sona retweeted
The vice president of PLEDIS Entertainment, Daun, took a picture with fromis_9 at their "Tomorrow Glow" tour stop.
sona retweeted
papua oh papua. buat yang gatau, aku aslinya besar di papua, guys. for 20 years of my life. and the things i miss the most are definitely the food, the land, and the people. THE PEOPLE! you cannot separate these three.
pertama ada tanah & alamnya sudah dijaga secara turun temurun. terutama lagi masyarakat yang bahkan nggak berani sembarangan menyentuh bagian tertentu dari hutan adat mereka karena begitu sakralnya area itu. papuans hidup dari alam, berdampingan dengan alam, dan punya merasa ada tanggung jawab untuk ngejagain juga (hutan adalah mama). buat mereka, alam bukan sekadar tempat mereka tinggal, tapi sudah jadi bagian dari identitas mereka sendiri. ada hubungan spiritual antara masyarakat dan tanah tempat mereka berpijak, yang gabakal orang pahami kecuali kamu experience langsung.
makanya papua nggak akan pernah bisa disebut sebagai TANAH KOSONG. hutan adat bukan cuma hutan, it's someone's home, their identity, and where generations of people have lived, learned, and made a living off their land!! #alleyesonpapua
sona retweeted
Hindia and Dipha Barus during their #AMIAwards speech:
“Kami dedikasikan untuk teman-teman yang sulit bernafas karena alam dibakar, untuk yang sulit bernafas karena kebijakan tidak berpihak kepada kita semua, dan untuk yang masih diadu domba.”
sona retweeted
SAY IT LOUDERRR PERUNGGU 💚💙❤️
" Kita cuman punya satu sama lain dan kita harus tetep saling dukung bantu sesama, berkah buat indonesia semua” #INDONESIASADAR
sona retweeted
guys kita semua punya kesibukan but pliss, ayo bantu suarakan hal ini EFEK KARHUTLA PAPUA juga mengancam mereka satwa di lindungi dan habitat nya 😣 mereka juga mahluk hidup sama seperti kita 🥺
sona retweeted
Dulu program Anies yg 20 kota (klo g salah) setara jakarta dibilang nggak realistis, sekarang lihat berapa banyak dana yg digelontorin buat mbg sama kopdes, 20 kota setara jakarta kelihatan lebih make sense, kan? Sebagai bocah yg tumbuh di UJUNG KABUPATEN dan TRANSUMNYA JELEK-
MAKANYEEEEE ADA ORANG MAU TAX THE RICH MALAH MILIH YANG MAJAKIN ORANG² KECIL. BAJINGAN.
HASYIM MINTA TUKANG CUKUR, TUKANG PIJAT, DLL HARUS KENA PAJAK BIAR DAPAT BIAYAIN PROGRAM MBG DAN KOPDES
jadi gini guys, hashim djojohadikusumo, ketua dewan penasihat kadin, bilang banyaknya transaksi "ekonomi abu-abu" bikin pajak yang masuk ke negara jadi lemah, dia ngomong gitu di rapimnas kadin di jakarta pada kamis 29 oktober
contoh yang dia kasih, tukang cukur dan tukang pijat tradisional yang dibayar tunai tanpa kuitansi, kata dia tukang cukur datang ke apartemennya dan dibayar tanpa kuitansi jadi ppn 11 persen tidak dipungut, istrinya juga pakai tukang pijat tanpa kuitansi dan tidak dipungut, dari situ dia menyimpulkan ada jutaan transaksi seperti itu
dia lalu menyebut pdb indonesia 2025 sebesar rp23.281 triliun, peringkat ke-17 dunia, dan merujuk perkiraan bank dunia bahwa ada kegiatan ekonomi setara 35 sampai 40 persen dari pdb yang tidak tercatat, katanya itu berarti kurang lebih rp10 ribu triliun tidak tercatat
menurut dia salah satu penyebabnya, aparat pajak masih agak lemah dalam memungut, sehingga penerimaan negara dari yang tercatat maupun tidak tercatat tidak maksimal, dan itu juga yang bikin pemerintah selalu dipersoalkan tidak bisa membiayai mbg, koperasi desa, dan program lainnya
tapi di tulisan yang sama ada data kemenkeu yang kelihatannya bagus, penerimaan pajak sampai 30 september 2026 tumbuh 24,1 persen dibanding tahun lalu, terkumpul rp1.607,6 triliun, atau 68,2 persen dari target apbn
ppn dan ppnbm tumbuh 38,6 persen jadi rp683,3 triliun, dan ppn dalam negeri melonjak 51,3 persen jadi rp369,5 triliun, yang sebagian besar didorong konsumsi di sektor perdagangan besar bbm
pph orang pribadi tumbuh 14,4 persen jadi rp19,2 triliun dan pph 21 karyawan tumbuh 19 persen jadi rp189,4 triliun, kemenkeu bilang ini didukung naiknya aktivitas ekonomi dan sistem coretax yang makin baik
jadi bahasa gampangnya, hashim bilang banyak transaksi kecil yang dibayar tunai tanpa catatan sehingga pajaknya lolos, dan negara rugi, padahal data resmi menunjukkan penerimaan pajak sedang naik
nah menurut kalian guys, kalau transaksi kecil kayak cukur rambut dan pijat dibayar tunai tanpa kuitansi, itu wajar dibiarkan atau seharusnya dicatat dan kena pajak?













































