Prasetyo Andy W. (@praw) header
Prasetyo Andy W. (@praw) profile picture

Trying to tweet more about products and PM-ing. But random thoughts by default | 🎙️@okr_id

Jakarta
Joined August 2008
Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)Photo by Prasetyo Andy W. (@praw)
Prasetyo Andy W. retweeted
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.
367
8,282
446
11,917
790,204
Prasetyo Andy W. retweeted
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang 👇🏼 Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam. Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang. Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar. Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali. Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan. Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana. Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan. Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam. Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami. Tolong, suarakan ketidakadilan ini. Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi. Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka. Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
117
4,380
155
6,692
428,871
Prasetyo Andy W. retweeted
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
821
13,863
1,249
20,134
2,976,571
Prasetyo Andy W. retweeted
Folks I'm moving out from Jakarta (eh BSD ding) permanently. Mau giving away some stuffs I don't need anymore. Dimulai dari Nespresso machine ini. Mint condition. RT kalau mau ntar diundi in a few days. Tanggung biaya kirim aja kalo menang.
451
2,132
87
522
288,948
Prasetyo Andy W. retweeted
1
2
2
10,706
Prasetyo Andy W. retweeted
Berlaku juga untuk posisi engineer
Replying to @praw
Intinya: NGULIK lebih banyak. The hard truth, cukup banyak Saya nggak lolosin interview PM karena keliatan kandidatnya nggak ngulik. Mau interview di company A, bahkan kandidat PM nggak ngulik apps si company A.
1
4
591
Prasetyo Andy W. retweeted
Berlaku buat engineer juga. Buat gw kalo kandidat apply tp belum pernah coba aplikasinya (atau at least aplikasi kompetitor), agak-agak red flag. 😅
Replying to @praw
Intinya: NGULIK lebih banyak. The hard truth, cukup banyak Saya nggak lolosin interview PM karena keliatan kandidatnya nggak ngulik. Mau interview di company A, bahkan kandidat PM nggak ngulik apps si company A.
1
2
23
4,137
Prasetyo Andy W. retweeted
Just submitted the form @sama, our community from @deeptech_id would love to host you in Jakarta!
i’m doing a trip in may/june to talk to openai users and developers (and people interested in AI generally). please come hang out and share feature requests and other feedback! more detail here: openai.com/form/openai-tour-… or email [email protected]
4
31
3
91
23,384
Prasetyo Andy W. retweeted
Sediakan hunian lah, semua yg di bawah ini gak akan beres kalau orang-orang masih tinggal di Bodetabek
Kalau saya jadi gubernur Jakarta, urusan paling urgent mau diurus duluan adalah..
46%Bis umum yg reliable
15%Saluran air bersih
19%Drainase/water treatment
19%Pencegahan banjir
410 votes • Final results
6
25
78
15,884
Prasetyo Andy W. retweeted
Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap rekan-rekan yang terdampak PHK massal, @deeptech_id menyediakan portal sederhana untuk menampung daftar rekan-rekan yang terbuka untuk kesempatan bekerja yang baru. Silakan akses di sini: carikerja.deeptech.id/
1
89
4
168
Mantep ya aktingnya Ifad & Ilvie. Ayo @monstreza bikin naskah keren kaya gini lagi. youtu.be/a0L1MP9JHMo
2
1
Prasetyo Andy W. retweeted
Akhirnya reuni dev BB elite minus @idh4m, bonus @amasna | @ibnux @rdatm @praw #padepokankarya – at Kebayoran Baru, Indonesia
2
2
1
2
Prasetyo Andy W. retweeted
#lowker @karyakarsa_id sedang mencari product manager. Bakal kerja langsung bareng gw. Cara paling gampang to get the top of my list is to be referred by friends like @gegepoweranger @tyohan @mathdroid etc Les gooo
1
18
1
15
WFH rasanya cukup menyiksa, ya? Berikut 3 penyebab dan cara mengatasinya. 3 hal tersebut sudah dilakukan, tapi masih pusing juga? Kalau begitu, teman-teman perlu dengar insight dari kak @aji_soeradika @ramandann @kotakmakan dan @praw secara lengkap di bit.ly/okr_3
1
2
9
Pernahkah temen-temen merasakan panik, cemas, deg-degan, atau perasaan gak nyaman lainnya secara mendadak? Pikiran penuh, oleng, dan akhirnya menguras energi dan emosi. Salah satu pertolongan pertama yang cepat dan ringkas mungkin bisa lewat 4-7-8 Breathing ini #DoodleThread
135
12,248
493
33,798
Prasetyo Andy W. retweeted
Ini aku bikin web terpusat untuk CROWDSOURCING info yg dpt membantu melawan covid, seperti: • Hotline RS & Puskesmas • Layanan Swab Test • Layanan Vaksinasi •Layanan Isoman • Info Ambulans • Donor Plasma • Info Oksigen • dll Mari Urun Daya! 🔽 urundayacovid.com/
79
5,223
208
7,925
Sebagai anak tech, temen-temen pilih jadi spesialis/generalis? @ramandann @praw @kotakmakan @aji_soeradika ngobrol seru nih tentang karier mereka sbg spesialis dan generalis di bit.ly/okr30, dengerin yuk😃
1
5
11
Yuk; kamu yang pemula, yang masih penasaran aja sama dunia perusahaan teknologi, atau yang rencana pindah ke situ; kumpul! Acaranya gratis kok. Daftarnya bisa ke bit.ly/diskusi-tech-OKR-live ya😃 Mention juga temen kamu yang perlu tau ada OKR Live ini! (13/13)
2
2
Namanya juga baru lulus kuliah, kadang bingung ngawalin karier mesti dari mana. Enaknya ngelamar di perusahaan/startup ternama atau bikin usaha sendiri? PAW, Aji, dan Didit punya cerita sendiri nih yang bisa jadi insight buat kita. Yuk cek di bit.ly/okr_18 🎧
6
29