Ody Dwicahyo retweeted
kabar bahagia,
hari ini saya resmi mengundurkan diri dari posisi asisten akademik Prodi Doktor Manajemen dan Kebijakan Publik, UGM.
keputusan ini saya ambil karena saya akan melanjutkan studi pascasarjana dan doktoral di SOAS University of London.
mohon doanya kawan semua☺️
Ody Dwicahyo retweeted
Terharu di-support penuh oleh FH UGM baik secara institusional maupun oleh dosen-dosennya seperti Mas Akbar.
Semoga ini jadi pembelajaran untuk pihak-pihak yang suka doxxing sembarangan, bahwa yg mereka lakukan jelas-jelas pelanggaran hukum. Kita bisa lawan!
Pernyataan Sikap FH UGM terhadap tindakan kepada Mbak @nabiylarisfa .
Siap membantu mengawal dan melaporkan tindakan tersebut, biar ditelusuri ke akar akarnya siapa yg memerintahkan ancaman tersebut..
Harus dilawan!
Kalau perlu wajib PTUN sesuai dgn postingan awal mbak Nabiyla!
Ody Dwicahyo retweeted
Sungguh pengingat ke diri sendiri betapa pentingnya punya kawan dan jaringan di saat-saat seperti ini. In solidarity, forever. I will never take this for granted.
Ody Dwicahyo retweeted
Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya.
Saya sedang draft somasi dan akan kirim balik sebagai jawaban 🙏
Ody Dwicahyo retweeted
Yg meresahkan ki parkirane
Alias markiri ngambil jalan raya. Kadang nutupi halte transjogja.
Nggawe macet hadeh
Tempo Gelato dan 'Cash Only'
Yang pernah mampir ke Tempo Gelato pasti tau kalo toko ini hanya menyediakan pembayaran 'cash only'. No Debit Card, No QRIS.
Banyak orang yang lantas bertanya2 bahkan ada yang lantas curiga dan berpikiran kemana2.
Tapi menurut gw sih, alasannya semata2 ga pengen kasirnya 'repot'. Dengan antrian pengunjung yang panjang, pembayaran non tunai justru memakan waktu lebih lama. Belum lagi kalo ada gangguan atau kesalahan sistem/jaringan, tambah repot.
Disamping itu varian produk yang dijual juga hanya eskrim, hanya ada perbedaan size/scoopnya saja. Jadi ngitungnya juga tidak njlimet.
Menurut sobat bagaimana?
Ody Dwicahyo retweeted
Inilah alasan Hashim Djojohadikusumo membiayai riset-riset Peter Carey untuk menulis tentang Diponegoro.
Replying to @msafarnurhan
“Prabowo memiliki leluhur yang terdidik pada jamannya. Canggah (garis keturunan keempat) beliau Raden Tumenggung Kartanegara atau lebih dikenal Banyak Wide adalah salah satu panglima perang Diponegoro. Setelah Diponegoro ditangkap dan dibuang ke Menado, Banyak Wide kemudian dibuang ke Ternate. Setelah suasana lebih damai, Banyak Wide dibebaskan. Bahkan kemudian diangkat sebagai Bupati Karang Anyar di daerah Kedu Selatan.”
Coki Pardede, un comédien indonésien, a publié une image raciste visant à ridiculiser les Africains. Quel honte à la Conférence afro-asiatique de 1955 et à l'esprit de Bandung !
@humanite_fr @libe @OrientXXI @Mediapart @brutofficiel @jeune_afrique @AfriqueXXI @RokhayaDiallo
Ody Dwicahyo retweeted
Sekitar 100 mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menegaskan bahwa aksi mahasiswa menggeruduk acara yang dihadiri tiga pejabat pemerintah di UGM, Senin (15/06), merupakan puncak "rasa muak dan ketidakpercayaan" kepada pemerintah.
bbc.in/4efxOFL
Prof. Bambang dan Gus Muh @dahlan_muhidin akan satu forum di @warungsastra
Tentu ini momen langka. Mari ramaikan, Jumat, 1 Mei 2026, di Malam Buku ke 92👌🏼
Ody Dwicahyo retweeted
Gen Z masih mending terang-terangan punya second account, daripada Gen X yang diam-diam punya second marriage
Ody Dwicahyo retweeted
My first encounter with La Galigo manuscripts kept in Leiden Uni Library, 2013. Who would have thought that more than a decade later, I'll be writing about the journey to uncover this epic in my first non-fiction book.
Siap-siap ya, "Ma'galigo ri Leiden" akan segera hadir 😉
Ody Dwicahyo retweeted
Majelis Hakim kasus Delpedro dkk (jakarta 4) memutus BEBAS, ada pertimbangan hakim "hukum pidana tdk boleh dipergunakan u. membatasi kemerdekaan berpikir."
Masyarakat sipil yg berdaulat & hakim yg tau perannya dlm rule of law adalah perlawanan bagi pemerintah otoriter! #respect












































