🤸🤸🤸 retweeted
Dulu minta Jokowi tunjukkan ijazah di depan publik. Lalu menuduh Jokowi tak bakal berani datang ke persidangan.
Kemarin, Jokowi hadir. Di 2 persidangan sekaligus. Dan tunjukkan ijazah di depan hakim di persidangan.
Apa hasilnya? Tetap saja tak cukup.
Dan menurut saya, apapun yang dilakukan Jokowi tak akan pernah cukup bagi mereka. Kini mereka minta ijazah harus mereka uji forensik lagi.
Semua itu tak akan pernah cukup karena ijazah palsu Jokowi itu sudah menjadi KEYAKINAN.
Ijazah Jokowi bukan lagi soal pembuktian. Hasil persidangan nanti pun tak akan pernah dipercaya karena sudah yakin itu palsu. Pokoknya, ijazahnya palsu.
🤸🤸🤸 retweeted
Jaksa penuntut umum mempertanyakan apakah Jokowi mengikuti prosesi wisuda di UGM, dalam sidang kasus fitnah ijazah palsu terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Dalam kesaksiannya, Jokowi menyebut menjalani ujian skripsi pada 23 Oktober 1985, kemudian wisuda pada 19 November 1985.
Jokowi juga mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti wisuda bersama 14 mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM. Ia menyebutkan sejumlah nama mahasiswa yang mengikuti wisuda bersamanya.
"Pertama Hari Mulyono, yang kedua Prono Jiwo, yang ketiga Johan Utama, yang keempat Sri Murtiningsih, yang kelima Sri Istiningsih, yang keenam Sri Hardono, yang ketujuh Saminuddin Baroritao, yang kedelapan Totok Suripto, yang kesembilan Widi Nugroho, yang ke-10 Sigit Sarjuningtias, kemudian yang ke-11 Wayan Darma, kemudian yang ke-12 saya, yang ke-13, 14 saya lupa," kata Jokowi.
Reporter: Heru Lianto
Kreator: Fariz
🤸🤸🤸 retweeted
Masih ribut ijazahnya pak jokowi gais, ibukku yg seangkatan + sewisudaan sampe minta pap ijazahnya dong, Bu Suri said “ben do melek nak ijazah kehutanan ugm ki bedo dewe penulisan no ijazahe, jurusan gak diisi krn dulu gak ada jurusan, nak ra do ngerti General Forestry menengo
🤸🤸🤸 retweeted
Bagaimana penyadapan ini dilakukan Listyo Sigit dkk? Alat apa dan bagaimana digunakannya?
Saya mau coba menjawab. Tentu ga depipitip karena ogut bukan Pulis.
Menurut keterangan Mabes, kegiatan balap liar ini dilakukan di Trunojoyo, menggunakan sebuah sistem yg dinamakan LIMS - ironi berat judulnya - LAWFUL Interception Management System.
LIMS ini teknisnya bukan alat sadap: Dia Sistem Managemen Tata Kelola Sadap Sah dan Legal.
Kapasitas dan kapabilitas sadap menyadapnya bisa berbagai jenis, hampir ga terbatas, di dalam lingkup Polri dan Peradilan Jurisdiksi Indonesia. Dari kamera CCTV ke database plat nomor. Biometrik, sidik jari, face recog, atau input mobile, drone dan segala jenis mainan lainnya. Vendor teknologinya, bisa banyak dan beragam.
LIMS ini mesin dashboard kontrol di sentra Penegak Hukum Nasional. Asumsi dasar hirarki keamanannya adalah Mabes Polri punya akses dan aset terbesar nasional. Perangkat Keamanan Nasionalnya jelas. Menyalah gunakan kewenangan dengan LIMS menurut gw jelas ancaman keamanan nasional. Ga bisa dimaafkan.
Institusi lain punya ga? Punya. KPK punya sistem sendiri yg pake audit tahunan. Di Kebon Kacang juga ada yg akses khusus banget utk data perbankan. Kejaksaan juga pasti ada.
Sebagai penegak hukum, Polisi bisa punya akses overlap ke semua proses sadap menyadap dan intersepsi yg dilakukan badan badan lain.
LIMS ini sistem yg mengelola di depan, front end tata kelola sah proses intersepsi data digital. Yang diurus jaringan komunikasi. Aksesnya langsung ke jaringan nasional.
Pada prakteknya, Polisi punya infrastruktur yg bisa dipasang langsung di mesin Telko-Jaringan Nasional. Blind Cage, bbrp rak server yg dikunci dan dikuasai aksesnya hanya oleh Polisi sebagai penegak hukum. Di dalam situ ada berbagai mainan mereka. Bisa punya Pegasus, Cellbrit apalah segala printilannya.
…
Penyadapan ini ada banyak banget poin yg gw menahan diri segenap daya upaya utk ga ngomentarin. Tapi gatel juga. Jadi kita bahas dikit dikit. Kasusnya juga kan masih jalan
Perkara ada Kapolri nyadap Presiden itu ndegndegi banget. Jelas luar biasa. Ngobrol sm bbrp temannya Ibu, wartawan opa oma saya tanya menurut mereka apa ini makar? Wkwkwk.
Jelas yg harus menentukan nanti pengadilan. Tetapi sejauh yg diketahui publik hari ini, jelas gejala dan potensi upaya makar itu ada. Kebangetan luar biasa. Tapi gw ga kaget.
Beberapa tahun terakhir saya kayanya sering sekali bahas bagaimana Polisi sudah jadi mesin ekosistem korup. Sistemnya korup. Produknya jelas korup.
Jadi ya ga perlu kaget. Tapi ya gendheng. Sirkus republik begini jelas bukan gejala yg menambah keyakinan dan kepercayaan publik sama negara.
Tapi kita bahas satu satu dulu. Yang mungkin penting kayanya menjelaskan banyak banget simpang siur soal penyadapan dan keamanan jaringannya.
Bagaimana operasi penyadapan ini dilakukan, seberapa luas targetnya?
Bisa 10 ribu sih gw ga kaget. Teknologi modelan gini ga akan punya masalah dg skala kurang dari 300 ribu.
Saya mau bahas sisi teknologinya aja dulu. …
🤸🤸🤸 retweeted
ini loh guys yang ketutup isu
anggaran BGN gede banget cuyy💀
disusul menhan dan polri, sementara kesehatan dan pendidikan ada di urutan 6 dan 7, mau diapain ini negara 💀
🤸🤸🤸 retweeted
Emang udah ada Panpel atau Klub yang dihukum Komdis terkait Spanduk KARHUTLA?
Pakai Kode Disiplin mana kalau mau hukum ini?
Karena kalau pakai Dasar hukum: Pasal 70 Kode Disiplin PSSI 2023 terkait Spanduk cuma mencakup penampilan slogan yang menghina, bernuansa keagamaan, atau berkaitan dengan isu politik tertentu.
Kalau terkait Kampanye Kahutla atau bahkan “Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Hutan!” atau “Selamatkan Hutan Indonesia!” bersifat Kampanye Sosial, sama dengan “Kampanye Anti Bully, anti RASIS dll.” tidak ada unsur Politis maupun ujaran kebencian.
Viral Oki Rengga marah-marah kepada suporter PSMS saat klub tersebut menjamu Persija, alasannya ada salah satu suporter yang ingin membentangkan spanduk tentang “KARHUTLA”.
Dari komentar yang beredar, kabarnya jika spanduk tersebut dibentangkan kemungkinan PSMS akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
keras kali bang kau ini sama beginian, sama temen-temen prediksi yang jd buzzer keras juga ga?
🤸🤸🤸 retweeted
Kita bikin KPK, kewenangannya luar biasa. Mirip ICAC Hong Kong. Tapi begitu mau bersihin polisi korup, KPK nya diserbu & dilemahkan. Orang-orang baiknya disingkirin. Sekarang kondisi KPK ya gitu deh. Udah dianggap kantor cabang di Kuningan. Indonesianya gimana? Ya tetap medioker
🤸🤸🤸 retweeted
Giliran urusan pajak, kiblatnya negara-negara Eropa. Pas giliran urusan kesejahteraan rakyat, eh kiblat bersyukurnya malah niru negara-negara Afrika. Mantap betul
🤸🤸🤸 retweeted
Presiden disadap dan penyadapnya ditangkap langsung bikin narasi presiden melawan oligarki. Ribuan anak keracunan, ribuan orang tewas karena karhutla, ribuan orang kehilangan rumah di Aceh dan Sumatra, dan pelakunya masih baik-baik aja, oligarki mana yg dilawan?
🤸🤸🤸 retweeted
Penjahat nyuruh penjahat nyadap penjahat ya gausah ada yang dibelain dan gak perlu dipikirin.
Fokus melawan mereka saja!!!!!
✊✊✊
🤸🤸🤸 retweeted
Listyo itu harusnye uda jadi tersangka sejak Kanjuruhan, pembunuhan Gamma, Alif, Affan, sampai kriminalisasi 700an lebih orang muda Agustus tahun lalu. Nyadap kepala negara yg jarang menggunakan isi kepalanya ga lebih besar dari peristiwa-peristiwa tersebut.































