Pinned Tweet
Satu hal yg baik akan dimulai, dr tujuan yg baik jg, kalau sesuatu hal sdh tdk bisa dipaksakan, paling benar adlh melepaskan, merelakan, sesuatu yg sdh tdk bisa lgi bersama, sesuatu yg tdk bs lg bersatu, memang terkadang puncak kebijaksanaan tertinggi adlh mengiklaskan, Sudah...
SEBUAH UTAS SENG BENER2 BAIK UNTUK DIBACA PARA TEMEN2 SLEMAN FANS
Nunut Diskusi @TheShooter_id
Pertemuan semalam antiklimaks, ya ora? Pertanyaannya masih berkutat pada Hanif Syahbandi yang batal bergabung, budget belanja pemain, agen pemain, dan sejenisnya. Padahal, urgensi saat ini adalah: bagaimana evaluasi dan rencana PSS ke depannya?
🤡 retweeted
Masihkah ngamuk, ngobong, dan ngrusak menjadi solusi? Kembali ke masing-masing. Namun, apa tidak kesel kalau setiap musim harus terus-menerus berada dalam lingkaran kemarahan yang sama?
Kritik harus tetap ada, tetapi arah dan tujuannya juga harus jelas.
🤡 retweeted
Hahahaha tukang cukur dipajaki itu mah VOC 🤣🤣🤣 bukan kita Hahahaha...
Sepakat pak sultan 🙏❤️
🤡 retweeted
gue gak sabar nunggu moment ini
Kalau alumni TRISAKTI angkatan terdahulu beneran ikut turun juga 10 november nanti, GOKILLL SIHH 😭🔥
#PanjangUmurPerjuangan
🤡 retweeted
eh sumpah ya makin banyak yang buat narasi seolah prabowo korban. @prabowo sekalipun lu dikhianati, lu bukan korban. mau lu ditikam dari segala sisi pun nggak menutup fakta kalau lu nggak kompeten mimpin negara. lu udah gagal sebagai presiden.
🤡 retweeted
"PRABOWO ADALAH KORBAN"
meanwhile, real korban:
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
🤡 retweeted
KONTOL DULU NGATAIN GUE AKUN PELIHARAAN REZIM!
Kalian masih pada follow akun JEMBUT ini?
Setiap kali dia bilang “WAK” rante dajjal lepas satu.
🤡 retweeted
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
🤡 retweeted
Disadap atau nggaknya Prabowo, itu nggak mengubah kenyataan bahwa kinerjanya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dinilai gagal, begitu juga dengan kebijakan-kebijakannya yang banyak merugikan rakyat. Jadi, jangan sampai kita gampang terbolak-balik. Tanpa isu penyadapan pun, berbagai masalah dalam pemerintahannya sudah terlihat sendiri.
Biarin mereka saling berhadapan, tapi kita tetap fokus pada apa yang sedang kita tuntut! Jangan gampang terdistraksi. Tugas kita tetap menyuarakan karhutla, dampak MBG dan Kopdes, rupiah yang tembus Rp18 ribu, IHSG di kisaran 4.000-an, serta ribuan kebijakan pemerintah yang dianggap ngawur itu.


























