贾, SJHAN. retweeted
📍 Kedai Literasi, Beji, Depok
Bacaan malam ini, guys. Gue siap kalo ada adegan nangis-nangisan lagi kayak buku sebelumnya.
贾, SJHAN. retweeted
“Padahal gue cuma menolak ngasih chiki yang ada di tangan gue, kenapa dia harus sampe pamer kalau dia punya ibu?” Hatthaka menggerutu pelan, tetap keukeuh tak ingin memberikan cemilannya.
Ada juga, seharusnya dia yang menangis kencang karena tak punya Ibu.
贾, SJHAN. retweeted
Seporsi kekalahan baginya, melihat anak kecil menangis kencang berteriak memanggil ibunya.
“Ibu … ya?”
Mulut.
贾, SJHAN. retweeted
“Nih mas, cobain mangga panen di rumah. Mangga mana lagi ini, dijamin manis.”
Wah, bahagia langsung penuhi hati saat lihat isi plastik berisi mangga delapan buah. “Loh, matur nuwun nggeh bu cantik, baik banget jadi seneng kan saya.”
“Syukur mas, buat temen makan siang ya.”
贾, SJHAN. retweeted
“Mau sama capcay ya bu, terus kentang mustafa juga, sambelnya sedikit aja yang biasa, ijo.”
Sekiranya begitu menu yang dipesan. Alih alih Bu Heni ngasih plastik berisi nasi bungkus, beliau malah memberikan dua plastik sambil tersenyum lebar terlihat gigi.
贾, SJHAN. retweeted
𝗦͟𝗜͟𝗡͟𝗚͟𝗞͟𝗔͟𝗧͟ 𝗖͟𝗘͟𝗥͟𝗜͟𝗧͟𝗔, makan siang hari ini mampir lagi ke warteg Bu Heni. Tumben juga warungnya tidak seramai biasanya, lauknya pun masih tersedia lumayan banyak. Jadi bisa milih menu sambil touchscreen layar kaca.
“Asik otak otak balado masih ada ya.”
贾, SJHAN. retweeted
Kalo pas lagi makan terus kebelet boker, nafsu makannya jadi hilang ya setelah bokernya selesai. Fenomena apa ini.
贾, SJHAN. retweeted
ㅤ
"You look cute when you cry, cry more lah. Don't listen to Ahma." Just if she knew this guy is laughing his ass out. Jokes aside, he's relieved and kisses the shit out of me.ㅤ
ㅤ
贾, SJHAN. retweeted
Bila menolak, pukulan para pengasuh jatuh menggantikan belas kasih, walau tubuh kecilnya sedang rapuh dan nyaris tak sanggup berdiri.
Genap usianya sepuluh tahun, ia memilih pergi. Ke mana kaki itu akan membawanya, ia sendiri tak tahu. Ia hanya ingin menjauh dari tempat itu.
贾, SJHAN. retweeted
Alavi. Anak siapakah dia? Siapa perempuan yang melahirkannya? Ia sendiri tidak pernah tahu.
Ingatan pertamanya berawal dari panti asuhan yang tak pernah mengenal kehangatan. Sejak usia empat tahun, tangan mungilnya sudah dipaksa memikul pekerjaan kasar.
/ seakan-akan gue satpam gak punya rumah.
Replying to @djournalized @TamagoPost
ㅤ
️
&. Damn. Lu mau jagain rumah gue pas gue lagi dinas gak? :D
️
ㅤ

























