WEEKEND OFF(NY)ENDER. #JanganRewel

Jakarta Capital Region
Joined October 2009
Presiden @prabowo, AYO CARI 13 ORANG HILANG! #MenolakLupa
Siapapun nanti presiden yang dilantik, tolong segera adili pelaku penjahat HAM. Sebab, @SBYudhoyono & @jokowi selama 2 periode kepemimpinannya ga mampu menyelesaikan masalah ini. Penyelesaian kasus HAM secara yudisial dan non yudisial harus berjalan selaras.
1
3
7,337
TNI angkatan laut tapi kerjanya di darat 🤣
TNI ANGKATAN LAUT NGAPAIN JIRRR???? 😭
28
Heyruds. retweeted
TANDAIN NAMA NAMA YANG NYAKAR NYAKAR MAHASISWA: SANDY P. SUKMAWAN PECAH BANGET MAINNYA TANGAN
22
2,666
28
5,582
52,960
Yang mau pantau demo hari ini di Jakarta bisa akses CCTV ke link jakcctv.jakarta.go.id/publik
1
164
Heyruds. retweeted
Kocak intel nyamar di balikin ke rombongan nya🤣
Puas banget ngatain "tukang lindes" ke isilop🤣
19
1,734
62
5,531
107,000
Heyruds. retweeted
Situasi terkini aksi di Bundaran HI, Rabu, 28 Oktober 2026. Terlihat ada penjagaan berlapis dari aparat. Jaga ruang aksi menjadi ruang aman. Aparat hentikan represivitas. Warga jaga warga!
4
564
9
730
7,376
Heyruds. retweeted
Seorang pendemo di depan Gedung UOB DIBANTIMG sama anggota polisi berbaju hitam. Woyyyyy 😡
429
10,046
636
18,450
301,913
Mereka terlalu fokus disatu titik hingga lupa ada titik lain yang masih bisa terjamah 😛
63
Safe flight, Lur! Sampai jumpa di putaran kedua @persikfckediri 😍🫂 #BRISuperLeague #Persija
30
193
8
1,385
52,061
Disaat gelombang musibah semakin melebar luas, mereka asik merayakan pesta, sungguh entitas yang tak punya empati
ACARA DUA TAHUN PRABOWO GIBRAN before after
46
Heyruds. retweeted
HASIL AUDIT AWAL LAPORAN DONASI GERAKAN ENAM BELAS Hasil pemeriksaan awal terhadap laporan donasi Gerakan Enam Belas oleh Sisters in Danger, periode 6–23 Oktober 2026, menemukan sejumlah kejanggalan yang perlu diklarifikasi. 1. Duplikasi bukti pembayaran Ditemukan dua pasangan nomor bantuan yang menggunakan bukti transaksi identik. - Nomor 109 dan 113 menggunakan bukti QRIS yang sama, senilai Rp57.800, dengan RRN 176618117. - Nomor 174 dan 236 menggunakan bukti QRIS yang sama, senilai Rp29.000, dengan RRN 440386160. Bahkan screenshot permintaan dan konfirmasi penerimaannya juga sama. Total nilai bukti pembayaran yang berulang mencapai Rp86.800. Perlu dipastikan apakah transaksi tersebut juga dicatat dua kali sebagai pengeluaran. 2. Hampir separuh pengeluaran belum memiliki bukti terperinci Dari total pengeluaran Rp37.934.693, terdapat Rp18.812.757 atau 49,6% yang belum didukung rincian transaksi memadai dalam arsip yang dipublikasikan. Rinciannya: - Oksigen, masker, dan obat Rp10.743.257 - Bantuan makan malam Rp5.500.000 - Sembako dan lainnya Rp2.569.500 Untuk kategori oksigen hanya ditemukan screenshot komunikasi, tanpa rincian pembelian dan kuantitas barang. Sementara bukti terperinci untuk pengeluaran makan malam dan sembako juga tidak ditemukan dalam arsip. 3. Sebanyak 75% dana donasi masih tersisa Total penerimaan donasi mencapai Rp151.605.132, sementara pengeluaran baru Rp37.934.693 atau 25,02%. Artinya, hingga 23 Oktober 2026 masih terdapat saldo Rp113.670.439 atau 74,98% dari total donasi. Perlu ada penjelasan mengenai alokasi dan rencana penggunaan dana yang belum disalurkan tersebut. 4. Selisih saldo rekening dengan laporan sebesar Rp2.655.228 Dalam laporan, saldo akhir tercatat Rp113.670.439. Namun screenshot rekening giro BCA atas nama Perkumpulan Dapur Keliling menunjukkan saldo Rp116.325.667. Terdapat selisih lebih Rp2.655.228 yang belum terjelaskan. Angka ini perlu direkonsiliasi dengan mutasi rekening, mengingat tanggal screenshot belum diketahui dan belum dapat dipastikan apakah rekening tersebut juga menampung dana di luar program donasi ini. Tindak Lanjut Diperlukan klarifikasi dan kelengkapan bukti pertanggungjawaban dari Sisters in Danger, khususnya terkait duplikasi bukti transaksi, pengeluaran yang belum terdokumentasi secara memadai, alokasi sisa dana donasi, serta selisih antara saldo rekening dan laporan keuangan. Untuk itu, diharapkan agar Sisters in Danger dapat segera memberikan penjelasan dan melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan demi menjamin transparansi, akuntabilitas, serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana donasi masyarakat. Ttd. Auditor Independen Publik
Laporan Publik "Gerakan Enam Belas" (6-23 Oktober 2026) Laporan donasi lengkap: bit.ly/LaporanDonasiGerakan1… Laporan singkat (1):
Readers added context they thought people might want to know
Laporan yang diklaim "lengkap" tidak menyertakan rekening koran atau bukti transaksi bank terperinci meski diminta publik. Isu transparansi donasi penyelenggara yang sama telah diangkat sejak 2022. drive.google.com/drive/folders/… x.com/svastikarr/sta… gunungkidul.pikiran-rakyat.com/peristiwa/pr-2… x.com/dapurgendong/s…
68
438
38
1,337
55,816
Turut berduka cita
Inalillahi,selamat jalan Fif 🥀
134
Digesek terus sampe gesekan
59
Kedengarannya kaya chant template pertandingan yang gak ada penonton
43
Women's football needs to do better when it comes to hiring coaches. Its okay to be disappointed. But please dont throw your players under the bus especially just announced less than 24 hours before the game. Dude, its your job to develop your players. Dont be another type of Marc Skinner, Alberto Toril or Pau Quesada please.
54
86
43
337
96,834
Sama kaya junjungannya kalo ngomong suka gak jelas
Jadi bingung harus ngapain setelah tau informasi sepenting ini
59
FUCK OFFHOOL 🖕
2
362
Kayanya lagi atur strategi buat mainin non teknis
82
Heyruds. retweeted
Seorang relawan dilaporkan berada dalam kondisi darurat hingga harus mendapatkan perawatan intensif di dalam ambulans saat bertugas menanggulangi kobaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Julungan, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada Rabu (21/10/2026).
6
195
2
750
40,173
Hukuman PSGC dan PSIS Imbas dari Kerusuhan Suporter PSGC: • Sanksi Larangan: Larangan suporter tandang dalam 1 pertandingan akibat gagal menjaga ketertiban umum di area stadion. • Denda Finansial: Total denda sebesar Rp35 juta, yang terdiri dari denda Rp20 juta atas insiden tertahannya bus tim tamu dan Rp15 juta terkait kericuhan suporter. PSIS: • Sanksi Larangan: Larangan suporter tandang dalam 6 pertandingan akibat keterlibatan suporter dalam bentrokan fisik di tribun selatan. • Denda Finansial: Denda sebesar Rp15 juta atas pelanggaran regulasi terkait tingkah laku buruk suporter di area stadion. 📷: Atas: BIS Bawah: Stadion Galuh
10
8
4
86
25,126