β
β β β β β β π΅πππππππ: πΆπππΆ
β β β β β β β 4 November 2026
β
β
β β β β β β Suara sang asisten kelas perlahan mereda, menutup lembar terakhir penjelasan mengenai sang Porlock dengan senyuman ramah serta ucapan terima kasih atas atensi para murid. Sesi kelas Care of Magical Creatures pun resmi ditutup, meninggalkan keheningan sesaat yang disusul oleh suara kursi bergesekan dengan lantai batu.
β
Fellipe. retweeted
Diliriknya Profesor Harlow. Oh, waktunya hampir habis.
βBaiklah, itu saja materi dariku untuk hari ini. Terima kasih banyak karena telah menyimak dengan baik. Sampai bertemu lagi minggu depan,β Shinji memamerkan cengiran. βDan ada sesuatu untuk kalian, simpan baik-baik.β
Fellipe. retweeted
βKarena alasan sederhana itu, Porlock bisa dikategorikan sebagai Being. Sayangnya,β ia menjeda.
βKita memerlukan kejadian terlebih dahulu sebelum ada perubahan, bukan? Nah, Porlock sempat menghadiri pertemuan yang diselenggarakan untuk membahas pembentukan hukum sihir.β
Fellipe. retweeted
βAlright. Daya ingat yang bagus rupanya,β puji Shinji, mengambil miniatur Porlock yang ada di meja.
βPorlock ini mampu berjalan dengan kedua kakinya. Atas alasan itu, Porlock jadinya sempat tidak diklasifikasi sebagai Beast, melainkan Being,β jelasnya, menuliskan materi.

ALT PORLOCK Pada abad ke-14, Porlock pernah diklasifikasikan sebagai Being oleh Dewan Penyihir. Salah satu pertimbangannya adalah kemampuannya berjalan dengan dua kaki. Pada masa itu, Burdock Muldoon, yang menjabat sebagai Kepala Dewan Penyihir, menetapkan definisi sederhana untuk menentukan makhluk yang dapat dikategorikan sebagai Being. Menurutnya, Being adalah makhluk yang mampu berjalan dengan dua kaki.
Fellipe. retweeted
Replying to @ProfsHarlow
Begitu sesi materi diserahkan padanya, tangan Shinji langsung mengayunkan tongkat dan berseru, βAparecium!β
Seketika, muncul tulisan pada papan tulis. βAku sudah menyiapkannya sejak tadi. Nah, apa jawabannya?β
Form: s.id/COMC-QNAs
Sheet: s.id/COMC-Response
Fellipe. retweeted
Replying to @ProfsHarlow @cinetelier
α
βNah, melanjutkan materi Porlock, Shinji kali ini ada hal menarik yang mau diceritakan kepada teman-teman. The stage is yours, Nji. Silakan.β Alexius menepuk pundak pemuda Hufflepuff itu sebelum menyerahkan kesempatan mengajar kepadanya.
Sang pengajar kemudian berjalan menuju salah satu kursi kosong di barisan paling belakang, bersiap menyimak materi yang akan disampaikan oleh asisten barunya.
(@cinetelier)
α
Fellipe. retweeted
Replying to @cinetelier
α
βTerima kasih, Shinji.β Alexius memberikan senyum apresiatif kepada asisten barunya itu. βShinji nantinya akan membantu terkait kelas Beginner CoMC dan bisa saja menggantikan saya mengampu kelas apabila saya berhalangan. Mohon bantuan dan kerja samanya, ya, untuk kita semua.βΒ
α
Fellipe. retweeted
Replying to @ProfsHarlow
βMaaf kawan, tapi aku bukan murid Beginner,β telapak tangan Shinji menyentuh bahu @shirudon yang sedari tadi mengobrol dengannya, cekikikan.
Dengan santai, ia memperkenalkan diri begitu berada di depan kelas. βSalam kenal. Saya Kawakubo Shinji, asisten Profesor Harlow.β
Fellipe. retweeted
α
Setelah mendengarkan jawaban para murid, ia mengangguk. βSaya baik juga, terima kasih sudah bertanya.β
Ia kemudian mengalihkan perhatian ke arah seseorang yang duduk tidak jauh darinya. βNah, malam ini saya ingin memperkenalkan kalian dengan asisten kelas saya yang baru, yaitu Shinji. Sini, Nji.β Sang pengajar memberi isyarat agar pemuda itu maju ke depan kelas untuk memperkenalkan diri.
(@cinetelier)
α
Fellipe. retweeted
α
Alexius memasuki kelas 7B dengan langkah tenang. Setelah meletakkan barang bawaannya di meja pengajar, sang adam mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan, menyambut murid-murid yang telah berkumpul dengan senyum yang terpatri di wajah.
βSelamat malam, anak-anak. Bertemu lagi kita,β sapanya. βBagaimana kabarnya?β
α







