Jamie Runcandell retweeted
JUST IN: 🇺🇸 Federal Reserve is no longer projected to hike interest rates at the next FOMC meeting.
🤝 Paid partnership
Jamie Runcandell retweeted
btc kena sl dikit banget sueeee. makasih hu @thevoidwalkerr 🩷
Jamie Runcandell retweeted
Muktamar - Recording - All sessions
lynk.id/thestudyroom/1qy7py5…
This is the complete recording archive of all sessions held during our Muktamar, compiled for study, reference, and educational purposes.
Disclaimer: Materi ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan studi. Tidak untuk diperjualbelikan, didistribusikan secara komersial, atau digunakan untuk tujuan komersial.
Jamie Runcandell retweeted
Non Farm Payroll Agustus jauh melampaui ekspektasi dan naik tajam dari bulan sebelumnya yang nyaris stagnan. Nonfarm Payroll Private juga jauh melampaui konsensus dan naik signifikan dari bulan sebelumnya. Manufacturing Payroll turut beat konsensus dengan margin besar
Jamie Runcandell retweeted
Bahan buat Muktamar nanti
Ngedongeng aja lah kita
Next week's Muktamar Online agenda.
Over the next five days, we'll hear directly from analysts, asset management professionals, and professional traders about how they think through the market from building investment theses and reading narratives to executing decisions across different market conditions.
Save the schedule, plan your time, and see you next week.
@abidamassi @BagusPerdana_ @Rudiyanto_zh @LilBroMainSaham @handierawan @thevoidwalkerr @SarjanaEksu @dedewizard19 @senimemancing @aditoss @Kutekians @tuanpasar69
Jamie Runcandell retweeted
Ilmu baru lagi. Terima kasih buat suhu-suhu Twitter @pinkbourbon8898
@LilBroMainSaham
@handierawan
@thevoidwalkerr
Minggu ini full nimba ilmu. 🤟
Muktamar Day 2 is done! What a day. We got to learn more about technical analysis from @LilBroMainSaham and @thevoidwalkerr, and I also got to learn more about risk from my koko @handierawan.
Maybe when you joined today’s session, you thought, “Ah, this is very basic.” But most of us actually learned those basics the wrong way.
Sometimes, going back to the basics is exactly what we need.
Jamie Runcandell retweeted
MUKTAMAR ONLINE SPEAKERS
We’re pleased to announce the first group of speakers joining Muktamar Online, a gathering by Study Room bringing together professionals and independent participants from across the market.
24–29 August 2026
Free & Open to All
Muktamar will take place across 2–3 days within this date range, with the exact schedule to be announced soon.
Our first announced speakers:
• @BagusPerdana_ Head of Research, Generali Indonesia
• @abidamassi Analyst, BRI Danareksa Sekuritas
• @tuanpasar69 Analyst & Elliott Wave Practitioner, Meridian Research
• @senimemancing Professional Trader, Elliott Wave Practitioner & Educator, PGK
• @dedewizard19 Professional Trader, DCN Trades Community
• @handierawan Professional Trader, TAI Community
And this is only the beginning.
More speakers will be announced.
Muktamar brings together people who participate in, study, and think about markets from different perspectives.
Different backgrounds.
Different approaches.
Different ways of reading the market.
One room.
The exact dates and schedule will be announced soon.
The access link will be shared with registered participants one day before the event.
Register here:
docs.google.com/forms/d/e/1F…
MUKTAMAR ONLINE by Study Room
Jamie Runcandell retweeted
Selama bear market kemarin, rasanya X makin lama makin ganas dan penuh dengan berbagai noisenya.
Beda pandangan sedikit, ribut.
Beda cara baca market, ribut.
Punya posisi berbeda, saling serang.
Padahal ya, market memang seharusnya penuh perbedaan pandangan.
Jadi kami kepikiran buat bikin satu acara.
MUKTAMAR.
Tempat orang-orang dari berbagai komunitas, fund, trader, investor, researcher, dan market participant lainnya bisa datang dan ngobrol soal market.
Bukan buat cari siapa yang paling benar.
Bukan buat jualan signal.
Bukan buat adu conviction.
Cuma ngobrol, sharing cara berpikir, pengalaman, dan bagaimana masing-masing orang melihat market.
Yang menarik, beberapa pembicaranya datang dari komunitas yang berbeda-beda. Gratis dan terbuka untuk siapa saja.
Kayaknya sudah waktunya kita ngobrol soal market tanpa harus berantem soal market.
Jamie Runcandell retweeted
MUKTAMAR ONLINE
FINAL SPEAKER REVEAL
Our final group of speakers is here.
From asset management and institutional research to professional traders and founders, Muktamar brings together people who look at markets through different lenses.
24–29 August 2026 Free & Open to All
Final speaker lineup:
• @Rudiyanto_zh - Director, PT Panin Asset Management
• @Kutekians - Analyst, Sinarmas Mining
• @aditoss - AVP, BPJS Ketenagakerjaan
• @LilBroMainSaham - Professional Trader, NiFi
• @thevoidwalkerr - Professional Trader
• @sarjanaeksu - Co-founder, Revalue Academy
With this final announcement, the Muktamar speaker lineup is complete.
Across 2–3 sessions within the 24–29 August window, we'll bring together conversations on markets, investing, trading, business, macro, and the ideas that shape how different people operate.
Different backgrounds. Different approaches.
One room.
MUKTAMAR ONLINE by Study Room.
Selama bear market kemarin, rasanya X makin lama makin ganas dan penuh dengan berbagai noisenya.
Beda pandangan sedikit, ribut.
Beda cara baca market, ribut.
Punya posisi berbeda, saling serang.
Padahal ya, market memang seharusnya penuh perbedaan pandangan.
Jadi kami kepikiran buat bikin satu acara.
MUKTAMAR.
Tempat orang-orang dari berbagai komunitas, fund, trader, investor, researcher, dan market participant lainnya bisa datang dan ngobrol soal market.
Bukan buat cari siapa yang paling benar.
Bukan buat jualan signal.
Bukan buat adu conviction.
Cuma ngobrol, sharing cara berpikir, pengalaman, dan bagaimana masing-masing orang melihat market.
Yang menarik, beberapa pembicaranya datang dari komunitas yang berbeda-beda. Gratis dan terbuka untuk siapa saja.
Kayaknya sudah waktunya kita ngobrol soal market tanpa harus berantem soal market.
Jamie Runcandell retweeted
✅ Status: KYC APPROVED
Satu langkah lagi menuju target trading berikutnya 💪
Big thanks buat coach @jamie yang udah bantu dari awal sampai sekarang, appreciate banget! 🔥
#FundedNext #ForexTrading #TradingLife
Jamie Runcandell retweeted
Sebelum dan sesudah privat sama sensei
Makasih wejangan nya huu @thevoidwalkerr
Jamie Runcandell retweeted
Fakta menarik: return IHSG di bulan Juli sejauh ini sudah tembus +10,4% (per 20 Juli 2026), mengalahkan performa Juli di 5 tahun sebelumnya: 2025 (+8,0%), 2023 (+4,0%), 2024 (+2,7%), 2021 (+1,4%), dan 2022 (+0,6%).
Masih bisa lanjut ga nehh?
Note: return dihitung dari closing bulan Juni hingga closing tiap hari bursa di bulan Juli.
Jamie Runcandell retweeted
Semua ini tidak akan pernah terjadi tanpa mentor sy. All credit belongs to @thevoidwalkerr. Thank you!
Jamie Runcandell retweeted
Lagi ramai narasi kebijakan fiskal dan moneter Indonesia "tabrakan".
BI naikin rate 100 bps dalam 2 bulan sambil nyerap likuiditas via SRBI.
Di saat yang sama Kemenkeu melebarkan defisit dan menempatkan dana pemerintah Rp400 triliun di Himbara.
Satu ngerem, satu ngegas.
Kalau kombinasinya begini, rupiah arahnya ke mana?
Based on framework klasiknya Mundell-Fleming.
Dampak policy mix ke kurs tergantung seberapa bebas modal asing keluar-masuk.
• Di negara high capital mobility: kurs digerakkan capital flow. Rate naik → asing masuk ngejar yield → currency menguat.
• Di negara low capital mobility: kurs lebih digerakkan neraca dagang. Fiskal ekspansif → impor naik → trade deficit melebar → currency melemah.
Indonesia di tengah2.
Capital account terbuka, tapi asing terus menyusut di dua pasar sekaligus: di SBN porsinya tinggal ~13% dari ~40% satu dekade lalu, di equity dari ~65% ke 42%.
Untuk mix moneter ketat × fiskal ekspansif, jawaban teorinya: indeterminate.
Rate tinggi menarik inflow, ekspansi fiskal bikin investor minta risk premium.
Dua gaya tarik-menarik.
Rupiah akan menguat atau melemah tergantung gaya mana yang lebih kuat.
Ada satu istilah, namanya differential.
Differential itu selisih suku bunga acuan BI dan the Fed (BI Rate dikurangi Fed Funds Rate).
Kenapa ini yang dilihat investor global?
Mereka selalu punya pilihan parkir di aset dollar, currency paling aman di dunia.
Buat mau pindah ke aset rupiah (yang lebih berisiko) harus ada bayaran ekstra.
Differential itulah bayarannya.
BI 5,75% dan Fed 3,63% artinya differential ~2,1pp: pegang SBN dapat ekstra ~2,1% per tahun dibanding instrumen dollar.
Pertanyaannya: cukup nggak differential tersebut untuk compensate risiko rupiah yang ditanggung?
Cara ngukurnya bisa dilihat langsung dari perilaku asing di SBN secara historis.
• Era differential tebal 2010–2016, rata2 6,5pp: asing masuk hampir tanpa henti, porsinya naik dari belasan persen ke hampir 40%.
• 2017–2019 differential menipis ke ~3,4pp, tapi asing bertahan di 38–40%. Posisi yang sudah terbangun itu sticky/lengket.
• Setelah 2020 porsinya longsor. Diawali efek banjir penerbitan SBN era COVID, lalu asing benar2 keluar di 2022 saat differential terkompresi ke 0,4–2pp. Sekarang porsinya cuma 12,75%, terendah dalam dua dekade.
Posisi sekarang, differential 2,1pp hari ini masih jauh dari pembanding historisnya.
Era yang membangun porsi asing 40% itu differential rata-rata 5,5pp, dan dipertahankan satu dekade.
Respons asing terhadap hike kemarin juga masih tipis: 12,6% → 12,75% di Q2.
Rupiah masih di ~17.900.
Artinya concern fiskal masih jadi overhang di mata investor global, dan yield yang ditawarkan belum menutupnya.
Tentu bukan PR yang bisa diselesaikan BI sendirian.
Hike hanya memperbaiki sisi kompensasi.
Sisi risikonya: arah defisit, kualitas belanja, kejelasan pembiayaan, hanya bisa dibereskan dari fiskalnya sendiri.
Era asing 40% dulu dibangun dengan keduanya: differential lebar dan fiskal yang disiplin.
Jamie Runcandell retweeted
Meridian's 12th letter is here.
We cover Indonesia's fiscal state on this letter. Free meals, defense, and subsidies, together consuming 24% of total expenditure. The 2025 deficit came at 2.92% of GDP, the highest non-pandemic reading in two decades, just 8bps from the legal ceiling. The short-term numbers are looking surprisingly good. But a budget you can't cut is a budget waiting to break.
Moving on, we've repeatedly asked, where is the bottom? Perhaps we finally have an answer. Using two independent approaches, calculus-based framework and max pain indicator, we arrive at a similar conclusion. While, for the country's sake, (for the first time) we hope our model is wrong, but this is where the data leads us. $IHSG
Read our latest letter through the link below:
lynk.id/meridian.research
#MeridianResearch
Jamie Runcandell retweeted
$BAJA RIGHTS ISSUE Rp450 MILIAR UNTUK BAYAR UTANG, MAYORITAS PENGENDALI TIDAK IKUT BELI
PT Saranacentral Bajatama Tbk ($BAJA) resmi mengumumkan PMHMETD I (rights issue) hari ini.
Total dana yang mau dihimpun: Rp450 miliar.
Tapi dari Rp450 miliar itu, Rp445 miliar (98,96%) langsung masuk ke kantong PT Sarana Steel, pihak terafiliasi yang selama ini jadi kreditur $BAJA.
Sisanya 1,04% alias sekitar Rp4,7 miliar, untuk modal kerja.
#RangkumKeterbukaanInformasi








































