humanity is truly beautiful in a sense that we are genetically hardwired to fall for some version of trojan horse every single time
Kalian tahu triknya mahasiswa bisa tembus bundaran HI?
Pake T19 coy wkwkwk🤣
Ada yang mengalihkan perhatian (rombongan Fathimah & Bapis) pake bus kopaja dihadang, tapi T19 lancar jaya tembus ke Bundaran HI.
Panik ga tuh aparatnya tiba2 belasan angkot merah nurunin mahasiswa pose 3jari🤘
🗣: lapor ndan, mahasiswa udah di Bundaran HI
Pasukan digeser, barikade jebol, Fathimah dkk akhirnya bisa berkumpul dengan rekan2 di Bundaran HI. Anak-anak ITB menyusul jalan kaki. Keren kan?
#IndonesiaSadar
before there was the Five Kage Summit there was kau hancurkan hatiku hancurkan lagi kau hancurkan hatiku tuk melihatmu kau terangi jiwaku redupkan lagi open.spotify.com/track/2phOh…
Replying to @hisreignends
sometimes gw berpikir mungkin bagi bbrp orang yg have no idea how this works ini semudah ngedrag file .srt ke window VLC
ketimbang beberapa tahun lalu ada yg sok iye ngebukuin socmed au. genuinely gw merasa the kids are alright
the more i see people ngoding socmed au interaktif the more i know im right about the direction its heading and evolving towards. im never wrong about these things i gave birth to it
Replying to @modernwestjava
gw udh sering bgt bilang socmed au bukan genre dan sebenernya bukan "au" juga. it's a sub-medium. apa bedanya nonton film dgn format ini sama baca socmed au. both tries to propel the story forward using only screens. they're essentially the same
this takes me back to university days dmn mindset semua org yg gw kenal bnr2 “yg penting di atas ui”






















