
Pengusaha UMKM. Also, created a podcast that won 🎙️Spotify Award (@TDOLpodcast) — Wrote a book that became a 📚 Bestseller in Gramedia 👉 (You Do You)
Joined January 2011
- Tweets6.7K
- Following762
- Followers39.1K
- Likes6.6K
Pinned Tweet
13 Tahun, 9 Roles. Dari karyawan, ke freelance, bisnis sendiri, balik professional di startup, & akhirnya jadi pengusaha.
Ini 5 pelajaran karir yg gua berharap gua tahu lebih awal.
⚡️A Thread ⚡️
Fellexandro Ruby retweeted
Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
Thanks uda “berproses” bareng 🙏🤘
Meski harus membagi waktu jadi 2 sesi untuk menyimak, obrolan ini sangat menambah wawasan dan memperluas sudut pandang di umur 30-an. Thank you @fellexandro @iqbalhape
youtu.be/lM26vQgr-rA?si=yjHB…
#TheUnderdogPodcast
Fellexandro Ruby retweeted
youtu.be/PJELhiRkRO4?si=mMe2…
ASLI DAH, SEMUAAAA ORANGGG HARUS NONTON INI!!!! SANGATTT MIND OPENING!!!! MAKASIH BANYAK KO @fellexandro. Akhirnya, aku nemu bahasa dari sesuatu yang selama ini aku alami.
Fellexandro Ruby retweeted
Solusi alternatif saat ini untuk warga selain rumah subsidi pemerintah dan lungsuran orang tua, adalah rumah flat / multi-family housing
Ada di podcast @fellexandro bareng @elisa_jkt
youtu.be/dUeB5HgwBvs?si=021u…
Fellexandro Ruby retweeted
Terima kasih kepada @hariankompas yang telah menganugerahkan kepada saya Cendekiawan Berdedikasi 2026.
Menerima penghargaan ini, saya teringat pada sebuah paradoks.
Penghargaan, bagi banyak orang, adalah tanda bahwa kita telah sampai pada jawaban. Namun, ironisnya, jawaban justru lahir dari ketidaktahuan. Dari ruang kosong yang membuat kita gelisah, dari pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah benar-benar selesai.
Kita memasuki sebuah era ketika jawaban kian kehilangan keistimewaannya. Jawaban, seiring waktu, akan usang, dimakan zaman. AI akan menyediakannya lebih cepat dan lebih akurat daripada kita. Tapi pertanyaan, itu lain cerita. Pertanyaan lahir dari intuisi, dari kegelisahan, dari kemampuan menghubungkan titik-titik yang terpencar. Ia menuntut imajinasi dan keberanian untuk berkata: saya tidak tahu.
Mungkin di situlah letak manusia: bukan pada jawaban yang bisa digantikan mesin, melainkan pada pertanyaan yang tak bisa dirumuskan algoritma. Karena pengetahuan tumbuh bukan dari jawaban, tapi dari keberanian untuk bertanya. Maka, bagi saya, penghargaan ini adalah penghormatan kepada keberanian untuk ketidaktahuan.
Akhirnya, penghargaan ini bukanlah akhir sebuah perjalanan. Ia hanyalah tanda kecil di jalan panjang, yang mengingatkan saya: jawaban sejati bukan ditemukan di tujuan, melainkan lahir dari dari rasa keingintahuan yang tak pernah padam. Dan penghargaan ini menjaga agar api itu tak padam. Terima kasih Harian Kompas.
Terima kasih @danaiswara yang sudah mewakili.
"Ekonomi, pada akhirnya, bukan angka. Ia berumah di kehidupan sehari-hari. Jika gelembung itu pecah, guncangannya akan menyentuh tempat konkret, yakni rumah tangga."
Itulah salah satu pandangan ekonom senior, profesional, dan pengajar Muhamad Chatib Basri yang tertuang dalam salah satu artikel di Harian Kompas.
Pada momen HUT ke-61 Harian Kompas, Chatib Basri (@ChatibBasri) terpilih menjadi Cendekiawan Berdedikasi.
#Kompas61 #MerawatMasaDepan
Di karir, kita punya framework untuk hampir semua keputusan penting. Untuk milih pasangan hidup, yang dampaknya jauh lebih panjang dari keputusan karir apapun ... hampir ga ada yang punya. 🤔
Biar hemat karakter, baca sendiri deh screenshot ini. Simpen kalau perlu, biar lo punya reminder next time ketemu calon. Hehe.
Ukur dari sini dulu. Ini paling basic, tapi pondasi banget.
Gua belajar ini langsung dari source-nya, Kak Alvi. Beliau udah 18 tahun menikah dan handling ratusan pasangan.
Kerangka yang bagus banget, bukan cuma buat pasangan hidup, tapi juga partner bisnis, rekan kerja ... ya ga sih? Kudu nyimak lengkapnya 👇
youtube.com/watch?v=oN2PRUY8…
Fenomena Pokemon Card : Hobi, Adiksi, atau Cuan Yang Cuma Ilusi? -- Dengerin dari dua 'suhu' yang udah sepuluh tahun lebih di industri.
Kenalin Edward (Nimitz Cards) dan Pond (Pokechoice). Akhirnya mereka mau muncul dari balik layar dan sharing 👀👇 -- youtube.com/watch?v=LaMVd22F…
Fellexandro Ruby retweeted
Yes bener, jaringannya lebih kecil.
Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat.
Kami harus mengecilkan jaringan kami.
Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri.
Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya.
Ada 3 cara kalian bisa bantu:
1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya)
2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian.
3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara.
Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu.
Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami.
Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa.
Itu sudah sangat berarti. 🙏
This Post is from a suspended account. Learn more
IN REAL LIFE — Pertama kali nge-vlog sambil ngebuktiin kalau “keberuntungan itu bisa diciptakan.”
Biar kita ga cuma “book smart” tapi juga “in-real-life smart”. Let me know what you think 😉
youtu.be/ROVcukq2VqE?si
Abang ini ngebuktiin satu hal menarik:
punya passion di suatu bidang
≠ harus jadi “pemainnya” buat bisa dapet penghasilan.
Kadang kita terlalu fokus ke bidangnya (noun): “gue suka sepak bola.”
Padahal yang lebih penting justru aktivitasnya (verb):
analisis pertandingan,
ngolah data,
ngomentarin taktik, dll.
Kadang, yang kita nikmati bukan bidangnya, tapi aktivitas di dalamnya.
Di buku ko @fellexandro yang lagi gue baca ada konsep menarik:
Jangan cuma fokus ke bidangnya (noun),
tapi coba ulik aktivitasnya (verb).
Contoh gampangnya:
orang bilang “gue suka sepak bola”.
Biasanya langsung kepikiran:
→ jadi pemain bola.
Padahal di dalam dunia sepak bola itu sendiri aktivitasnya banyak banget.
Cuma buat yang serius pengen punya hubungan yang sehat.
youtu.be/fcG1YQ_vkPI?si=MJOm…
Fellexandro Ruby retweeted
Untuk mahasiswa ekonomi atau mereka yang tertarik issue economic development, berikut link youtube dari presentasi saya “Why Development Becomes Harder: the Political Economy of the Possible di Harvard CID speaker series,
youtube.com/watch?v=vZvAEvTw…
Product designers, art directors, dan semua creative thinkers lainnya gua yakin akan dapat banyak banget insight dari episode ini. Lengkapnya 👉 lnkd.in/guBqNj5x
Episode Underdog Podcast buat lo yang pengin ngasah creative thinking, tapi ga tau mulai dari mana 👇
Start dari obrolan gua bareng Eisuke Tachikawa, award-winning designer Jepang. Obrolan lengkapnya di YouTube 👉 youtube.com/watch?v=wBOj7Vju…































