
She/Her | Writer/Performer/Cooker | INTJ-T | Kretek Enthusiast | Duta Masturbasi (formerly Duta Kondom) | #PorosKelon
Di hatimuuu!!! *ketjup*
Joined July 2009
- Tweets104K
- Following412
- Followers438
- Likes2.2K
Pinned Tweet
Kalo lo masih mengatribusi kasus pelecehan seksual dengan baju yang dipakai, tempat yang didatangi, minuman yang dikonsumsi oleh korban, unfollow gue sekarang. Block sekalian kalo perlu.
Emotionally Damaged Queer retweeted
PREK.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, kemarahan, kekecewaan, dan mosi tidak percaya ini punya alasan. Kami menuntut perlindungan rakyat, transparansi anggaran, keadilan, dan pertanggungjawaban penguasa.
Emotionally Damaged Queer retweeted
gue juga gak paham kenapa concern gamau menikah karena belum siap secara finansial tuh selalu keluar dari sisi cewe. kek laki nih kaga mikir apa duit buat sendiri aja sering belum cukup? klean kaga pernah ngitung2 pengeluaran per bulan apa gimane???
gue rasa, salah satu bentuk adulthood realization paling pahit itu ketika sadar: love alone is never enough. kamu bisa sayang banget sama seseorang, tapi kalau dia ga punya kapasitas buat paham cara mencintai kamu, it will still feel lonely anyway.
PENTING!
Belasan cara singkat menghafal pertolongan pertama kasus2 kegawatan rumah tangga!
1. Meriang → Ukur suhu, banyak minum + kompres anget
2. Demam → Suhu >38 °C, pamol
3. Heartburn, mual → Minum antasida
4. Mimisan → Tekan cuping hidung, duduk condong ke depan
5. Terkilir → Batasi gerak, angkat, kompres es, balut. JANGAN diurut!
6. Perdarahan → Tutup tekan lgsg pd luka, angkat, balut
7. Luka bakar → Aliri air mengalir 20 menit
8. Tersedak (bisa batuk) → Batuk efektif
9. Tersedak (gabisa ngomong) → 5 back blows + 5 heimlich manuver; ulang terus bergantian sampe sumbatan terbatukkan keluar
10. Radang tenggorokan → Isep antiseptik mulut (Degirol) + banyak minum air hangat
11. Nyeri dada mendadak → Dudukkan + segera ke UGD
12. Henti jantung → CPR
13. Pingsan → Rebahkan di bidang datar + kaki ditinggikan
Nomor brp aja yg udah hafal & paham di luar kepalaaa?
Emotionally Damaged Queer retweeted
Selamat hari Selasa 🌻
Nglukis yang kalem-kalem dulu aja untuk selingan beberapa project yang lumayan menguras tenaga 😁
Lukisan ini medianya akrilik di atas kanvas, ukurannya 60 x 80 cm. Bercerita tentang perjalanan, mimpi, dan harapan.
Nanti akan saya unggah hasil jadinya. Akan saya persilakan juga kalau mau dikoleksi, hasil penjualannya, untuk Urunan Sembako Sabalingga karena stock sembako memang sudah mulai menipis. Bismillah.
Emotionally Damaged Queer retweeted
Kita ini tinggal di cincin lingkarang gunung api, wajar kok gunung meletus, ini bukan azab, tapi konsuekuensi tinggal di pasific fire ring.
Azab itu ketika lo milih dakocan dementia jadi presiden
Emotionally Damaged Queer retweeted
Kissing in public, hugging, holding hands, showing cleavage, wearing short clothes in home or outside-"Our culture is getting ruined, yaar."
But damn, our parents' generation had such a beautiful culture, right?
1) Peeing in public.
2) Beating your wife.
3) Creating a scene in front of the entire neighbourhood.
4) Killing a girl before she was even born
5) Marrying off girls who hadn’t even finished school (or started periods).
6) Treating widows like they were already dead — white sari, no bangles, no second chance
7) Pushing widows onto their husband’s funeral pyre (Sati still happening in pockets).
8) Declaring a woman a “dayan” and beating or burning her for “witchcraft.”
9) Taking dowry.
Surely, what a glorious culture that was.
Emotionally Damaged Queer retweeted
Kadang bukan nggak ada yang peduli, cuma udah terlalu terbiasa bilang, "aku bisa sendiri."
Low profile itu bukan pas lo 0 postingan, foto profile abu-abu, ga ada aktivitas sama sekali.
Tapi low profile yang bener itu pas lo sadar punya kualitas diri tapi tetep humble sama siapa aja, ga perlu ngegas, ngeflex, atau nampilin berlebihan biar orang kagum.
Zaman sekarang emang butuh yang namanya personal branding, mau gamau harus tampil di depan publik biar orang tau lo ada dan ngenalin kemampuan lo, tapi caranya tetap lowkey aja tanpa harus ribut-ribut atau cari perhatian berlebih.
Emotionally Damaged Queer retweeted
if you’re indonesian, this is common.
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
Emotionally Damaged Queer retweeted
350 TAHUN DIJAJAH BELANDA, BISA BERTAHAN
3,5 TAHUN DIJAJAH JEPANG, MERDEKA
2 TAHUN DIPIMPIN PRABOWO, LANGSUNG BERASA MAU BANGKRUT
Emotionally Damaged Queer retweeted
Saya sedang mencari Personal Assistant untuk bekerja bersama saya.
Tugas:
• Mengelola jadwal harian, rapat, dan agenda kerja.
• Membantu administrasi dan surat-menyurat.
• Memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan target.
• Mengoordinasikan komunikasi dengan kolektor, galeri, media, dan rekan kerja.
• Mendampingi kegiatan di studio, pameran, maupun agenda di luar kota apabila diperlukan.
• Membantu dokumentasi, inventarisasi, serta kebutuhan operasional Miftah Rizaq Art Studio dan Sabalingga.
Syarat:
• Laki-laki, usia maksimal 33 tahun.
• Berdomisili di Yogyakarta atau bersedia bekerja di Yogyakarta.
• Memiliki kendaraan pribadi dan SIM aktif.
• Jujur, teliti, rapi, disiplin dan memiliki inisiatif.
• Mampu menggunakan Google Workspace atau Microsoft Office.
• Memiliki kemampuan komunikasi yang baik. • Siap bekerja di lingkungan seni yang dinamis.
Jika merasa memenuhi kualifikasi, silakan kirimkan CV dan perkenalan singkat melalui email ke [email protected] dengan subjek (PA) atau WhatsApp ke 0813-2768-609
Batas pengiriman lamaran: 3 Agustus 2026. Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan dihubungi.
Terima kasih.
Emotionally Damaged Queer retweeted
Laki kalo telat nikah : gpp kan dia fokus karir
Perempuan kalo telat nikah : aduuhh keburu jadi perawan tua
Laki kalo di rumah doang : ya gpp kan dia bantu urus anak
Perempuan kalo di rumah: beban bgt sayang bgt udah disekolahin ujung2nya jadi irt
Mostly, yg ngmng cewek juga.

















