Ara (@ubitela) header
Ara (@ubitela) profile picture

like the wind between the chimes 🎐🍃

Joined July 2024
Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)Photo by Ara (@ubitela)
Pinned Tweet
May flowers bloom over my grave and god fill it with light and tranquility
📸 Images of the cemeteries of Gaza blooming with flowers have emerged.
1
2,647
Does anyone ever write something about feeling scared of being known
1
73
Ara retweeted
I miss the innocence of loving someone wholeheartedly, without the constant fear of being hurt
21
1,763
54
7,448
104,386
doing a 2nd masters degree to delay unemployment
120
4,702
395
77,397
683,328
Debat publik soal riset BRIN yang lagi ramai ini nunjukin bahwa: kita seringnya silau sama buzzword "AI dan semikonduktor", tapi buta sama unit economics rantai pasok industri riil Coba lu dekonstruksi logikanya secara objektif: Waktu muncul berita BRIN meneliti pengawetan bakpia basah sampai tahan hampir dua bulan lewat teknologi iradiasi gamma, reaksi spontan warganet langsung skeptis dan menganggap riset ini buang-buang anggaran negara. Narasinya seragam: ngapain ngurusin makanan tradisional di saat dunia luar lagi sibuk adu kecanggihan robotik dan chip? Padahal secara sains terapan dan industri, ada miskonsepsi fatal di sini. Bakpia itu technically cuma media uji sampel. Nilai fundamental risetnya bukan di kuenya, tapi di validasi teknologi food irradiation, metode sterilisasi dan pengawetan komoditas tanpa bahan pengawet kimia sintetis yang menjadi standar mutlak regulasi ekspor pangan global. Kalau cuma mengandalkan kemasan vakum biasa, bakteri anaerob tertentu tetap hidup dan masa simpannya sangat terbatas. Konyolnya, sebagian publik memandang lembaga riset nasional seolah cuma punya satu tim kerja. Dikiranya kalau peneliti pangan lagi menguji iradiasi, periset semikonduktor otomatis disuruh berhenti. Padahal ada pembagian divisi yang jelas: riset pangan jalan di rumpunnya, sementara tim semikonduktor dan AI tetap bekerja di klaster teknologinya masing-masing. Sekarang coba hitung trade-off dan realitas ekonominya. Membangun industri manufaktur semikonduktor tier-1 itu butuh belanja modal ratusan triliun rupiah dan ekosistem rantai pasok global yang sangat rumit. Sementara di sisi lain, sektor pangan dan pertanian domestik kita setiap tahun bleeding puluhan triliun rupiah hanya karena masalah post-harvest loss alias komoditas keburu busuk di jalur logistik sebelum sempat diekspor. Riset perpanjangan masa simpan produk pangan lokal justru punya dampak ekonomi langsung ke cash flow pelaku usaha daerah, ketahanan logistik antarpulau, sampai neraca dagang. Gengsi sering kali bikin kita terjebak memuja teknologi yang kedengaran keren di media sosial, sampai lupa kalau masalah riil ekonomi negara berkembang justru ada pada inefisiensi mendasar di sektor pangan dan manufaktur dasar. Riset yang berdampak itu bukan yang paling futuristis di judul berita, tapi yang paling solutif memecahkan friksi ekonomi di lapangan. Make sense enggak kalau kita berhenti menghakimi riset cuma dari sensasi judul berita dan mulai bedah dampaknya ke industri dari akar masalah? Menurut kalian gimana? Coba kita bahas.
165
890
110
3,275
115,910
Pernah bantuin dosen riset tentang peran dan hierarki gender dalam lingkup pesantren Islam Jawa melalui beberapa novel, salah satunya ditulis sama ning-ning. Dengan segala hormat, aku gumun kok ya isine kayak tenant list Sency aliassss segala luxury brand disebut dalam cerita 🙃
Romantis dinner, tas nya dior. Tapi koq ga dpt vibe mewahnya ya. Menurur ngana? 🤔 Hrga tas Rp. 74. 244. 850 juta
35
501
30
7,252
299,403
Plis lupakan buku jelek yang itu. Yang satu ini lebih layak dibaca untuk mengenal lebih dekat dinamika kehidupan pesantren.
5
17
5
581
50,177
Rasanya buku ini jauh lebih napak tanah karena banyak mengangkat isu-isu yang dekat sama masyarakat luas, termasuk dinasti pesantren. Barangkali kemunculan Gus-Ning elitis itu juga karena budaya feodal yang terus mereka jaga dengan dalih menjaga adab dan sanad keilmuan
1
17
2
597
42,673
Sering mendadak punya banyak ide nulis tapi terus cuma bertahan 30 menit di kepala abis itu ilang karena gak keburu dieksekusi. Sedih.
3
695
Masalahnya beres kerja udah keburu drained duluan. Aaaaaaaa syibal.
200
Gue masi suka ngetawain diri sendiri krn ACAB dan anarko tp demen Detective Conan. Jelas-jelas film PR nya kepolisian Jepang 😂😂😂😂 For context: most of these standees adalah plokis-plokis di universenya Conan 😂😂😂
*jpf Deretan Standee Detective Conan di CGV Central Park Jakarta untuk menyambut film Detective Conan the Counterfeit Case of Ultra 30
21
177
105
1,088
35,060
Ara retweeted
u can start again, like the sun does every morning
156
23,685
675
80,547
1,628,245
Replying to @aubauba
@aubauba took a pic of my hand-painted bookmark and I was genuinely touched and she came up with this reply lol
2
1
2
230
Makin cinta deh
24
Selamat hari cinta puspa dan satwa Indonesia. Sebagai pemercantik beranda, lihat nih salah satu puspa Indonesia: Rhododendron javanicum. Di Kebun Raya Cibodas. Cantik betul.
2
8
52
798
Ara retweeted
hayatımın aşkıyla yağan karın altında yürümek hala dilek listemde
75
3,219
233
21,595
467,033
16
7,111
201
29,390
386,391
Ara retweeted
3
295
15
1,023
13,908
SIKILKU ISO MUNI MENANG AMI 😭🏆
14
312
26
1,974
13,183
Cheating is a character flaw because it reflects a willingness to deceive, betray trust, and prioritize personal desires over commitments.
Not that I condone cheating but why is it career ending in the US? I find it super weird
105
7,772
180
41,850
662,090
deforestation is genocide
50
4,234
52
8,282
84,560
I could always rely on this person to bring the lights in my eyes back and I hope that someday I’ll end up with someone who can make me feel the same :”)
1
1
244
Go get the sparks back and marry the person who make you feel alive guys istg
140