JOSEON TALE (@fusetory) header
JOSEON TALE (@fusetory) profile picture

(n) from laboratory to story. Exploring the realms of time and imagination through the past, present, and future with our enchanting tales.

Joined January 2024
Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)Photo by JOSEON TALE (@fusetory)
ㅤ ᝰ ⠀BINGO QUEST ㅤ
1
8
1
10
994
dibanding yang dimiliki pasukan bandit Donghak. Barisan pemanah ditempatkan jauh dari garis depan. Secara jumlah, tentara kerajaan mungkin kalah. Tapi persenjataan mereka jauh lebih efektif dan mematikan. Kedua belah pihak meyakini kemenangan pasukan masing-masing, terlepas dari
1
138
menyambut seruan pemimpin mereka dengan sorakan. Setelahnya, tanpa aba-aba apapun lagi, mereka menyerbu pasukan tentara kerajaan. Hari itu, tanah Joseon basah oleh pertumpahan darah rakyatnya.
1
1
103
ㅤ ⸻ ㅤ
2
120
istana. Nyatanya, kekosongan pertahanan yang ditampakkan pemerintah merupakan sebuah strategi untuk membuat para bandit lengah. Sekitar 500 meter dari gerbang istana, telah menanti barisan rapat tentara kerajaan dengan baju zirah, kuda, dan senjata yang jauh lebih tajam
1
58
ㅤ ❛ THE PEASANTS MOVEMENT: ⸻ REVOLT ㅤ
1
6
219
mana-mana, pemerintah seperti tak siap. Membuat bandit Donghak semakin murka, merasa mereka dianggap remeh oleh para pemegang kekuasaan. Sisi baiknya, mereka memang tak perlu mengerahkan terlalu banyak tenaga dan kehilangan pasukan sebelum mencapai tembok yang mengelilingi
1
39
gentar, namun yang ini berasal dari puluhan ribu petani yang berang. Gemanya jelas mampu menciutkan siapapun yang mendengar. Lapisan demi lapisan pertahanan Hanyang berhasil ditaklukkan pasukan bandit Donghak. Entah mengapa, meski desas-desus serangan ini sudah tersebar ke
1
36
Keberhasilan pada dua aksi sebelumnya turut meningkatkan kepercayaan diri mereka bahwa rencana ini akan berhasil. Seruan berbunyi, "Runtuhkan pemerintahan korup!" dan "Sejahterakan petani dan penduduk miskin" bergema di sepanjang jalan. Satu dua teriakan mungkin tak akan membuat
1
76
Sejumlah informasi mengenai penjagaan istana sudah mereka dapatkan lewat pengintaian dan interogasi beberapa tentara kerajaan yang berhasil mereka tangkap. Mereka juga berhasil mendapatkan beberapa senjata seperti yang digunakan pasukan kerajaan, meski jumlahnya tak banyak.
1
29
Joseon. Mereka percaya, apabila serangan mereka kali ini berhasil, hidup mereka akan jauh lebih sejahtera tanpa tindak sewenang-wenang pejabat daerah yang menginjak-injak kehidupan warga miskin. Berbekal rencana cermat, mereka yakin mampu menembus pertahanan.
1
28
didengar para pejabat yang sibuk memperkaya diri sendiri. Berbeda dengan aksi sebelumnya, di mana para bandit menargetkan rumah-rumah pejabat dan orang kaya, serangan kali ini memiliki skala yang jauh lebih besar. Tujuan mereka lebih ambisius; istana kerajaan, pusat pemerintahan
1
28
rapat dan menggenggam senjata sederhana; tombak dari bambu, garpu tanah, cangkul, hingga arit yang biasa mereka gunakan untuk bertani. Alat-alat yang membantu mereka bertahan hidup sehari-hari, kini menjelma alat perlawanan demi melantangkan suara yang selama ini tak pernah
1
45
Matahari baru mengintip sedikit dari balik awan ketika derap langkah puluhan ribu pasang kaki terdengar menggetarkan Hanyang. Jika pada aksi-aksi sebelumnya mereka terkesan serba rahasia, kini para bandit Donghak menampakkan diri dengan jelas. Masing-masing dari mereka berbaris
1
34
Di tengah pekat malam, sekelompok manusia berpakaian gelap lengkap dengan penutup wajah, bergerak sehening mungkin antara suara jangkrik yang bersahutan. Dengan keberhasilan merampok kediaman Ryu Hwiseong dan Won Sorang, mereka lebih percaya diri ‘tuk menyambangi kediaman
⠀⠀⠀ ⠀🔔 NOTIFICATION: TARGET CLUE 🔔 Dikenal sebagi satu-satunya anak di keluarganya. Seorang yang rajin dan saat ini bekerja di pemerintahan. REPLY YOUR ANSWER 🔻
1
1
141
bila tidak ingin ketahuan oleh si tuan rumah. Salah satu bandit melihat tumpukan berkas yang masih tergeletak di atas meja, dokumen penting yang berkaitan dengan Nona Seo Hwa. Tanpa pikir panjang ia segera mengambil berkas tersebut. Selepas berhasil mendapatkan apa yang mereka
1
35
cari dan mengantongi pelbagai barang berharga, para pencuri meninggalkan kediaman tersebut dengan tenang dan kembali menyatu dengan malam. Kini hanya tertinggal satu rencana besar.
35