codet retweeted
jj 2 jam dulu next 12 jam
andrea kimi antonelli youngest ever F1 world champion!!! ๐ค
codet retweeted
Max Quiles was not brave enough to share Veda Pratama's food ๐
#MotoGP | #MalaysianGP | Live on TNT Sports and HBO Max
codet retweeted
Padahal kalau sekalian pakai logo yang PSM Ujung Pandang ini malah jauh lebih vintage dan lebih keren..!!
Unveiling our 111th Anniversary Special Kit for I.League Cup match issue.
โA historic milestone wrapped in timeless tradition. Ready to ๐๐ข๐ฌ๐ ๐๐จ๐ ๐๐ญ๐ก๐๐ซ!
Drops soon on PSM Store โณ
#EwakoPSM #111TahunPSM #RiseTogether
codet retweeted
Unveiling our 111th Anniversary Special Kit for I.League Cup match issue.
โA historic milestone wrapped in timeless tradition. Ready to ๐๐ข๐ฌ๐ ๐๐จ๐ ๐๐ญ๐ก๐๐ซ!
Drops soon on PSM Store โณ
#EwakoPSM #111TahunPSM #RiseTogether
codet retweeted
Mengawali pekan yg baru,
dg dua #jersibagus dr @PSM_Makassar
+ 1 utk logo ulang tahun 111, blending sempurna dg bentuk crest PSM, jenius.
-
Dua jersey dg trefoil di dada,
menemani crest PSM OG dg dimensi sedikit lebih besar drpd biasanya,
yg gold teduh di mata, pattern di tengahnya jg ga numpuk, apik.
Yg burgundy, main pinstripes!
Nantikan bentuk fontnya jg ga kalah ciamik,
#kultuitjersi
codet retweeted
Konsep Politeness Theory.
Intinya, cara kita ngomong itu perlu melihat siapa lawan bicara kita, seberapa dekat hubungan kita, dan situasinya seperti apa. Karena kata yang sama belum tentu punya efek yang sama ketika disampaikan kepada orang yang berbeda.
Suporter mengkritik pemain itu wajar banget. Terus, kalau pakai kata kasar boleh enggak? Menurut saya, ya boleh-boleh saja, walaupun bukan berarti saya membenarkan.
Saya juga sering, tuh. "Aahh, si Kakang goblog", "Barros belegug." Tapi kalau ketemu langsung, ya biasa aja. Minta foto malah.
Buktina urang, menta foto ka si Tyronne pas sieta can kaciri jago. Waktu awal-awal balik ke Persib, urang sempet kritik "letoy" jeung "loba gaya".
Pekteh jagoan anying, era aing.
***
Lanjut..
Tapi, kalau ke sesama Bobotoh menggunakan bahasa kasar (di luar konteks heureuy atau kedekatan), faktor keterimaannya bisa berbeda. Bisa jadi lebih membekas, susah dilupakan, bahkan berujung pasea.
Contoh lainnya, saya pribadi menghindari pisan menggunakan kata "urang" dan "maneh" ke temen yang belum terlalu akrab.
Saya lebih memilih menggunakan pronomina orang pertama "saya".
Apalagi, kalau lawan bicara saya lebih tua dan Top Tier Bobotoh kaya papah @rskuntowiyoga
Padahal sama-sama orang Sunda dan sama-sama tahu arti kata-kata tersebut. Tapi kan kedekatan dan konteks pergaulan juga menentukan bagaimana sebuah tuturan diterima.
Jadi, menurut saya, kritik keras kepada pemain dan penggunaan bahasa kasar kepada sesama suporter tidak bisa disamakan begitu saja. Ada konteks relasi sosial yang berbeda di dalamnya.
*Foto hanya pemanis saja










































