Deslini (@Deslini2) header
Deslini (@Deslini2) profile picture
Joined October 2018
Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)Photo by Deslini (@Deslini2)
Deslini retweeted
Bocoran kronologis penyadapan, siap-siap belasan jenderal polisi ditangkap!!!
114
995
29
3,123
220,483
Deslini retweeted
2
6
1
10
525
Deslini retweeted
Nah.. Gak terbayang klo Gibran masuk penjara.... Terus bapaknya gimana pula ? Jadi gak sabar saya nelihat kisah akhirnya loh...... #ReformasiTotalKPU #ReformasiTotalKPU
3
2
6
298
Deslini retweeted
JIKA DPR BERPIHAK KEPADA WAPRES TAK TAMAT SMA ITU MAKA... WAHAI RAKYAT..APA SELANJUTNYA....? #ReformasiTotalKPU #ReformasiTotalKPU
#ReformasiTotalKPU #ReformasiTotalKPU @RegionRohul @MasBRO_back @syeifm @EdiKeceput2 @URabelli2 @Amrullaham33262 @abu_waras @ZaenXYZ @nugraha_agusti @_bemsi 18. MK MA sudah nyatakan Suket Gibran tidak sah. Kalau DPR tidak makzulkan Gibran, ini bencana politik yang besar
4
5
11
219
Nah.. Gak terbayang klo Gibran masuk penjara.... Terus bapaknya gimana pula ? Jadi gak sabar saya nelihat kisah akhirnya loh...... #ReformasiTotalKPU #ReformasiTotalKPU
3
2
6
298
JIKA DPR BERPIHAK KEPADA WAPRES TAK TAMAT SMA ITU MAKA... WAHAI RAKYAT..APA SELANJUTNYA....? #ReformasiTotalKPU #ReformasiTotalKPU
#ReformasiTotalKPU #ReformasiTotalKPU @RegionRohul @MasBRO_back @syeifm @EdiKeceput2 @URabelli2 @Amrullaham33262 @abu_waras @ZaenXYZ @nugraha_agusti @_bemsi 18. MK MA sudah nyatakan Suket Gibran tidak sah. Kalau DPR tidak makzulkan Gibran, ini bencana politik yang besar
4
5
11
219
Ya ampun Kaciannyaaaaaaa ....
Nongol lg nih. Main tabok aja.
1
3
5
151
Deslini retweeted
Nongol lg nih. Main tabok aja.
154
832
39
2,817
152,309
Heran gak masuk akal presiden dibuat konten, wis karepmu rek
390
263
32
1,159
125,256
Deslini retweeted
Menurut anda?
292
95
24
255
8,471
Berita ini jangan sampai redup, please
67
950
27
1,476
20,948
💥💥#Kronologi Penangkapan Barang: Bersih, Tapi Masih Disandera Sebagian! ®️ Polres Sukoharjo akhirnya bermalu diri dengan gencarnya pemberitaan yang dirilis secara berkesinambungan oleh semua Pejuang Muslim yang sangat geram atas prilaku kapolda kafir itu. Dan kini mereka telah kembalikan puluhan barang rampasan hasil geledah di Pasantren Muslimah di Mojolaban dan Karanganyar. Usut punya usut, setelah dicek bolak-balik, puluhan barang itu ternyata **sama sekali tidak ada kaitannya** dengan kasus perusakan dan pembakaran warung mi babi di Desa Parangjoro. Barang-barang yang sempat diangkut—mulai dari 17 unit ponsel, 3 kendaraan, 1 unit drone, hingga kotak berisi emas dan uang tunai yang dipastikan masih utuh—akhirnya diserahkan kembali lewat kuasa hukum dan pihak pondok pesantren. Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena, dengan bijak menegaskan, *"Barang-barang yang tidak berkaitan dengan tindak pidana, tentunya kami kembalikan kepada pemiliknya."* **Tapi, tunggu dulu... Namanya juga polisi, kalau nggak ada bumbu "tapi"-nya rasanya kurang lengkap!** Meskipun sudah jelas-jelas tidak terbukti berkaitan dengan kasus, **dua unit kamera CCTV dan satu ponsel malang** masih harus mendekam di ruang penyidik. Alasannya klasik: *buat pendalaman perkara*. > **Sarkasme Lokal:** Hebat ya? Orangnya sudah dinyatakan bersih, harta-harta lain dipulangkan, tapi si CCTV dan satu HP ini kayaknya lagi diinterogasi intensif supaya ngaku siapa dalang di balik layar. Mungkin penyidiknya penasaran, jangan-jangan CCTV-nya ikut-ikutan makan mi babi, atau HP-nya jadi saksi kunci pas lagi nongkrong di warung sebelah. > Pihak kepolisian boleh saja berdalih seluruh proses penyidikan dan pengelolaan barang sitaan tetap mengedepankan prosedur hukum. Tapi buat si HP dan CCTV yang masih ditahan, sabar ya... Status kalian sekarang resmi jadi tahanan titipan tanpa salah! *Catatan: Narasi di atas disusun berdasarkan teks laporan dan siap dikombinasikan dengan visual atau teks foto pendukung. #AbueLuthfi | @SuyudiArioSeto @DivHumas_Polri @AKPOL_ @Tempo_Plus @kompascom @kumparan @CNN 💥💥💥
71
473
13
750
14,928
:: PCNU Sukoharjo minta dibully netizen yg terhormat. Waktu dipersilahkan, Monggo 👍 #NUGarisLucu ••
319
169
22
429
19,967
PESAN KERAS UNTUK KAPOLRI: JANGAN TUNGGU KEMARAHAN PUBLIK MEMBESAR, USUT TUNTAS DUGAAN PELECEHAN TERHADAP SANTRIWATI! Dear @SuyudiArioSeto Percepatan penanganan kasus ini jangan menunggu eskalasi semakin besar. Sejumlah pondok pesantren dan tokoh agama disebut mulai menyampaikan kecaman. Ini bukan lagi persoalan yang bisa diselesaikan dengan pernyataan normatif atau sekadar janji evaluasi internal. Dugaan tindakan berlebihan dan pelecehan terhadap santriwati yang melibatkan oknum anggota kepolisian harus diusut secara serius. Korban harus mendapatkan perlindungan, keterangannya didengar tanpa tekanan, dan setiap bukti diperiksa secara objektif. Kapolri harus memastikan tidak ada upaya melindungi anggota yang diduga terlibat. Jika terbukti melakukan pelanggaran, proses etik maupun pidana harus berjalan sesuai hukum. Jangan sampai institusi justru terlihat lebih sibuk menjaga citra daripada memastikan keadilan bagi korban. Ingat, persoalan ini menyangkut kehormatan, rasa aman, dan martabat santriwati. Ketika kelompok pesantren, tokoh agama, dan masyarakat mulai mempertanyakan penanganannya, itu merupakan sinyal bahwa kepercayaan publik sedang dipertaruhkan. Jangan biarkan kekecewaan masyarakat terhadap tindakan oknum di daerah berkembang menjadi krisis kepercayaan terhadap institusi Polri secara nasional. Jika penanganan tidak transparan, tuntutan evaluasi terhadap Kapolda Jawa Tengah dan Kapolri bisa semakin menguat. Bahkan, pertanggungjawaban politik pemerintah dapat ikut menjadi perdebatan publik. Namun, semua itu bisa dihindari jika institusi bertindak cepat, terbuka, dan tidak memberikan perlakuan istimewa kepada siapa pun. Bola panas sekarang berada di tangan kapolri Jangan menunggu masyarakat turun ke jalan dalam jumlah besar baru kemudian menunjukkan keseriusan. Jangan menunggu konsolidasi aksi semakin luas baru kemudian membuka ruang dialog. Masyarakat punya hak untuk mengkritik, mengawal, dan menuntut pertanggungjawaban melalui cara-cara yang sah dan damai. Ini bukan ancaman. Ini peringatan agar institusi tidak terlambat membaca keresahan masyarakat. Pak Kapolri, bergeraklah sebelum kepercayaan publik semakin terkikis. Buktikan bahwa hukum tidak tunduk pada seragam, pangkat, maupun jabatan. Jangan biarkan korban berjuang sendirian. Jangan biarkan kehormatan santriwati dikalahkan oleh solidaritas korps. Keadilan harus berdiri di atas kepentingan institusi.
37
1,014
16
2,159
16,186
Nama: Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan. T. Tgl lahir: Medan Sumut 16 Pebruari 1970. Pangkat: Inspektur Jenderal (bintang dua) Agama: Kristen Katolik. Memimpin langsung operasi tanpa rasa kemanusiaan. Mendobrak pesantren, menginterogasi wanita dan bocah dibawah umur pada waktu tengah malam dengan bersenjata laras panjang. Untuk mencari dalang pembakaran warung mie BABI. Lebih berharga BABI ketimbang manusia.
Hutan ribuan hektar kalah berharga dibanding satu warung jual mie babi. ~kenyataan~
679
3,311
111
6,526
241,457
Fitnah terus nanti waktu akan menjawab semua..!! Tetap kawal kasus ini saudara2 muslim di mana pun anda berada.! Jelas ini suatu peristiwa kebiadaban yang tidak bisa dibiarkan.
334
1,990
39
4,054
58,843
Gak bisa dibiarkan kalau caranya begini, rapatkan barisan tuntut balik , ada Azas praduga tak bersalah, tuntut mundur kapolda dan pelaku penggerebekan,, umat Islam harus bersatu
1
4
147
JANGAN PAKAI CARA PKI!! JANGAN NIRU KAFIR ZIONIS!!
17
439
4
794
18,736
TIDAK TERBUKTI TERLIBAT KASUS WARUNG BABI, SANTRIWATI PONPES HAMALATUL QUR'AN JUSTRU DIINTROGASI SOAL KURIKULUM DAN AJARAN Pemeriksaan terhadap belasan santriwati dan ustazah Pondok Pesantren Putri Hamalatul Qur’an, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, memicu kontroversi. Pihak pesantren mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan oleh kepolisian, para santriwati sama sekali tidak dicecar pertanyaan mengenai kasus perusakan atau pembakaran Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Parangjoro. Sebaliknya, penyidik justru memberikan interogasi mendalam seputar pemahaman ajaran, aktivitas harian, serta kurikulum internal yang diterapkan di dalam pondok pesantren. Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Tindakan Represif Berdasarkan surat kronologi resmi yang dirilis oleh Sekretaris Ponpes, Diyana Indah Sari, penggerebekan oleh aparat bersenjata lengkap dari gabungan Brimob Polda Jateng dan Polres Sukoharjo terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 03.20 WIB dini hari saat para santriwati masih tidur. Pihak ponpes menyayangkan tindakan aparat yang dinilai semena-mena dan di luar prosedur hukum: Intimidasi Anak di Bawah Umur: Pintu kamar didobrak paksa, dan para santriwati ditarik keluar serta ditodong laras panjang saat mereka belum sempat mengenakan jilbab. Bahkan, dua balita dilaporkan ikut terbawa dalam pengamanan tersebut. Kekerasan Fisik dan Psikis: Ditemukan laporan bahwa salah satu santriwati di area belakang diperintahkan tiarap, dicekik, dan diintimidasi secara verbal sambil ditodong senjata. Penyitaan Aset Tanpa Surat Resmi: Polisi menyita barang pribadi dan inventaris ponpes senilai total Rp50 juta tanpa disertai surat penyitaan resmi. Barang yang dibawa meliputi HP santri/ustazah, uang tabungan tunai Rp16 juta, emas Antam, sepeda motor, serta alat ekstrakurikuler seperti drone, busur, dan anak panah. Hasil Pemeriksaan: Tuduhan Sama Sekali Tidak Terbukti Setelah dibawa dari Polsek Mojolaban hingga ditahan sampai malam hari di Polres Sukoharjo, kepolisian menyatakan tidak menemukan bukti keterlibatan para santriwati maupun pengurus pondok dalam kasus perusakan warung mi babi. Seluruh saksi (12 santriwati dan 4 ustazah) akhirnya dipulangkan dan garis polisi di lokasi telah dilepas. Meski tuduhan pembakaran tersebut tidak terbukti, peristiwa penangkapan dini hari ini menyisakan trauma psikologis mendalam bagi para santriwati yang mayoritas masih di bawah umur, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar di ponpes terhenti total. Hingga saat ini, pihak pesantren mendesak kepolisian untuk segera mengembalikan seluruh uang tabungan dan aset milik santri yang disita. Respons keras juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mendesak Propam Polri untuk mengusut tuntas peristiwa pelanggaran tersebut.. #Sukoharjo #PonpesHamalatulQuran #KeadilanUntukSantri #pondokpesantren
JANGAN PAKAI CARA PKI!! JANGAN NIRU KAFIR ZIONIS!!
69
649
19
1,061
23,354