Nys Augustina Gita retweeted
Guys, Safiera cewek Indonesia yang SMA di Korea pakai beasiswa, lanjut S1 double major ilmu komputer dan bisnis teknologi di kampus riset top Korea, publikasi jurnal ilmiah tahun ketiga, nulis buku Kimchi Confessions tentang kehidupan nyatanya merantau baru ngobrol sesuatu yang menurut gua adalah salah satu obrolan paling penting yang perlu didengar oleh perempuan muda Indonesia sekarang.
Dan gua mau mulai dari kalimat yang paling nyakitin yang pernah dia terima dari teman sekolahnya sendiri.
"Ngapain belajar capek-capek, bukannya nanti nikah juga digituin?"
Safiera bilang waktu itu dia bingung mau jawab apa. Tapi sekarang setelah dia ngelewatin semua yang dia ngelewatin SMA di Korea, kuliah double major, publikasi jurnal, nulis buku dia punya jawaban yang sangat jelas dan sangat tidak bisa dibantah.
Perempuan yang tidak berpendidikan tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Dia merugikan anak-anaknya. Karena ibu adalah madrasah pertama. Sekolah pertama yang pernah dimasuki setiap manusia di muka bumi adalah pangkuan ibunya.
Dan ibu yang tidak berpendidikan akan melahirkan generasi yang tidak berpendidikan. Bukan karena anaknya bodoh tapi karena fondasinya tidak dibangun dengan benar dari awal.
Dan ini bukan opini Safiera semata. Ini fakta yang sudah dibuktikan berkali-kali oleh data pendidikan global. Tingkat pendidikan ibu adalah prediktor terkuat dari tingkat pendidikan anak jauh lebih kuat dari pendapatan keluarga, fasilitas sekolah, atau bahkan tingkat pendidikan ayah.
Tapi gua mau mundur dulu dan cerita soal perjalanan Safiera karena ini yang bikin semua pemikirannya punya bobot yang beda dari sekadar teori.
Safiera bukan anak kaya yang tinggal di Jakarta dengan akses ke semua fasilitas. Keluarganya naik turun secara ekonomi.
Tapi orang tuanya punya satu prinsip yang tidak pernah diganggu gugat apapun yang terjadi dengan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak tidak boleh dikompromikan.
Ketika ekonomi lagi di titik paling bawah, prioritas tetap sekolah dan les dan lomba. Karena kata orang tuanya kami tidak bisa mewariskan harta kepada kalian, tapi kami bisa mewariskan pendidikan.
Dan dari situ Safiera dan kakak-kakaknya semua perempuan, semua beasiswa luar negeri, semua jurusan STEM membuktikan bahwa investasi itu benar.
Safiera mulai ikut lomba matematika dari kecil. Dari situ dia ketemu kakak kelasnya yang SMA di Korea. Dari situ dia daftar beasiswa yang sama. Dan dari situ dimulailah perjalanan yang kata Safiera sendiri tidak pernah dia bayangkan seindah dan seberat itu secara bersamaan.
Korea itu bukan seperti di drama. Safiera bilang ini dengan sangat tegas dan sangat perlu didengar oleh siapapun yang punya romantisasi berlebihan tentang Korea dari tontonan K-drama atau K-pop.
Teman-temannya di Korea itu naturally gifted banyak yang memang lahir dengan kapasitas kognitif luar biasa. Tapi yang membuat mereka benar-benar menakutkan bukan kecerdasan bawaannya. Yang menakutkan adalah disiplinnya. Ketika Safiera pulang ke Indonesia liburan, teman-temannya di Korea malah masuk bimbel.
Ketika Safiera main, mereka belajar. Dan ketika Safiera baru mulai belajar dua minggu sebelum ujian dengan penuh persiapan ada teman Korea-nya yang belajar dua hari tapi tetap lebih bagus hasilnya karena fondasi mereka sudah dibangun selama bertahun-tahun tanpa henti.
Dan dari tekanan lingkungan sekeras itulah Safiera menemukan sesuatu yang sangat berharga dia tidak pernah tahu sejauh mana batas kemampuannya sampai dia dipaksa oleh lingkungan untuk mendorong batas itu.
Itu yang dia sebut sebagai hadiah terbesar dari pengalaman Korea. Bukan gelarnya. Bukan jaringannya. Bukan pengalamannya tinggal di luar negeri. Tapi kenyataan bahwa dia sekarang tahu ternyata dia bisa lebih dari yang dia kira.
Dan dari sini Safiera kasih tiga hal yang menurut dia paling menentukan keberhasilan dalam belajar dan ini berlaku untuk siapapun, bukan hanya pelajar beasiswa.
Yang pertama adalah mental baja. Bukan kecerdasan. Bukan bakat. Tapi kemampuan untuk tidak menyerah waktu gagal, waktu nilainya jelek, waktu teman-teman lebih bagus. Daya juang itu lebih penting dari IQ karena IQ tidak bisa berkembang kalau orangnya berhenti sebelum mencapai batasnya.
Yang kedua adalah disiplin. Dan Safiera bilang sesuatu yang sangat mengena dia lebih takut sama orang yang disiplin dan kerja keras daripada orang yang pintar. Karena orang pintar yang tidak disiplin sering berhenti sebelum potensinya keluar sepenuhnya. Tapi orang yang mungkin tidak sepintar dia tapi konsisten dan disiplin mereka secara mengejutkan bisa melampaui si genius yang tidak punya etos kerja.
Yang ketiga adalah time management berbasis prioritas. Safiera bilang dia belajar untuk membedakan mana pelajaran yang butuh 20 persen effort tapi menghasilkan 80 persen hasil dan mana yang butuh effort lebih besar. Tidak semua hal perlu diperlakukan dengan intensitas yang sama. Yang penting adalah tahu mana yang paling menentukan dan fokuskan energi terbesar ke sana.
Dan tentang pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke cewek pintar di Indonesia soal jodoh dan nikah dan apakah pendidikan tinggi tidak justru mempersulit mencari pasangan Safiera jawabnya sangat cerdas dan sangat tidak minta maaf.
Dia bilang perempuan yang mengejar pendidikan tinggi sebenarnya sedang melakukan seleksi alamiah terhadap calon pasangannya. Laki-laki yang minder melihat perempuan berpendidikan tinggi itu bukan kerugian bagi perempuan.
Itu informasi gratis bahwa dia bukan orang yang tepat. Karena kalau dari awal dia sudah tidak mendukung semangat belajar pasangannya, bagaimana dia akan mendukung semangat belajar anak-anaknya nanti?
Dan dari perspektif agama pun Safiera punya jawaban yang sangat kokoh. Nabi Muhammad bilang menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Farida. Wajib. Bukan anjuran. Bukan opsional. Wajib.
Dan ada bidang-bidang ilmu yang secara spesifik harus diisi oleh perempuan kedokteran kebidanan, pendidikan di sekolah perempuan, dan sebagainya. Jadi perempuan yang tidak berpendidikan bukan hanya merugikan dirinya dia meninggalkan kekosongan yang tidak bisa diisi oleh siapapun selain dirinya.
Nys Augustina Gita retweeted
Betapa mirisnya negeri ini, DPR yang hanya bekerja 5 tahun sudah dapat pensiunan seumur hidup, beliau yg sudah mengabdikan diri selama 34 tahun cuma diangkat PPPK paruh waktu, beliau mengabdi di sekolah SMK kab. Bima,
Beliau hanya menikmati status PPPK PW 7 hari dan tgl 29 Desember 2025 dia pensiun.
Gajipun tak seberapa hanya merasakan jd ASN cuma 7 hari, setelah itu selesai tanpa uang pensiun.π’π’
Beliau seharusnya yg lebih pantas dapat pensiun daripada anggota DPR yg bisanya cuma habisin uang rakyat.
Nys Augustina Gita retweeted
BEST PURCHASE :
in this economy β¦ this product deserves more hype π₯Ήππ»
Nys Augustina Gita retweeted
β TWS
s.shopee.co.id/7pk9pQU4EE
udah pake iini hampir 2 tahun bener2 gaak nemu minusnya dmn
baterai awet, bass mantep bgtttt, suara jernih, udah noise canceling pulaaa + MURAHHHHH
sekali charger aku bs awet berbulan2, inidipake telfon jg ga delay yaa jd aman mau dipake meeting OKEEE BGTT
Nys Augustina Gita retweeted
BANTU RETWEET MAMAH SAYA DICULIK
twitter please do ur magic, mamah saya pukul 12.15 di culik di daerah antapani bandunh disekap dengan mobil dan ditodong senjata api aku udah gatau harus kemana lagi carinya
Nys Augustina Gita retweeted
Buat yang ikut demo besok
- Jangan bawa hape utama, kalau punya secondary, bawa hape secondary
- cabut SIM sebelum demo dan simpen di tempat yang aman
- MATIIN BIOMETRIC. FACE ID, FINGERPRINT, MATIIN DULU
- nyalain 2FA buat semua akun lu. Bukan yang SMS, pake Authenticator
Nys Augustina Gita retweeted
Replying to @sosoo9z
mark my words. setelah kamu keliatan punya penghasilan dan mulai bisa beli apa-apa sendiri, mereka semua akan datang tanpa rasa malu buat meminjam bahkan meminta uang.
happens all the time. families are wild.
Nys Augustina Gita retweeted
Viral! Guru di Sumbawa Dituntut Rp 50 Juta dan Dipolisikan Seusai Hukum Muridnya yang Tak Sholat
jateng.tribunnews.com/2023/1β¦
Nys Augustina Gita retweeted
Solo Tour 2023. Just like the early days. Iβll be playing old songs. Newer songs. Songs you havenβt heard yet that Iβll be road testing - all on acoustic, electric, and piano. Hope to see you thereβ¦
John
Nys Augustina Gita retweeted
Tolong untuk ibu-ibu dan bapak-bapak diluar sana yang akan menikahkan anaknya, YO MBOK REUNIANNYA DI TEMPAT MAKAN ATO KOPI GITU LHO
Nys Augustina Gita retweeted
Tiket konser mahal kalian rebutan, tiket ke surga gratis gak ada yang mau.. apa di surga harus ada neckdeep sama weezer dulu :(
Nys Augustina Gita retweeted
Manusia secara tdk sadar menjemput sendiri kematiannya.
Entah dg pergi ke tempat dimana malaikat maut menunggunya.
Atau melakukan hal2 yg mengundang kedatangan si pencabut nyawa.
Dan aku berkhayal bgaimana & dimana tempat perpisahan ruh & ragaku.
#aareriver #eril #merusakdiri
Nys Augustina Gita retweeted
yang kita kejar dari kehdupan ini bukan hanya soal kenyamanan, sebab hidup nyaman itu biasa. Tapi, kejarlah untuk hidup benar, karena kebenaran menghantarkan kepada kebaikan2 yg lainnya
Nys Augustina Gita retweeted
Selalu berusaha berlapang dengan takdir, insyAllah takdir Allah baik bagi orang2 yang beriman. Bissmillah jalan terus
Nys Augustina Gita retweeted
Mulai 4 April 2022, layanan KRL Jabodetabek akan beroperasi mulai pukul 04:00 β 24:00 WIB. Dalam penyesuaian tersebut KAI Commuter akan mengoperasikan 1.053 perjalanan per hari dari yang sebelumnya sebanyak 1.007 perjalanan per harinya. |1
Nys Augustina Gita retweeted
Telah hilang motor beserta paketnya di daerah pancoran barat IV c jaksel dengan plat B 6472 PYG sekitar jam 15.24 tadi sore, ciri2 motor seperti di foto slide 1 dan 2. Jika bertemu dijalan bisa hubungi asep 089682565458. Siapapun bantu retweet



































