling keren sekaligus paling ngeri di Minus Zero. Efek visual garapan Shirogumi di bawah supervisi Takashi Yamazaki kembali nunjukkin kelasnya di sini. Terutama di final showdown di Ginza yang super epik, brutal, spektakuler, dan penuh stakes emosional. Gak cuma saling hantam, tapi seperti film pertamanya, juga ngelibatin strategi manusia, pengorbanan, dan klimaks yang pantas ditunggu setelah penantian panjang. Skalanya., visualnya, tiap atomic breath, gravity beams, badai listrik, hingga regenerasi Godzilla terasa berat, detail, dan imersif, bikin Minus Zero pantas ditonton di layar terbesar yang bisa kamu temui, apalagi kalau nontonnya di IMAX. Dan saya masih belum nyebutin score dari Naoki Satō yang selalu meriding di tiap adegan kemunculan para kaiju.
Pada akhirnya, Godzilla Minus Zero gak sekadar sekuel yang berhasil menyamai kekuatan pendahulunya, tetapi juga ngebuktiin kalau bikin besar skala kehancuran gak harus ngorbanin kekuatan cerita. Yamazaki tahu kapan bikin kita takjub sama para monsternya dan juga tahu kapan harus balikin perhatian kita sama cerita manusia-manusia yang jadi korban di tengahnya. Salah satu sekuel terbaik yang pernah dibuat dan juga jadi salah satu film terbaik tahun ini.
4,5/5
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Replying to @wakcis
jendral halu specialist isu PKI
satu²ny panglima TNI yg diturunkan ditengah jalan, dan yg menurunkan adl kang kayu dari solo itu, maka panteslah kl kesumatnya ampe ubun² 😂







































