DITA retweeted
Palari Films presents the official poster for Ariani Darmawan’s debut feature ‘DESEMBER JANI’ starring Chempa Puteri, Hyori Mika, Sigit Wimala, and Tutie Kirana.
Coming to cinemas on December 10, 2026.
DITA retweeted
Pertanyaan menarik. Secara teknis, bisa dimulai dr masalah paling dekat yg jadi masalah bersama. Entah jalan rusak, parkir liar, sampah, dll. Dan ga perlu bikin forum baru juga, bisa numpang yang udah ada dan udah berjalan. Bisa lewat kelompok ronda, karang taruna, grup WA dll.
DITA retweeted
Jangan salah sangka ya, AMI awards ini yayasan independen dan tidak berhubungan langsung dengan pemerintah. Mereka memberi kami kesempatan, tanpa ada larangan apapun untuk bersuara. Rispek diberikan.
DITA retweeted
catatan sejarahnya bahkan udh semerah dan penuh amis darah, tapi masih banyak yg memilih menutup mata dan pura pura lupa. padahal di luar sana, masih banyak keluarga para korban yg bahkan mungkin namanya tidak sempat tercatat, masih mencari keadilan.
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
DITA retweeted
Listyo itu harusnye uda jadi tersangka sejak Kanjuruhan, pembunuhan Gamma, Alif, Affan, sampai kriminalisasi 700an lebih orang muda Agustus tahun lalu. Nyadap kepala negara yg jarang menggunakan isi kepalanya ga lebih besar dari peristiwa-peristiwa tersebut.
DITA retweeted
Di negeri ini, korban selalu dituntut menyesuaikan diri dengan keadaan. Yang dilecehkan disuruh menjaga diri, yang miskin disuruh bekerja keras, yang keracunan disuruh lebih teliti. Rakyat dipaksa beradaptasi, sementara yg seharusnya bertanggung jawab terus luput dari tuntutan.
DITA retweeted
"Kasihan Raffi Ahmad difitnah"
"Kasihan pak Prabowo disadap"
"Kasihan Pemerintah dikritik terus"
Tapi ga pernah kasihan warga yang kena karhutla, bayi yang kena ispa, anak sekolah yang keracunan MBG, rakyat yang dicekik pajak. Emang dasar buzzer goblok!! 😵
DITA retweeted
Dulu orang tua saya kalau ngedoain, "Semoga lancar rejekinya, biar bisa beli mobil."
Saya gak ngerti kenapa spesifik itu. Tapi kami tinggal di kabupaten yang angkot terakhir pun adanya jam 5 sore. Ternyata di negara car-centric gini, mobil jadi penting untuk case-case emergency.
DITA retweeted
Ada karhutla diem
Ada gempa diem
Bahan pokok naik diem
Rupiah melemah diem
Ada sabung elite "kok jadi begini negara kita"
SYUKURIN, SYUKURIN, SYUKURIN
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.
Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini.
*SBY*
Setuju sama ini.
Replying to @xathrya
maxxing di jaman mulyono, tapi sebenarnya ini konsekuensi reformasi yang belum tuntas, mental watak dan ego abrinya masih dirawat dan diwariskan
DITA retweeted
Si paling korban lupa dia merusak demokrasi negara ini & akuntabilitas sejak jd pejabat?
- Asistennya jd komisaris BUMN (??!)
- Keluarganya jd bupati, lulusan SMA, dilantik baru ambil S1 & lulus dlm 1.5 tahun
- Keluarganya jd anggota DPRD
- Ngajak artis jd walikota bupati & ditolak sama artisnya
- Endorse komika MW jadi walikota tangsel
Generasi muda susah2 berjuang belajar biar punya skill, dia susah2 pake popularitas buat mencapai keuntungan dgn ngajak org2 ga kompeten jadi pemimpin 🤮 🤮
DITA retweeted
Membaca adalah ancaman. Semakin banyak membaca, semakin banyak bertanya. Semakin banyak bertanya, semakin sulit dibohongi. Semakin tinggi literasi, semakin sulit dikontrol. Jadi mending dikasih makan, soalnya kalo dikasih buku jadi melawan.
Wkwk jejak digital emang mengerikan. Mikir dah asli kalau mau ngomong tuh, amit2 jangan sampai kejebak pengkultusan individu gini. Jgn sampai kejebak pikiran kalau ngikutin sesuatu dr Tiktok itu legit.
DITA retweeted
If this doesn't radicalize you, I don't know what will
Pedagang singkong asal Pekalongan, Andi Supriyatin, menangis saat memeluk anaknya seusai penahanannya ditangguhkan dalam kasus dugaan penghasutan terhadap penguasa umum terkait aksi 28 Oktober 2026.
"Maafin ayah. Kita pulang ya, kita pulang," kata Andi Supriyatin saat memeluk anaknya.
Sebelumnya, Andi ditangkap oleh Bareskrim Polri akibat dugaan tindak pidana penghasutan terhadap penguasa umum terkait aksi 28 Oktober 2026 di Jakarta. Dia juga ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Adapun Andi mengikuti aksi 28 Oktober 2026 di Jakarta setelah bersepeda dari Pekalongan, Jawa Timur.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Penulis: Ahmad Zilky
Video Jurnalis: Ahmad Zilky
Penulis Naskah: Ahmad Zilky
Video Editor: Ahmad Zilky
Produser: Nursita Sari
~NJ #Peristiwa #Viral #demo #demo28oktober #pedagangsingkong #hukum #AndiSupriyatin
DITA retweeted
Ada yang baru dari kami!
Quarterly Population Review (QPR) hadir sebagai publikasi berkala Lembaga Demografi FEB UI yang mengangkat isu kependudukan dan pembangunan melalui kajian ilmiah.
Edisi perdana membahas migrasi pekerja perawatan (care workers), mulai dari meningkatnya permintaan global hingga tantangan pemenuhan kebutuhan perawatan di Indonesia.
Baca QPR Vol. 1 No. 1 melalui tautan berikut:
🔗bit.ly/QPR-LD2609
atau pindai QR code pada unggahan ini.
⸻
Quarterly Population Review (QPR) merupakan publikasi berkala Lembaga Demografi FEB UI yang membahas isu kependudukan dan pembangunan melalui kajian ilmiah. Terbit setiap tiga bulan, ikuti setiap edisinya untuk memperluas wawasan mengenai dinamika kependudukan.
#ldfebui #DemographicBasedDevelopment #QuarterlyPopulationReview #QPRLD #carework #pekerjaperawatan
DITA retweeted
habis stalk beritanya langsung sedih.. ketiga mayat ini ditemukan dalam kondisi 2 nya terikat, terus satunya ada lubang didada
dan paling sedih lagi, pas di autopsi itu cuman sisa tulang belulang yaallah 😭 dan telapak tangan mereka semua tuh udah GA ADA.. dalam artian di hilangin, entah karena sengaja dihilangkan sebelum dibuang ke laut atau gimana. tp ini beneran pembunuhan berencana yg KEJAM bgt yaallah
dan tim forensik udah ngundang keluarga 2 aktivis yg hilang, tapi tau gak.. pihak keluarga ngaku kalo mereka ga pernah sama sekali nerima undangan tersebut
kalo masih ada yg ngebencandain aksi kamisan dengan bilang “udah bertahun tahun tapi masih gamon” jahat bgt sih ajg sumpah nirempati
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
DITA retweeted
2 films centering on women-centric stories will be released in theaters on December 10, 2026.
• Ariani Darmawan’s ‘DESEMBER JANI’
• Ismail Basbeth’s ‘SARA’





































