snara-, retweeted
Sedih banget ga pernah liat Islam digunakan sebagai narasi persatuan gini di luar mimbar masjid.
Politisi relijius Indo mainannya masih identitas kayak “saya akan berdayakan pesantren” atau “masjid sebagai pusat peradaban dan pendidikan”.
Gak ada yang bilang “Islam itu adil, setiap pemberi kerja harus memastikan membayar pekerjanya dengan layak sebelum keringat mereka kering. Maka ayo kita buat aturan blabla”
Sedih
snara-, retweeted
the way XG has been a group for almost five years and they still have NO SKIPS and all of their music videos are amazing like genuinely how can you not love them 😭
snara-, retweeted
there’s only one group who I can think of attending and pulling off this theme and their name start with EXTRAORDINARY and ends with GENES
snara-, retweeted
XG connects the names of their solo Instagram accounts to their verses in DEPENDS. It's a brilliant promotional move.
snara-, retweeted
"my hijab isn’t a reflection of how religious I am or how strong my imaan is. It’s a reminder that even on the days when my faith feels weak, I still belong to Islam"
snara-, retweeted
"laki-laki jgn nangis"
yg jangan itu catcalling, sexual harassment, rapist, seksis, misoginis, patriarchy
This quoted post is unavailable.
snara-, retweeted
born too late to afford a house
born too early to have a flying car
born just in time to watch sabung politik
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
news.detik.com/berita/d-8737…
snara-, retweeted
Wejangan sebelum tidur dari Johnny Suh. Initinya, dulu sama sekarang udah beda. Yaudah gapapa lu nggak nikah cepet, nggak dapet kerja dengan cepet, nggak punya rumah dengan cepet. Karena jaman sekarang raih semua itu udah gak mudah.
Makasih kak sudah speak up 🙏
MAKANYEEEEE ADA ORANG MAU TAX THE RICH MALAH MILIH YANG MAJAKIN ORANG² KECIL. BAJINGAN.
HASYIM MINTA TUKANG CUKUR, TUKANG PIJAT, DLL HARUS KENA PAJAK BIAR DAPAT BIAYAIN PROGRAM MBG DAN KOPDES
jadi gini guys, hashim djojohadikusumo, ketua dewan penasihat kadin, bilang banyaknya transaksi "ekonomi abu-abu" bikin pajak yang masuk ke negara jadi lemah, dia ngomong gitu di rapimnas kadin di jakarta pada kamis 29 oktober
contoh yang dia kasih, tukang cukur dan tukang pijat tradisional yang dibayar tunai tanpa kuitansi, kata dia tukang cukur datang ke apartemennya dan dibayar tanpa kuitansi jadi ppn 11 persen tidak dipungut, istrinya juga pakai tukang pijat tanpa kuitansi dan tidak dipungut, dari situ dia menyimpulkan ada jutaan transaksi seperti itu
dia lalu menyebut pdb indonesia 2025 sebesar rp23.281 triliun, peringkat ke-17 dunia, dan merujuk perkiraan bank dunia bahwa ada kegiatan ekonomi setara 35 sampai 40 persen dari pdb yang tidak tercatat, katanya itu berarti kurang lebih rp10 ribu triliun tidak tercatat
menurut dia salah satu penyebabnya, aparat pajak masih agak lemah dalam memungut, sehingga penerimaan negara dari yang tercatat maupun tidak tercatat tidak maksimal, dan itu juga yang bikin pemerintah selalu dipersoalkan tidak bisa membiayai mbg, koperasi desa, dan program lainnya
tapi di tulisan yang sama ada data kemenkeu yang kelihatannya bagus, penerimaan pajak sampai 30 september 2026 tumbuh 24,1 persen dibanding tahun lalu, terkumpul rp1.607,6 triliun, atau 68,2 persen dari target apbn
ppn dan ppnbm tumbuh 38,6 persen jadi rp683,3 triliun, dan ppn dalam negeri melonjak 51,3 persen jadi rp369,5 triliun, yang sebagian besar didorong konsumsi di sektor perdagangan besar bbm
pph orang pribadi tumbuh 14,4 persen jadi rp19,2 triliun dan pph 21 karyawan tumbuh 19 persen jadi rp189,4 triliun, kemenkeu bilang ini didukung naiknya aktivitas ekonomi dan sistem coretax yang makin baik
jadi bahasa gampangnya, hashim bilang banyak transaksi kecil yang dibayar tunai tanpa catatan sehingga pajaknya lolos, dan negara rugi, padahal data resmi menunjukkan penerimaan pajak sedang naik
nah menurut kalian guys, kalau transaksi kecil kayak cukur rambut dan pijat dibayar tunai tanpa kuitansi, itu wajar dibiarkan atau seharusnya dicatat dan kena pajak?
snara-, retweeted
Tuhan aja perintahkan membayar zakat 2,5% tp dgn petantang petenteng negara ini menarik 11% pajak di berbagai sektor
snara-, retweeted
Classmate gw bilang. Poverty tu ketanem sampe mentalitas. Makanya banyak boomers & GenX korup, gila hormat, tasteless (those Chanel bags + outift menor). Trauma response. Unlike us Gen Z yg se-resourceless”ny masi bisa akses sosmed early on utk learn-unlearn, jdi lebih empatetik.
snara-, retweeted
kpopers bisa abis jutaan buat konser, wibu juga abis jutaan buat foya2 di CF
bias comeback? at least beli album seharga 300k/lebih
anime fav rilis ofc merch? sama aja harganya ratusan ribu/lebih
sama aja bikin boncos semua, apalagi kalo suka keduanya dan dlm keadaan wni👍(gw)
snara-, retweeted
gw heran anjing, Prabowo ngeruk semua kekayaan indon buat sp si? istri ga ada, anak punya kerjaan, lu itu udh 75 tahun anjing, dh bentar lagi. tinggal jalani hidup tenang aj gabisa kah? gonggong gonggong
snara-, retweeted
Tau apa yg bukan plot twist dan endingnya udah ketebak??
Siapapun yg "menang" diantara mereka, kita cuma kebagian bayar pajak.
This quoted post is unavailable.





































