Newton. retweeted
this is a statement! no one should be left behind.
-women's march jakarta 2026-
📸: izzibahasuan
Newton. retweeted
we only gave free pads and used our voice but the police tried to repressed us.
Women’s March Jakarta 2026.
Gw dan kakak gw: pulang malem, gamau bantuin/salah cuci baju.
Mama & nenek gw: anak durhaka, ngelawan terus, dicecelin cabe, "gw usir lu!"
Bapak gw: selingkuh, hamilin cewenya, nyuri uang asuransi.
Mama & nenek gw: "lelaki brengsek!" di belakang & nothing happened.
Newton. retweeted
apply kerja di sg
hr : lu bisa kerja ga?
me : bisa
user : ok good
5 days later ; bulan depan lu masuk ye.
indo : Ijazah, alamat rumah, alamat rumah ortu, pekerjaan ortu, pengalamn kerja, skck, etc.
nunggu sebulan : got invited interview very random hrs
nunggu again - ghost.
Newton. retweeted
cannot believe im 26 and yet my mother enrages me so much i turn into a crying teenager
Newton. retweeted
dulu gue pernah diskusi panjang sama alm ibu gue soal isu ini dan kesimpulannya, kita sepakat,
orang tua yang siap ngelepas anaknya ke dunia luar adalah orang tua yang pede dan yakin sama hasil didikannya.
Ini 100% benar. Narasi "Ga nurut orang tua bakal celaka/pamali" itu kalo udah dipercayai dan diinternalisasi ke pola pikir ya jangan heran tiap ngebantah ortu selalu kejadian buruk.
Bukan karena narasinya benar, tapi secara subconscious otak kalian udah validasi.
Lol jadi inget kalimat dari novel fantasi yang aku baca waktu SMP, yang ternyata masih (semakin?) relevan,
“Do you know the greatest gift a parent can give to a child?”
“Independence. To allow them to go out into the world and make their own decisions, travel their own paths”.
They don't understand there is so many layers dan bukan sebatas "dikekang karena sayang" I spent years to convince myself that it is okay to grow up and live. I feel like I owe them life. Instead of afraid over pain of suicide, I'm afraid my mom will scold me when I am a corpse.
Newton. retweeted
ga tau deh kalo yg lain tp kebanyakan yg dikekang bgt pasti anak perempuan. its fckn bs kalo alasannya anak knp2 kalo yg dibatasin cuma perempuan doang dan akarnya udah pasti benevolent sexism. kalo bukan krn itu, ga mungkin ada ortu yg baru ngebolehin anak perempuan
This Post is from an account that no longer exists. Learn more



















































