"Accio Themis @willsofjustice" kata Johnny memanggil kawannya untuk berduel.
Ditarik seperti ituβ¦ badannya sontak tertarik ke arah Johnny. Untuk tidak tersandung. βPadahal memanggil namaku saja sudah cukup.β Ia tersenyum, lalu mengeluarkan tongkatnya dari jubah.
βKalau begitu, mohon kerja samanya, Johnny.β
βDengan senang hati.β Mula-mula ia bungkukkan badan sebagai formalitas, dengan tongkat yang masih ia angkat setinggi dadanya. Gerakannya santai, tapi tidak main-main.
βAqua eructo!β Tidak ada salahnya mencoba mantra yang baru saja diajarkan, bukan? Dari ujung tongkatnya
"Protego!"
Dengan kecepatan refleksnya, hanya itu yang mampu dirapalnya sebagai upaya perlindungan diri. Ia tak dapat merapal Impervius saat ini.
"Aqua Eructo!" Rapalnya cepat saat semburan air dari lawan mereda.
βTidak buruk.β pujinya kepada gerak refleks rekannya. Pada sebagian besar situasi, manta tersebut memang paling mudah diingat.
Air yang keluar dari tongkat Johnny ia biarkan menyembur mengenai sebagian dirinya, membuat pakaian serta sebagian lantai di sekitarnya basah akibat
"Mantap!" Pujinya pada sang rekan. Tapi, tak lantas membuat duel mereka berakhir.
"Petrificus totalus!" Rapalnya, mencoba membuat sekujur tubuh Themis kaku.
Oct 22, 2024 Β· 1:25 PM UTC
βProtego!β Nyaris, ya. Nyaris saja. Ia tidak mau terbujur kaku di tengah kelas. Untung mantra pelindung sempat ia keluarkan sebelum mantra tadi mengenai dirinya.
Dan sekarang, waktunya membalas. βLevicorpus!

