yas retweeted
TERUS NAIKKAN ALGORITMANYA GAES, KITA TUMBANGKAN KOMDONGO‼️‼️‼️
Ada upaya untuk menenggelamkan konten2 pembakaran hutan di Papua. Sekarang tidak hanya Papua, wilayah hutan Indonesia Timur lainnya seperti Maluku & Sulawesi juga sedang DIBAKAR.
Yuk kita lawan, naikkan algoritmanya, jangan sampai mereka DISAWITKAN seperti Kalimantan.
All eyes on Papua. Papua itu surga. Ada banyak satwa endemik di Papua: cenderawasih, kasuari, mambruk, kanguru pohon, kanguru tanah, wallaby, kuskus, kakatua, nuri, buaya muara dan banyak lainnya hanya ada di Papua. Selamatkan PAPUA‼️‼️‼️
kasus pajak gw udh familiaf, tp kasus pembunuhan terkait barang antik wow gw baru tau dan barusan baca di google, serem jg.... ini kayanya lebih evil dr prabowo deh.....
yas retweeted
🚨 ALL EYES ON PAPUA‼️
Gubernur Papua Barat Daya :
"Kami tinggal di Papua ini, tinggal tapi hutan sudah habis"
"Orang jakarta semua yang Punya hutan ini"
"Jendral Punya Hutan, Konglomerat Punya Hutan"
"ORANG PAPUA TIDAK PUNYA"
"KITA HANYA NUMPANG SAJA"
Dalam forum PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu kembali menyoroti persoalan penguasaan sumber daya alam dan hak masyarakat adat di Tanah Papua.
#ALLEYESONPAPUA
#SAVEHUTANPAPUA
yg satu fetish pajak, yg satu fetish sawit, mati pd ketimpa pajak ama sawit dh lu
baru aja baca beliau ini nunggak pajak penghasilan & kekayaan sejumlah 2,4 triliun di jenewa swiss, di pengadilan pengacaranya alasan kalo si hasyim ini insolven alias tidak mampu bayar hutang karna duitnya habis buat bisnis & buat kampanye kakaknya. pengadilan swiss nolak alasannya dan ngelelang dua villanya yg harganya jauh di bawah hutang dia.
penunggak pajak kaya dia pd banget ngomong mau narik pajak warga miskin sementara dia yg kaya raya juga nolak bayar pajak, lagipula dia ini siapa menkeu atau orang yg kerja di ditjen pajak? tebal muka banget najis
yas retweeted
Indonesia akan maju ketika masyarakatnya paham kalau politik bukan cuma ada di pemilu aja
alah kontol apa" dipermasalahin, udahlah membusuk aja bareng rezim, liat tl bukannya ngontol" in pemerintah malah ngontol"in sesama
kalo nunggu semua orang harus suci baru boleh gulingin rezim, ya ampe lebaran monyet juga ga bakal runtuh rezimnya. ada namanya skala prioriatas, bukan menyepelekan tapi apa dulu yang urgent ditangani dulu, bukan malah ngrasa dikerdilkan, aneh.
yas retweeted
Update Kebakaran hutan dan lahan‼️
Malam ini, 2 November Hutan Kalimantan Timur masih membara.
Tetap Suarakan Kalimantan teman teman‼️
yas retweeted
Sedih 🥹 Katanya video ini sempat di-takedown KOMDONGO di threads, jadi sy sebarkan di sini.
Seekor KUSKUS Papua tampak kebingungan melihat pepohonan tempat tinggalnya dirusak alat berat. Jahat jahat sekali.
ga ikut" an cuma lewat tl doang tp wkwk kocak bgt, kayanya td sore masi gencar slutshaming org trs jg ngatain org gabisa kuliah krn ga lulus utbk segala macem (cmiiw), ini tbtb say sorry krn ada yg nge spill foto rl nya ya?
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
shim ini di pikiran lu penghasilan tukang cukur, tukang pijat, penjual warteg tuh berapa sih ampe kepikiran dipajekin?
kalo pajak dilimpahkan ke konsumen, terus konsumen daya belinya nurun grgr merasa terbebani pajak, akhirnya yg rugi siapa? PENJUAL.
HASYIM MINTA TUKANG CUKUR, TUKANG PIJAT, DLL HARUS KENA PAJAK BIAR DAPAT BIAYAIN PROGRAM MBG DAN KOPDES
jadi gini guys, hashim djojohadikusumo, ketua dewan penasihat kadin, bilang banyaknya transaksi "ekonomi abu-abu" bikin pajak yang masuk ke negara jadi lemah, dia ngomong gitu di rapimnas kadin di jakarta pada kamis 29 oktober
contoh yang dia kasih, tukang cukur dan tukang pijat tradisional yang dibayar tunai tanpa kuitansi, kata dia tukang cukur datang ke apartemennya dan dibayar tanpa kuitansi jadi ppn 11 persen tidak dipungut, istrinya juga pakai tukang pijat tanpa kuitansi dan tidak dipungut, dari situ dia menyimpulkan ada jutaan transaksi seperti itu
dia lalu menyebut pdb indonesia 2025 sebesar rp23.281 triliun, peringkat ke-17 dunia, dan merujuk perkiraan bank dunia bahwa ada kegiatan ekonomi setara 35 sampai 40 persen dari pdb yang tidak tercatat, katanya itu berarti kurang lebih rp10 ribu triliun tidak tercatat
menurut dia salah satu penyebabnya, aparat pajak masih agak lemah dalam memungut, sehingga penerimaan negara dari yang tercatat maupun tidak tercatat tidak maksimal, dan itu juga yang bikin pemerintah selalu dipersoalkan tidak bisa membiayai mbg, koperasi desa, dan program lainnya
tapi di tulisan yang sama ada data kemenkeu yang kelihatannya bagus, penerimaan pajak sampai 30 september 2026 tumbuh 24,1 persen dibanding tahun lalu, terkumpul rp1.607,6 triliun, atau 68,2 persen dari target apbn
ppn dan ppnbm tumbuh 38,6 persen jadi rp683,3 triliun, dan ppn dalam negeri melonjak 51,3 persen jadi rp369,5 triliun, yang sebagian besar didorong konsumsi di sektor perdagangan besar bbm
pph orang pribadi tumbuh 14,4 persen jadi rp19,2 triliun dan pph 21 karyawan tumbuh 19 persen jadi rp189,4 triliun, kemenkeu bilang ini didukung naiknya aktivitas ekonomi dan sistem coretax yang makin baik
jadi bahasa gampangnya, hashim bilang banyak transaksi kecil yang dibayar tunai tanpa catatan sehingga pajaknya lolos, dan negara rugi, padahal data resmi menunjukkan penerimaan pajak sedang naik
nah menurut kalian guys, kalau transaksi kecil kayak cukur rambut dan pijat dibayar tunai tanpa kuitansi, itu wajar dibiarkan atau seharusnya dicatat dan kena pajak?
diliat dari perspektif lain, kalo misal beneran berani membebankan pajak ke usaha" kecil, gw yakin bgt bakalan pecah, alias org" grassroot mulai ngrasain secara langsung dampaknya baru mereka melek dan sadar
mikirnya pendapatan mereka tuh sama kaya tukang pijet yg istri lu panggil sebulan sekali itu? KAGA SIM. org ga napal tanah kalo jd pejabat begini nih.
lagian ini si hasim" emg punya wewenang buat nentuin pajak?

























